ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA
Review Handphone

Review Samsung Galaxy S26 Ultra – Hampir Sempurna… Kalau Baterainya Lebih Besar

Review Samsung Galaxy S26 Ultra - Hampir Sempurna… Kalau Baterainya Lebih Besar

Review Samsung Galaxy S26 Ultra
  • Rating
4.5

Kesimpulan

Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan performa kencang, fitur lengkap, dan kamera yang semakin mumpuni dengan desain lebih tipis dan ringan. Namun daya tahan baterainya masih terasa biasa saja. Meski begitu, secara keseluruhan tetap jadi flagship yang solid dan layak dipertimbangkan.

Yang Disukai

  • Privacy Display sangat bermanfaat
  • Desain makin nyaman digenggam
  • Kualitas kamera meningkat
  • Fitur AI semakin menarik

Yang Tidak Disukai

  • Baterai biasa saja
  • Kamera telefoto 3x kurang bersaing

Gadgetren – Selama kurang lebih dua tahun, saya menggunakan Galaxy S24 Ultra sebagai daily driver. Buat saya, itu adalah salah satu handphone terbaik yang pernah dibuat Samsung. Tapi tetap saja ada beberapa kekurangan yang terasa terutama di kamera ultrawide dan telefoto-nya.

Nah di Galaxy S26 Ultra, kekurangan itu akhirnya terjawab. Namun di sisi lain, ada beberapa perubahan yang mungkin terasa seperti downgrade terutama dari segi material dan desain.

Dan satu hal yang langsung terasa: harganya makin mahal. Walaupun sebenarnya ini bukan sepenuhnya salah Samsung karena harga komponen seperti RAM dan storage memang sedang naik.

Desain

Samsung Galaxy S26 Ultra

Jujur, saya termasuk yang cukup “kehilangan” dengan perubahan desain Galaxy S26 Ultra. Samsung kini meninggalkan desain kotak khas seri Ultra dan beralih ke bentuk yang lebih membulat.

Memang ini bikin handphone terasa lebih nyaman di genggaman. Tapi di sisi lain, karakter khasnya jadi berkurang. Bahkan saat nonton video full screen, bagian ujung layar jadi sedikit terpotong karena lengkungan ini.

Perubahan ini juga berdampak ke posisi S Pen yang sekarang berada di sudut kiri bawah dengan bentuk bagian belakang yang ikut menyesuaikan kontur bodi. Dari sisi fungsi, S Pen masih sama seperti sebelumnya hanya saja tidak mendukung konektivitas Bluetooth.

Materialnya juga berubah. Samsung kembali menggunakan aluminium, menggantikan titanium di generasi sebelumnya. Sekilas terasa seperti downgrade, tapi secara feel, aluminium tetap terasa premium meskipun memang tidak setangguh titanium.

Samsung Galaxy S26 Ultra

Ada sisi positifnya juga: bobotnya jadi lebih ringan dan bodinya lebih tipis. Selain itu, aluminium juga membantu pelepasan panas yang lebih baik.

Untuk bagian belakang masih menggunakan kaca dengan perlindungan Gorilla Glass Victus 2 sementara bagian depan dilindungi Gorilla Armor 2.

Secara keseluruhan, kombinasi bodi yang lebih tipis, ringan, dan melengkung membuat Galaxy S26 Ultra jadi seri Ultra paling nyaman yang pernah saya pegang.

Minusnya modul kamera kini terlihat lebih menonjol, sehingga handphone mudah goyang saat diletakkan telentang di meja. Tapi buat saya pribadi, ini bukan masalah besar.

Desain modul kameranya sendiri sekarang lebih menarik di mana mengadopsi gaya ala Galaxy Z Fold dengan tonjolan yang lebih jelas, terlihat lebih fresh dibanding generasi sebelumnya.

Layar

Samsung Galaxy S26 Ultra - Privacy Display

Peningkatan paling terasa di Galaxy S26 Ultra menurut saya ada di sektor layar terutama lewat fitur baru bernama Privacy Display.

Sederhananya fitur ini membuat layar jadi sulit dilihat dari samping, mirip seperti saat kita menggunakan privacy screen protector. Bedanya ini bisa diaktifkan atau dimatikan kapan saja sesuai kebutuhan.

Buat saya yang sering membuka aplikasi keuangan saat bepergian, fitur ini benar-benar terasa berguna. Sekarang tidak perlu lagi mencari posisi “aman” atau memojokkan diri hanya untuk menjaga privasi.

Menariknya Privacy Display juga bisa diatur agar aktif secara otomatis di kondisi tertentu misalnya saat berada di luar rumah atau hanya untuk menyembunyikan notifikasi di layar.

Memang ada efek samping ketika fitur ini aktif. Tampilan layar jadi sedikit lebih pudar terutama warna hitam yang terlihat agak keabu-abuan. Tapi karena saya hanya mengaktifkannya di situasi tertentu, hal ini tidak terlalu mengganggu.

Samsung Galaxy S26 Ultra

Saat digunakan secara normal, kualitas layarnya tetap seperti yang diharapkan dari flagship Samsung yakni cerah, tajam, dan penuh warna.

Panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan resolusi 3120 x 1440, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan hingga 2.600 nit membuat layar tetap nyaman dilihat di berbagai kondisi termasuk di luar ruangan.

Lapisan anti-reflektifnya juga membantu mengurangi pantulan cahaya jadi layar tetap jelas meskipun digunakan di lingkungan yang terang.

Hanya saja seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bagian tepi layar yang melengkung masih membuat konten video saat full screen sedikit terpotong di bagian ujungnya.

Performa

Samsung Galaxy S26 Ultra - Honor of Kings

Di sektor performa, Galaxy S26 Ultra seperti biasa dibekali chipset flagship generasi terbaru yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Dipadukan dengan RAM hingga 16GB , performanya terasa sangat kencang untuk berbagai kebutuhan.

Selama penggunaan, saya hampir tidak pernah menemukan kendala performa. Baik untuk sesi memotret dalam waktu lama, multitasking banyak aplikasi, maupun bermain game, semuanya berjalan lancar tanpa hambatan.

Untuk penyimpanan, tersedia pilihan mulai dari 256GB hingga 1TB. Dengan ukuran aplikasi dan konten yang semakin besar saat ini, menurut saya varian 512GB menjadi pilihan paling aman agar tidak cepat kehabisan ruang.

Hasil Benchmark Samsung Galaxy S26 Ultra

  • AnTuTu: 3.549.595
  • 3DMark Wild Life Extreme: 6.867
  • Geekbench: 3.648 (single core), 10.655 (multi core)

Agar performanya tetap stabil, Samsung juga meningkatkan sistem pendingin dengan vapor chamber yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Hasilnya selama penggunaan sehari-hari, suhu handphone tetap terjaga dengan baik dan tidak mudah panas berlebih.

Kamera

Samsung Galaxy S26 Ultra

Salah satu peningkatan paling terasa di Galaxy S26 Ultra bagi saya ada di sektor kameranya. Sekilas memang terlihat tidak banyak berubah dibanding generasi sebelumnya, tapi setelah dipakai, perbedaannya cukup signifikan.

Secara spesifikasi, kameranya masih mengusung kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, serta telefoto ganda 10MP dan 50MP. Namun yang menarik, kamera utama dan telefoto 50MP kini punya aperture yang lebih lebar. Hasilnya, kemampuan foto di kondisi minim cahaya jadi lebih baik.

Kamera utamanya sendiri sangat bisa diandalkan untuk berbagai situasi mulai dari landscape, foto hewan, hingga portrait. Baik siang maupun malam, hasilnya konsisten dan memuaskan.

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Saat butuh sudut pandang yang lebih luas, kamera ultrawide-nya juga tetap solid. Hasil fotonya tajam dan masih enak dilihat, tidak terasa “turun kelas” dibanding kamera utama.

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Ultrawide

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Ultrawide

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Ultrawide

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Ultrawide

Untuk zoom, Galaxy S26 Ultra menawarkan pembesaran optik 3x dan 5x. Di 3x, hasilnya sudah bagus walaupun memang belum terlalu standout di kelas flagship saat ini.

Peningkatan paling terasa justru ada di zoom 5x yang menggunakan sensor 50MP. Di generasi sebelumnya, kualitas di 5x terasa kurang maksimal. Tapi sekarang hasilnya lebih memuaskan, foto terlihat lebih jernih, warna konsisten, dan bahkan di kondisi gelap masih terlihat baik.

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 1x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 3x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 5x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 10x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 1x

Zoom 3x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 5x

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Zoom 10x

Kamera depannya juga terasa mengalami peningkatan walaupun di atas kertas tidak banyak berubah. Hasil foto wajah terlihat lebih tajam dan jernih.

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Selfie Portrait

Samsung Galaxy S26 Ultra - Hasil Foto

Selfie Portrait

Di sektor video, peningkatan juga cukup terasa. Aperture yang lebih lebar membantu menghasilkan video yang lebih terang terutama di kondisi temaram yang biasanya jadi tantangan untuk handphone.

Saya bahkan mencoba menggunakan setting Pro Video yang biasa saya pakai di Galaxy S24 Ultra di studio Gadgetren. Dengan setelan yang sama, hasil rekaman di Galaxy S26 Ultra terlihat lebih cerah dan lebih baik.

Hal ini membuat Galaxy S26 Ultra jadi lebih fleksibel untuk merekam video di berbagai kondisi pencahayaan.

Untuk resolusi, perekaman hingga 8K memang tersedia. Tapi menurut saya ini masih agak overkill. Untuk penggunaan sehari-hari, 4K di 60fps sudah lebih dari cukup dengan kualitas yang sangat baik.

Baterai

Samsung Galaxy S26 Ultra - Fast Charging

Bagian yang cukup disayangkan dari Galaxy S26 Ultra adalah kapasitas baterainya yang tidak mengalami peningkatan. Samsung masih mempertahankan baterai 5.000mAh, kapasitas yang sama sejak Galaxy S20 Ultra sekitar 6 tahun lalu.

Untungnya kali ini ada peningkatan di sisi pengisian daya. Galaxy S26 Ultra kini mendukung fast charging hingga 60W. Namun seperti biasa, charger harus dibeli terpisah untuk bisa menikmati kecepatan maksimal ini.

Dari pengujian saya menggunakan charger 60W Samsung, pengisian dari 10% ke 77% hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Sementara untuk full charge, total waktunya sekitar 51 menit. Ini jelas lebih cepat dibanding generasi sebelumnya yang biasanya butuh lebih dari 1 jam.

Untuk daya tahan, hasilnya bisa dibilang “aman”. Dalam pengujian standar Gadgetren, handphone ini mampu bertahan hingga 22 jam 32 menit dari 100% hingga 5%.

Dalam pemakaian sehari-hari, saya mendapatkan screen-on time sekitar 6 jam 45 menit hingga baterai tersisa 10% dengan penggunaan seperti browsing, nonton Netflix, dan media sosial.

Sementara untuk penggunaan lebih berat seperti merekam video 4K dan editing di CapCut, screen-on time turun ke sekitar 4 jam.

Kesimpulannya, daya tahan baterai Galaxy S26 Ultra ini masih tergolong biasa saja. Tidak buruk, tapi juga belum bisa dibilang istimewa dibandingkan flagship lain di kelasnya.

Fitur

Samsung Galaxy S26 Ultra - One UI 8.5

Terakhir tapi tidak kalah menarik, Galaxy S26 Ultra sudah menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16. Samsung juga menjanjikan dukungan update hingga 7 generasi Android dan 7 tahun pembaruan keamanan, sebuah nilai tambah besar untuk penggunaan jangka panjang.

Dari sisi antarmuka, One UI 8.5 tetap terasa nyaman digunakan. Tampilannya bersih, enak dipandang, dan navigasinya mudah dipahami.

Fitur-fitur berbasis AI juga semakin matang dan terasa berguna dalam keseharian. Mulai dari AI Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan di foto, fitur generatif untuk mengubah gambar berdasarkan prompt, hingga mengubah gaya foto menjadi anime atau pop art.

Fitur lain seperti audio eraser di video dan Note Assist untuk perapihan catatan juga masih tersedia dan tetap relevan. Namun ada beberapa fitur baru yang cukup menarik, salah satunya adalah Autonomous Call Screening.

Samsung Galaxy S26 Ultra - Call Screening

Dengan fitur ini, panggilan dari nomor tidak dikenal akan “disaring” terlebih dulu oleh asisten Bixby. Penelpon diminta untuk memperkenalkan diri lalu kita bisa memutuskan apakah ingin menerima panggilan tersebut atau tidak. Fitur ini terasa sangat berguna, apalagi buat yang sering terganggu panggilan spam.

Selain itu ada juga Semantic Search yang membuat pencarian di dalam handphone jadi lebih cerdas serta Now Nudge yang bisa memberikan respons otomatis berdasarkan konteks di layar.

Contohnya saat ada yang menanyakan foto liburan ke Jepang tahun lalu, Galaxy S26 Ultra bisa langsung membantu menampilkan foto yang relevan tanpa perlu dicari manual.

Kesimpulan

Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra adalah salah satu handphone terbaik yang bisa kamu miliki saat ini. Fitur-fiturnya tidak hanya lengkap, tapi juga benar-benar terasa manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari, ditambah dengan peningkatan kamera yang kini semakin mumpuni.

Dari sisi performa, semuanya terasa ngebut tanpa kompromi. Sementara itu desain barunya memang berbedatapi justru membawa peningkatan dari segi kenyamanan berkat bobot yang lebih ringan dan bodi yang lebih tipis.

Sayangnya Samsung masih belum beranjak dari kapasitas baterai 5.000mAh. Alhasil daya tahannya terasa biasa saja dan belum benar-benar menonjol dibandingkan flagship lain di kelasnya.

Meski begitu secara keseluruhan Galaxy S26 Ultra tetap menawarkan paket yang sangat solid dan layak dipertimbangkan terutama buat kamu yang mencari handphone flagship dengan fitur lengkap dan pengalaman penggunaan yang matang.

ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA

Tentang penulis

Firman Nugraha

Editor-in-Chief Gadgetren yang sudah belasan tahun berpengalaman di dunia teknologi khususnya handphone. Awalnya ia pernah menjadi developer aplikasi Android di Nexian dan kini terjun ke dunia media.

Tinggalkan Komentar