Berita

Sebelum ke Tukang Servis, Coba Dulu Cara Mengatasi HP Xiaomi yang Bootloop Berikut Ini!

Cara Mengatasi HP Xiaomi Bootloop Header

Gadgetren – Bootloop bisa terjadi pada semua smartphone Android termasuk Xiaomi. Namun kamu tak perlu panik karena kamu bisa coba mengatasinya sendiri sehingga kamu tak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Secara khusus buat kamu yang mengalami hal ini di perangkat Xiaomi, saya akan mengulas beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasinya. Namun sebelum itu, mari kita bahas apa itu Bootloop dan apa penyebabnya.

Bootloop merupakan sebuah kondisi di mana perangkat smartphone Android tidak mau menyala. Dalam kondisi ini, perangkat biasanya hanya booting sampai logo dan setelah itu kembali memuat ulang dari awal.

Permasalahan ini pada umumnya kebanyakan diakibatkan oleh ulah pengguna sendiri seperti salah atau gagal memasang ROM khusus, salah menghapus data di dalam sistem, salah mengatur hak izin akses dan lain sebagainya.

Seperti halnya pada perangkat lain, langkah pertama yang bisa ditempuh untuk mengatasi permasalahan bootloop di perangkat Xiaomi adalah dengan mengatur ulang perangkat ke kondisi pabrik (factory reset).

Caranya, kamu bisa menekan tombol power dan volume ke atas selama beberapa saat sampai masuk ke dalam mode Mi Recovery jika perangkat standar atau Custom Recovery jika kamu sudah memasangnya.

Jika perangkat masih menggunakan Mi Recovery, selanjutnya pilih English jika muncul menu pengaturan bahasa. Saat sudah masuk ke Mi Recovery sepenuhnya, kamu tinggal memilih opsi Wipe & Reset kemudian Wipe All Data.

Jika kamu menggunakan custom recovery, kamu bisa menyesuaikan langkah-langkah di atas dengan sistem recovery yang digunakan. Namun perlu kamu tahu, sistem recovery yang  biasanya digunakan di perangkat Xiaomi adalah TWRP.

Bagaimana jika cara ini tidak bisa mengatasi masalah bootloop di perangkat Xiaomi? Tidak menutup kemungkinan cara di atas bisa saja gagal karena ROM yang digunakan benar-benar rusak.

Oleh karena itu, langkah kedua yang bisa kamu tempuh untuk mengatasinya adalah dengan melakukan flashing ulang perangkat dengan ROM yang sesuai. Perlu saya tegaskan, kamu harus menggunakan ROM yang sesuai karena memiliki resiko yang besar jika sampai salah.

Untuk detail dari langkah-langkah melakukan flashing ulang, kamu bisa mencarinya di Google sesuai dengan perangkat yang kamu miliki atau menyerahkannya ke ahlinya supaya lebih aman.

Jika cara kedua juga gagal, langkah terakhir yang bisa kamu tempuh adalah membawanya ke pusat perbaikan. Perlu kamu pahami bahwa masalah bootloop pun bisa terjadi akibat rusaknya salah satu komponen di dalam perangkat seperti eMMC.

Dengan membawanya ke pusat perbaikan, para ahli bisa mengecek penyebab permasalahan tersebut sekaligus memperbaikinya jika kamu mau.

Tinggalkan Komentar

1 Komentar