ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA
Berita Tekno

Google Perkenalkan Gemini Omni, Model Kecerdasan Buatan untuk Pengeditan Menyeluruh!

Gemini Omni Rilis - Header

Gadgetren – Bersama berbagai produk yang diumumkan pada ajang tahunan Google I/O 2026, Google memperkenalkan sebuah model kecerdasan buatan baru yang secara khusus diberi nama Gemini Omni.

Dengan Gemini Omni Flash sebagai model pertamanya, produk kecerdasan buatan tersebut bakal tersedia pada berbagai layanan mulai dari aplikasi Gemini, Google Flow, maupun YouTube Short.

Secara khusus untuk aplikasi Gemini maupun Google Flow, Omni Flash dapat digunakan melalui langganan Google AI Plus, Pro, maupun Ultra yang tersedia di Indonesia mulai dari Rp75 ribu per bulan.

Omni merupakan langkah lanjutan dari pengembangan Nano Banana. Namun bukan hanya untuk pengeditan dan pembuatan gambar, model ini dirancang agar dapat menciptakan berbagai konten dari referensi apa pun.

Dimulai dengan kemampuan untuk membuat konten video yang kini sudah bisa dinikmati oleh para pengguna, Omni nantinya juga akan mendukung pembuatan gambar maupun suara.

Keunggulan Omni salah satunya terletak pada kemudahan penggunaan. Pengguna dapat membuat atau mengedit konten dengan percakapan selayaknya obrolan sehari-hari karena model ini telah mendukung bahasa alami (natural language).

Yang menarik, setiap proses pengeditan dan pembuatan yang dilakukan dengan Omni akan selalu didasarkan pada interaksi yang sebelum-sebelumnya. Hasilnya, konten dapat tetap terlihat konsisten meskipun mendapatkan revisi berulang kali.

Selain itu, Omni tidak hanya sekadar membangun adegan supaya tampak nyata. Model kecerdasan buatan baru ini akan menggunakan berbagai pengetahuan Gemini dalam melakukan pengeditan.

Pengeditan yang dilakukan dengannya akan didasarkan pada berbagai macam konteks mulai dari pemahaman sejarah, sains, hingga budaya. Dengan begitu, konten bukan hanya bisa tampak nyata tetapi juga masuk akal.

Berbagai pengetahuan Gemini tersebut akan dipadukan secara intuitif dengan kemampuan Omni dalam memahami hukum fisika yang mana dalam klaim Google kini lebih baik daripada model kecerdasan buatan sebelumnya.

Dengan menggunakan Omni, pengguna kini dapat membuat sebuah video berkualitas tinggi dari berbagai referensi. Model ini mendukung pembuatan konten dengan input berupa tulisan, gambar, video, hingga suara.

Bersama dengan Omni, Google turut memperkenalkan fitur Avatars yang dapat digunakan untuk membuat salinan diri dalam bentuk digital. Dukungan tersebut menjadi langkah pertama untuk melindungi para pengguna.

Di samping itu, setiap video yang dibuat dengan Omni nantinya akan dilindungi dengan tanda air digital SynthID. Pengguna bisa secara mudah untuk melakukan verifikasi dengan menggunakannya.

ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar