Aplikasi Berita

Bingung Mengapa Daerahmu Mati Listrik? Cari Tahu Penyebabnya Lewat Peta Online PLN

Peta Online PLN

Pemadaman listrik bergilir seperti menjadi masalah berulang yang tak ada pemecahannya. Tiap “mati lampu”, rasanya ingin memarahi PLN karena aktivitas menjadi terhambat. Kalau pemadaman diiringi pemberitahuan mungkin bisa sedikit dimaklumi, tetapi bagaimana kalau mendadak tanpa sebab yang jelas?

Kini PT PLN Distribusi Jakarta Raya sudah memiliki layanan Pelita, yaitu peta online untuk membantu pelanggan memantau daerah yang terkena pemadaman listrik, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Pelanggan bisa melihat informasi terkini di wilayah pemadaman listrik sesuai keadaan sesungguhnya.

Adanya layanan tersebut pertama kali diketahui dari halaman Facebook resmi PLN yang menuliskan, “Adapun informasi mengenai pemadaman jaringan kelistrikan di wilayah kerja PLN Distribusi Jakarta Raya dapat dilihat secara real time melalui http://pelita.plnjaya.co.id/.”

Peta Online PLN smartphone

Informasi yang ditampilkan dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan penyebab pemadaman listrik. Penanda merah untuk Padam Gangguan, penanda hijau untuk Padam Pemeliharaan, dan Padam Banjir diberi penanda biru. Di dalam peta juga akan tampak daerah yang padam sesuai warna masing-masing penanda.

Saat Gadgetren megakses situs http://pelita.plnjaya.co.id/ via smartphone, di bawah peta terdapat kolom yang menginformasikan detail gangguan secara lengkap. Gadgeter bisa mengetahui area layanan PLN, wilayah padam, penyebab padam, serta waktu mulai pemadaman dan perkiraan kapan listrik akan dinyalakan.

Layanan Pelita tentu memberi alternatif kepada pelanggan untuk mencari tahu informasi pemadaman di wilayah DKI selain menghubungi Contact Center PLN melalui telepon di (021) 123, melalui Facebook di PLN 123, melalui Twitter di @pln_123, atau melalui email di pln123@pln.co.id. Selamat mencari tahu!

[Via Kompas]

About the author

Desy Yuliastuti

Pengguna Sony Xperia C4 dan penikmat Kopi. Sekarang jadi Penulis di Gadgetren.

Leave a Comment