
Gadgetren – Acer resmi memperkenalkan Predator Atlast 7 dalam ajang Next@Acer yang merupakan handheld gaming terbarunya dengan bodi yang lebih ringkas dan predator.
Predator Atlas 7 (PA07-I51) memiliki ukuran 7 inci yang ditenagai oleh Intel Arc G3 Extreme sebagai pusat dapur pacunya serta Intel Arc B390 untuk olah grafisnya.
Kemudian dipadukan dengan sistem pendinginan dual-fan yang menggunakan kipas logam Predator AeroBlade sebanyak 89 bilah dengan ketebalan 0,1 mm, gaming handheld ini tidak hanya akan memiliki kinerja yang cepat melainkan juga suhu yang adem untuk pengalaman optimal.
Sudah langsung menjalankan Windows 11, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 80 Wh yang disebut mampu memberikan waktu sesi bermain cukup panjang. Apalagi ketika berlangganan Xbox Game Pass yang menghadirkan ratusan judul game untuk dinikmati.

Predator Atlas 7 (PA07-I51) tampil pula dengan layar berukuran 7 inci yang mendukung gambar FHD, refresh rate hingga 120 Hz, fitur Variable Refresh Rate, rasio aspek 16:9, dan tingkat kecerahan 500 nits.
Layarnya mendukung input sentuh hingga 10 titik untuk menghadirkan interaksi yang intuitif. Layarnya pun sudah dilapisi pelindung Corning Gorilla Glass Victuss dengan permukaan DXC untuk mengurangi terjadinya goresan dan pantulan cahaya.
Menemani visualnya tersebut terdapat dua speaker 2 Watt yang ditemani oleh fitur DTS:X ultra sehingga mampu menghadirkan pengalaman suara yang detail dan imersif. Selain itu juga terdapat dua mikrofon dengan Acer PurifiedVoice yang akan membuat suara terdengar lebih jelas oleh pemain lain.
Predator Atlas 7 (PA07-I51) sudah dilengkapi pula dengan dua port Thunderbolt 4 yang memungkinkan docking dengan bandwidth tinggi serta dukungan microSD UHS-II untuk memperluas ruang penyimpanannya. Soal nirkabel pun mengandalkan Intel Killer WiFi 7 dan Bluetooth 5.4.

Pastinya pengguna dapat memanfaatkan aplikasi PredatorSense sebagai pusat kendali dalam memantau sistem, memilih performa, menyesuaikan pencahayaan, hingga mengatur gameplay secara langsung.
Seluruh spesifikasi dan fiturnya tersebut hadir dalam bodi yang didesain mengikuti kontur tangan. Gaming handheld ini memiliki pegangan yang nyaman, tekstur anti slip, serta tombol yang lebih dibuat lebih tersembunyi.
Tak ketinggalan pada bagian thumbstick sudah disediakan opsi tunneling magnetoresistance (TMR) yang menghadirkan gerakan lebih presisi serta anti-drift ditambah fitur Hall-effect analog trigger yang dapat menghadirkan variasi tekanan.

Bersamaan dengan Predator Atlas 7 (PA07-I51), Acer turut mengumumkan Project DualPlay Mini yang dapat bertransformasi untuk mendukung dua kebutuhan, yakni gaming handheld dan produktivitas.
Perangkat yang untuk saat ini masih berupa konsep memili keyboard fisik bawaan dengan backlit yang membuatnya dapat menghadirkan pengalaman mirip laptop gaming tradisional ketika ingin bermain game seperti first person shooter. Dalam mode ini pun tentunya dapat digunakan untuk produktivitas lebih efisien ketika bepergian.
Desain flip-and-swivel yang dimilikinya kemudian dapat membuat perangkat ini dapat beralih seperti gaming handheld ketika ingin bermain lebih portable. Melalui produk ini, Acer berupaya untuk menyatukan perangkat gaming dan produktivitas dalam form factor yang inovatif.


Tinggalkan Komentar