Gadgetren – Bersama seri Samsung Galaxy S25 yang meluncur pada tahun 2025 silam, Samsung turut memperkenalkan fitur tambahan yang disebut Samsung Log atau sering dikenal juga sebagai Galaxy Log.
Sejak saat itu, fitur tambahan ini senantiasa menjadi salah satu dukungan andalan yang mempersenjatai berbagai perangkat flagship buatan Samsung. Berbagai ponsel di lini Samsung Galaxy S kini tercatat membawanya sebagai penunjang utama.
Hadir sebagai pelengkap fungsi kamera, Samsung Log memang menawarkan kemampuan yang sangat menarik. Fitur ini dapat menjadi jawaban bagi para kreator yang lebih senang mengedit konten secara menyeluruh ketimbang memanfaatkan koreksi otomatis perekaman kamera dalam membuat unggahan media sosial.
Apa Itu Log Video di HP Samsung?
Samsung Log merupakan fungsi perekaman video log (logarithmic) yang secara teknis mampu menghasilkan konten dengan tingkat detail lebih tinggi dan rentang dinamis (dynamic range) lebih luas daripada mode standar.
Saat menggunakan perekaman video log, sensor kamera akan merekam video dengan rentang pencahayaan lebih luas. Perangkat akan mencoba menangkap mulai dari area paling gelap hingga paling terang.
Video log makanya mampu mempertahankan lebih banyak data. Sebagai bahan pembanding, perekaman standar pada sebuah ponsel umumnya akan mengompres rentang dinamis dalam rangka menyesuaikan format tertentu.
Dengan lebih banyak data yang diusung, video log menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam penyesuaian warna dan kontras dalam proses pasca-produksi. Pengguna bisa lebih leluasa dalam mengedit konten.
Bukan hanya menawarkan pengeditan yang lebih fleksibel, video log memungkinkan pengguna memperoleh warna dan detail gambar yang lebih kaya. Pengguna dapat memakainya untuk menghasilkan konten yang lebih hidup dan terlihat profesional.
Namun perlu diingat, video log belum tentu cocok buat semua pengguna. Proses perekaman dengan menggunakan fungsi ini akan mengakibatkan tampilan konten menjadi tampak datar, pudar, dan pucat.
Pengguna perlu melakukan pengeditan untuk mengembalikan warna dan kontras pada video. Dalam hal ini, pengguna bisa memanfaatkan LUT (Look-Up Table) yang menawarkan set penyesuaian warna untuk menghasilkan gaya visual sesuai keinginan.
Secara khusus, Samsung Log mendukung codec HEVC 10-bit untuk memastikan kompatibilitas dan efisiensi penyimpanan video pada perangkat tanpa mengorbankan kedalaman warna dan detailnya.
Yang tak kalah menarik, fungsi yang ditawarkan sebagai penunjang Samsung Log juga ikut meningkat seiring pengembangan antarmuka One UI. Beberapa model perangkat pun membawa dukungan yang lebih komplet.
Misalnya pada antarmuka sistem One UI 8.5, pengguna kini dapat menemukan fungsi LUT Preview yang dapat digunakan untuk mempermudah proses rekaman. Fitur tersebut mampu menampilkan gambar pratinjau sesuai pengaturan LUT yang diinginkan tanpa memengaruhi hasil perekaman.
Bahkan secara khusus untuk Samsung Galaxy S26 Ultra, juga terdapat dukungan untuk APV (Advanced Professional Video) Codec yang menawarkan fungsi perekaman untuk konten lebih profesional.


Tinggalkan Komentar