Berita

Sennheiser Akhirnya Kembali Perkenalkan PC Gaming Headset Terbaru dan Headphone Audiophile yang Stylish

Sennheiser Launching Oktober Header

Kamu para pecinta musik atau lainnya yang menginginkan pengalaman terbaik pasti tidak asing dengan merek Sennheiser. Jika sebelumnya Sennheiser memperkenalkan headphone seri HD 800 dan HD 360VB yang membuat terpukau ketika mendengarkan langsung.

Produk dari Sennheiser memang selalu memberikan kualitas suara yang sangat baik bahkan menjadi salah satu pilihan utama ketika ingin membeli headphone berkualitas. Sennheiser HD 429 yang sempat diulas beberapa waktu lalu tetap mampu menghasilkan suara yang sangat baik walaupun termasuk ke dalam kelas menengah untuk produk Sennheiser.

Nah kali ini Sennheiser memperkenalkan jejeran headphone terbaru, yakni seri HD 2, seri HD 4, dan seri HD 500. Selain itu Sennheiser juga akhirnya memperkenalkan seri headset gaming yang cukup lama ditunggu kehadirannya.

Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu diketahui beberapa lini tersebut. Untuk seri HD 2 dan 4 akan mendapatkan juga soft pouch untuk memudahkan ketika dibawa ke mana saja. Beberapa model akan mempunyai label “s” yang berarti memiliki satu tombol inline mic dengan kabel yang tidak dapat dilepas sedangkan label “i” atau “G” berarti terdapat tiga tombol inline mic dengan kabel yang dapat dilepas untuk diganti.

Lalu ada seri terbaru apa saja dari Sennheiser?

Sennehiser Gaming Series

Sennhesier PC 373D

Lama tidak muncul dalam industri gaming, akhirnya Sennheiser kembali menghadirkan headset terbaru dengan peningkatan perform agar pengalaman bermain semaik lebih baik. Lini headset gaming dari Sennheiser mengalami penyerdehanaan dengan hanya tiga pilihan unggulan, yakni PC 373D, GSP 350, dan GSP 300.

Sennheiser GSP 350 dan GSP 300 mempunyai desain split headband dengan bantalan telinga dari memory foam sehingga nyaman untuk pengguna berkaca mata dan bentuk tetap terjaga. Menariknya pada bagian microphone selain memiliki teknologi noise cancellation juga ketika boom arm diangkat maka mic akan langsung menjadi mute secara otomatis.

Pada kedua headphone ini terdapat pengendali volume pada bagian earcup kanan dengan bahan kualitas tinggi. Untuk GSP 350 terdapat soundcard USB channel 7.1 surround agar bisa mendengar suara dari segala arah.

Sennheiser PC 373D soal suara untuk gaming merupakan yang terbaik. Teknologi Dolby 7.1 Surround yang disematkan mampu menghasilkan arah datang suara terdengar lebih jelas dan setiap dentuman terasa menggelegar. Pihak Sennheiser mengatakan headset gaming mereka mempunyai kualitas suara baik bukan dalam hal gaming saja melainkan untuk mendengarkan musik atau film sekalipun.

Amplifier GSX Series

Sennheiser GSX 1200 Pro

Bersamaan dengan headset gaming, Sennheiser juga memperkenalkan dua buah amplifier, yakni GSX 1200 PRO dan GSX 1000. Kedua amplifier ini hadir dengan Binaural Rendering Engine dari Sennheiser yang diciptakan khusus untuk para gamer agar dapat menghasilkan suara virtual 7.1 surround. Dengan menggunakan amplifier ini juga memudahkan untuk berpindah antara headset atau speaker dengan satu sentuhan saja.

Sennheiser juga menghadirkan fitur chat link untuk menggabungkan GSX 1200 PRO hingga delapan unit. Dengan fitur ini pengguna bisa melakukan komunikasi secara langsung secara jernih dan bebas lag.

Selain lini headset gaming Sennheiser juga memperkenalkan tiga keluarga headphone lainnya yang untuk penikmat audio yang menginginkan terbaik sesuai keinginan.

Sennheiser HD 500 series

Sennheiser HD 579

HD 500 Series dari Sennheiser ini dihadirkan untuk mengoptimalkan perangkat home audio sehingga bisa menikmati kualitas suara setara dengan bioskop atau konser live. Dengan teknologi Ergonimic Acoustic Refinement dari Sennheiser untuk menyalurkan audio langsung ke telinga. Selain itu seri ini didukung oleh proprietary driver Sennheiser untuk menghasilkan suara lebih wah lagi.

HD 500 Series ini hadir dalam tiga varian yang daapat dipilih, yakni HD 569, HD 579, dan HD 599. Ketiganya menggunakan earpad yang sangat lembut dan mudah untuk diganti. HD 569 mempunyai desain closed circumaural sedangkan untuk HD 579 dan HD 599 menggunakan desain open circumaural sehingga pastikan headphone yang dipilih sesuai dengan preferensi.

Sennheiser HD 599 bisa dikatakan terbaik di antara ketiganya dalam menghasilkan suara. Selain desainnya yang open, headphone ini menghasilkan highs dan mids yang terkontrol dan juga efek soundstage seperti mendengarkan suara secara langsung.

Sennheiser HD 2 Series

Sennheiser HD 2.20s

HD 2 series dari Sennheiser sebagai penerus HD 200 series menawarkan desain ringan dan minimalis, namun tetap memiliki kualitas suara yang indah. HD 2 series ini hadir dalam tiga varian yang dapat dipilih, yakni HD 2.10, HD 2.20s, HD 2.30i dan HD 2.30G. Ketiga headphone ini dipastikan mempunyai proyeksi vokal dan reson bass lebih kuat dari pendahulunya.

Sennheiser HD 2.20s mampu menghasilkan soundstage stereo memukau agar bisa merasakan posisi setiap alat instrumen. Untuk Sennheiser HD 4.30 i/G mampu menawarkan sound stereo lebih hidup lagi dengan respon akustik sangat bersih.

Sennheiser HD 4 series

Sennheiser HD 4.20s

HD 4 series dari Sennheiser merupakan penerus dari HD 400 series dengan suara bass lebih kaya dan desain trendi. Bahannya cukup kokoh jadi cocok untuk kaula muda yang sering menggunakan headphone diperjalanan. HD 4 series ini hadir dalam dua pilihn, yakni HD 4.20s, HD 4.30i dan HD 4.30G.

Sennheiser HD 4.20s memberikan audio yang seimbang antara setiap instrumen sehingga suara akustik terdengar lebih detil. Sedangkan Sennheiser HD 4.30 i/G mampu menghasilkan soundstage hidup dengan bass dinamis yang kaya.


Pertanyaan paling besar pasti kapan akan tersedia dan berapa harganya bukan? Nah seluruh produk Sennheiser tersebut akan mulai tersedia pada bulan November 2016, sedangkan untuk harganya berikut tabel rincian untuk setiap produk.

Harga Sennheiser terbaru November 2016


Mau belanja online lebih murah? Cek aja kode diskon toko online di sini

About the author

Fauzi Rasyad

Fauzi Rasyad

Seorang gamer akut yang suka memantau perkembangan teknologi

Writer di Gadgetren