Gadgetren – Meskipun harga RAM dan penyimpanan internal naik, namun iQOO mencoba untuk menghadirkan ponsel kelas menengah terjangkau yang terlihat dengan kehadiran iQOO Z11 dan iQOO Z11x.
Secara kasat mata, kedua ponsel ini sama-sama menggunakan punch hole dan layar yang memenuhi bagian depan. Semuanya sama-sama menggunakan kamera depan beresolusi 32 MP yang dapat digunakan untuk foto selfie, wefie, vlog, Face Unlock, dan video conference.
Kedua ponsel ini juga hadir dengan dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan bokeh 2 MP. Meskipun resolusinya sama, namun kamera utama iQOO Z11 menggunakan sensor Sony IMX882 ditambah OIS (Optical Image Stabilization) yang lebih unggul dibandingkan kamera utama iQOO Z11x dengan sensor Sony IMX852 dan bokeh 2 MP.
Bedanya iQOO Z11 dan iQOO Z11x
Lebih lengkapnya, iQOO Z11 dilengkapi layar 6,83 inci dengan resolusi 1,5K (2800 x 1260 piksel), teknologi AMOLED, refresh rate hingga 144Hz, tingkat kecerahan HBM 2.000nits, dan tingkat kecerahan lokal puncak 5.000nits.
Sedangkan iQOO Z11x dibekali layar 6.76 inci dengan resolusi Full HD+ (2344 x 1080 piksel), teknologi LCD, refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan HBM 1.200nits, 83% NTSC, dan tingkat kecearhan HBM 1.200nits.

Dapur pacu iQOO Z11 dipercayakan pada chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) Octa-Core 2,7 GHz yang mempunyai performa lebih bertenaga dibandingkan iQOO Z11x dengan chipset MediaTek Dimensity 7400-Turbo (4nm) Octa-Core 2,6 GHz.
Berdasarkan pengujian internal mereka, iQOO Z11 berhasil mendapatkan skor AnTuTu mencapai 1.200.000 poin sedangkan iQOO Z11x meraih skor AnTuTu mencapai 1.010.000 poin.
Berbekali baterai 9.020mAh, iQOO Z11 diklaim dapat bertahan selama 12,6 jam untuk memainkan game, 37 jam untuk memutar video Youtube, 14 jam untuk panggilan telepon, atau 15 hari dalam kondisi siaga.

Sementara iQOO Z11x dibekali baterai 7.200mAh yang dapat bertahan selama 10,7 jam untuk streaming langsung terus-menerus, 15,4 jam untuk gaming, 40 jam memutar video, atau 13,9 hari dalam kondisi siaga.
iQOO Z11 dilengkapi fitur 90W FlashCharge yang diklaim dapat mengisi daya baterai lebih cepat dibandingkan iQOO Z11x dengan fitur 44W FlashCharge. Hadirnya fitur Reverse Charging membuat kedua ponsel ini dapat menjadi powerbank untuk ponsel atau perangkat lainnya.
Kedua ponsel ini sudah dibekali dengan fitur Bypass Charging yang dapat membuat konsumsi energi tanpa melibatkan daya baterai karena langsung menggunakan sumber listrik yang terhubung dengan adaptor charger.
Keduanya juga sudah memilih sertifikasi IP68 yang membuktikan telah tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter dengan waktu maksimal 30 menit. Namun iQOO Z11 hadir juga dengan sertifikasi IP69 yang membuatnya tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi dan bersuhu 80°C sementara iQOO Z11x hadir dengan sertifikasi IP69+ yang sedikit lebih tinggi.

Tak ketinggalan, dukungan dua kartu SIM dengan jaringan 5G, WiFi, Bluetooth, GPS, port USB Type-C, dan OriginOS 6 berbasiskan Android 16 sudah disematkan pada semua perangkat ini. Apalagi terdapat fitur NFC yang memudahkan pengguna dari kedua ponsel ini untuk QRIS Tap, transaksi pembayaran digital, atau pengisian saldo kartu e-aaaamoney secara instan
Selain itu, semua perangkat ini juga tahan banting dan benturan sehingga membuat penggunanya tidak perlu was-was ketika menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari, baik di dalam ruangan maupun luar ruangan.
Untuk memberikan pilihan pada masyarakat Indonesia, iQOO Z11 dan iQOO Z11x dijual di Indonesia dengan harga yang mencapai:
- iQOO Z11 12GB + 256GB = Rp6.899.000
- iQOO Z11 8GB + 256GB = Rp5.699.000
- iQOO Z11 8GB + 128GB = Rp4.999.000
- iQOO Z11x 8GB + 128GB = Rp4.199.000
- iQOO Z11x 8GB + 256GB = Rp4.799.000
- iQOO Z11x 6GB + 128GB = Rp3.699.000


Tinggalkan Komentar