Aplikasi Berita

Naik Dua Kali Lipat, GoPay Jadi Platform Favorit Milenial Untuk Berdonasi

GoPay Feature

Gadgetren  – Donasi digital selama pandemi COVID-19 dikabarkan mengalami peningkatan hingga dua kali lipat pada platform pembayaran online GoPay.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Budi Gandasoebrata selaku Managing Director GoPay. Secara spesifik, Budi mengatakan bahwa total transaksi donasi GoPay pada periode pandemi di bulan Maret – Oktober 2020 sebanyak Rp 102 miliar.

“Tren terus meningkat. Dengan tren digital ini kami berharap banyak orang terus menggunakan GoPay untuk donasi di berbagai platform,” ujarnya kepada tim Gadgetren melalui telekonferensi virtual Zoom dalam peluncuran riset Donasi Digital GoPay 2020.

Hingga kini, Budi menambahkan bahwa pengguna GoPay yang melakukan transaksinya untuk berdonasi telah mencapai lebih dari 400 orang dari komunitas yang telah bergabung dalam GoPay for Good.

“Secara detail datanya kami belum bisa memberitahukan, hanya lewat komunitas-komunitas yang telah bergabung di kami saja. Di luar dari komunitas ini kita melakukan edukasi agar lebih banyak masyarakat terus berpartisipasi aktif melakukan donasi di GoPay,” tambahnya.

Soal transparansi digital donasi di GoPay, ia pun menjelaskan bahwa donasi yang telah tercatat secara digital merupakan tanggung jawab GoPay. Meskipun donasi digital mempermudah semua pencatatan yang ada dan lebih amanah, pihaknya juga wajib melaporkan transaksi tersebut ke beberapa regulator yang terkait untuk keberlanjutan platform beroperasi di Indonesia.

GoPay-Digital-Donation-Outlook-2020

Oleh karenanya melalui riset Donasi Digital GoPay 2020, pihak GoPay kini berkolaborasi bersama Kopernik yang merupakan sebuah organisasi peneliti dan pengembangan masyarakat terkemuka di Indonesia.

GoPay menemukan secara detail ekosistem donasi digital di Indonesia mulai dari tren kebiasaan masyarakat berdonasi, tantangan utama yang dihadapi ekosistem filantropi, dan rekomendasi untuk bersama mengembangkan filantropi di Indonesia.

Salah satunya, riset menyebutkan pemberian donasi digital baik secara frekuensi maupun nominal meningkat di seluruh jenjang usia. Peningkatan frekuensi paling tinggi tercatat pada generasi milenial. Sementara itu Gen X berdonasi dengan nominal paling tinggi dibanding generasi lainnya. Rata-rata nilai per donasi digital melonjak menjadi 72% selama pandemi.

Mayoritas-Gen-Z-berdonasi-pakai-GoPay

Toshi Nakamura selaku Co-Founder dan CEO Kopernik mengatakan bahwa riset ini menandakan sebuah peluang yang lebih besar lagi ke depannya, terutama dengan semakin banyak masyarakat yang mau mencoba berdonasi digital.

“Namun penting bagi pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terkait donasi digital, terutama di luar kota besar. Dengan keunggulan dalam transparansi proses donasi dan informasi kredibilitas organisasi yang dituju, kami percaya bahwa ke depannya kita akan bersama-sama melihat pertumbuhan donasi digital yang lebih positif lagi,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar