ASUS Zenbook DUO UX8407
Review Aksesoris dan Periferal

Review Logitech G512 X: Bukan Keyboard Gaming Biasa, Penuh Fitur dan Switch Hybrid

Logitech G512 X - Gadgetren Editors Choice

Review Logitech G512 X
  • Rating
4.5

Kesimpulan

Logitech G512 X menawarkan switch hybrid mekanis dan analog, SAPP O-ring, RGB Lightbar, serta fitur kustomisasi melimpah untuk pengalaman gaming yang lebih maksimal.

Yang Disukai

  • Switch hybrid mekanis dan analog
  • Kustomisasi yang sangat lengkap
  • Enak untuk mengetik ataupun bermain game
  • Desain atraktif

Yang Tidak Disukai

  • Palm rest dijual terpisah

Gadgetren – Logitech G512 X adalah keyboard gaming dari Logitech yang menawarkan sejumlah fitur unik. Pertama, keyboard ini mengusung konsep hybrid mekanis dan analog.

Kedua, hadir dengan SAPP O-ring yang memungkinkan satu tombol memiliki dua titik aktuasi. Ketiga, keycap dan switch puller terintegrasi langsung ke bodi keyboard sehingga tidak mudah hilang.

Terakhir, terdapat LIGHTSYNC RGB Lightbar yang membuat tampilannya semakin berkesan gaming. Deretan fitur tersebut membuat Logitech G512 X tampil berbeda dibandingkan keyboard gaming pada umumnya.

Namun semua keunikan itu juga membuatnya dibanderol dengan harga yang cukup premium mulai dari Rp3.069.000. Lantas, apakah keyboard ini layak dibeli? Simak ulasan berikut.

Desain Unik dengan RGB Lightbar

Logitech G512 X

Logitech G512 X tersedia dalam dua pilihan layout yaitu 75 yang ringkas tanpa numpad dan 98 yang tetap dilengkapi numpad tetapi lebih ringkas dibandingkan keyboard full-size standar.

Pada review ini saya menggunakan varian layout 98 di mana tombol Insert, Home, Page Up, dan sejenisnya digabungkan fungsinya dengan numpad.

Di pojok kanan atas terdapat dua kenop putar. Secara bawaan, kenop kiri berfungsi mengatur tingkat kecerahan backlit sedangkan kenop kanan digunakan untuk mengatur volume.

Logitech G512 X

Kedua kenop ini cukup berguna selama penggunaan. Hanya saja saya kurang menyukai adanya titik penanda pada keduanya yang terkesan menunjukkan batas minimum atau maksimum. Padahal kenop ini bisa diputar terus-menerus sehingga menurut saya penanda tersebut terasa kurang pas.

Bodi keyboard menggunakan material plastik tetapi tetap terasa premium dan kokoh tanpa memberi kesan murahan. Ketebalannya pun cukup mencolok sehingga terlihat lebih tinggi saat disandingkan dengan keyboard lain yang saya gunakan.

Hal pertama yang langsung menarik perhatian tentu saja LIGHTSYNC RGB Lightbar di bagian depan. Kehadirannya membuat tampilan keyboard terasa lebih meriah sekaligus mempertegas identitasnya sebagai keyboard gaming apalagi saat menggunakan efek pencahayaan bawaan Pulsar Point.

Supaya tampilannya semakin menarik, Logitech juga menyediakan G512 X Palm Rest yang tidak hanya berfungsi sebagai sandaran telapak tangan tetapi juga membantu menyebarkan cahaya dari lightbar. Sayangnya aksesori ini dijual terpisah dengan harga Rp659.000.

Logitech G512 X

Keyboard ini menggunakan koneksi USB Type-C yang berada di bagian belakang. Cukup sambungkan kabel USB Type-C bawaan ke komputer maka keyboard langsung siap digunakan.

Memang Logitech G512 X tidak menyediakan konektivitas nirkabel sama sekali. Namun bagi saya hal tersebut bukan masalah besar karena koneksi kabel masih menawarkan kestabilan yang lebih baik untuk bermain game.

Konsekuensinya tentu jumlah kabel di atas meja memang menjadi lebih banyak dan penempatan keyboard tidak sebebas menggunakan model nirkabel.

Saya sendiri sebelumnya menggunakan keyboard gaming nirkabel dan beberapa kali mengalami keyboard tiba-tiba mati saat bermain.

Kalau hanya game single-player tentu tidak terlalu mengganggu. Tetapi saat bermain game online, hal tersebut bisa merusak jalannya permainan. Memang keyboard nirkabel bisa terus digunakan sambil diisi daya, tetapi itu berpotensi mempercepat penurunan umur baterai.

Switch Hybrid, Kustomisasi yang Lengkap

Logitech G512 X

Salah satu daya tarik utama Logitech G512 X ada pada tombol-tombolnya. Secara bawaan keyboard ini menggunakan switch mekanis yang memberikan sensasi taktil saat ditekan.

Menariknya untuk jenis keyboard mekanis, suara yang dihasilkan juga tidak terlalu berisik sehingga lebih nyaman digunakan mengetik tanpa terlalu mengganggu orang di sekitar.

Karena bodinya cukup tinggi, saya sangat menyarankan menggunakan sandaran tangan baik G512 X Palm Rest maupun produk pihak ketiga agar posisi tangan terasa lebih nyaman saat mengetik.

Logitech G512 X

Keycap yang digunakan juga terasa premium saat disentuh. Beberapa tombol diberi aksen warna ungu seperti tombol Esc yang menggunakan logo Logitech serta keempat tombol arah panah sehingga tampilannya terlihat lebih menarik.

Kalau lebih menyukai tampilan yang seragam, Logitech juga menyediakan keycap berwarna hitam sebagai pengganti untuk kelima tombol tersebut.

Logitech G512 X

Semua tombol, kecuali tombol berlogo Logitech dan kedua kenop putarnya, sudah dilengkapi pencahayaan RGB dengan tingkat terang yang sangat baik sehingga karakter pada keycap tetap mudah dibaca di berbagai kondisi.

Soalnya tidak sedikit keyboard yang justru membuat tulisan pada keycap menjadi kurang jelas ketika backlit diaktifkan saat digunakan pada siang hari.

Bagian yang paling menarik adalah sebagian area keyboard menggunakan papan switch Dual Swap dengan sensor Tunnel Magnetoresistance (TMR). Artinya kita bisa mengganti switch mekanis menjadi switch analog menggunakan switch standar 3-pin maupun 5-pin.

Logitech G512 X

Proses penggantiannya pun sangat mudah karena Logitech sudah menyediakan keycap puller dan switch puller yang terintegrasi pada bodi keyboard sekaligus berfungsi sebagai dudukan. Menurut saya ini merupakan ide yang sangat cerdas karena puller jadi tidak mudah hilang.

Di bagian belakang keyboard juga tersedia kompartemen yang berisi sembilan switch analog sehingga pengguna bisa langsung mencoba tanpa perlu membeli switch tambahan.

Logitech G512 X

Setelah switch mekanis diganti dengan switch analog, cukup tekan tombol Scan di bagian belakang keyboard agar sistem otomatis mendeteksi switch analog yang baru dipasang.

Lalu apa kelebihan switch analog? Selain memberikan sensasi mengetik yang berbeda, switch analog memungkinkan kita mengatur titik aktuasi hingga mengaktifkan fitur Rapid Trigger.

Menariknya lagi ketika menggunakan efek pencahayaan Pulsar Point, tombol yang memakai switch analog akan otomatis menampilkan warna berbeda sehingga mudah dikenali.

Logitech G512 X

Keunggulan berikutnya adalah dukungan SAPP O-ring. Bentuknya menyerupai cincin plastik kecil yang dipasang pada keycap dan Logitech menyediakan lima buah yang disimpan di kompartemen bawah switch analog.

SAPP O-ring memungkinkan satu tombol memiliki dua fungsi berdasarkan kedalaman tekanannya.

Sebagai contoh, tombol W dapat diatur untuk berjalan ketika ditekan biasa sedangkan saat ditekan lebih dalam akan menjalankan kombinasi Shift + W sehingga karakter langsung berlari saat bermain game.

Logitech G512 X

Level aktuasi untuk kedua fungsi tersebut juga bisa diatur sesuai kebutuhan. Saat melakukan pengaturan di aplikasi Logitech G HUB, lightbar akan menampilkan indikator level aktuasi sehingga proses penyetelan menjadi lebih mudah.

Setelah sebuah tombol dikonfigurasi menggunakan SAPP O-ring, aplikasi juga akan memberikan penanda sehingga kita tidak perlu mengecek satu per satu.

Melalui aplikasi Logitech G HUB, kita bisa mengatur berbagai fungsi keyboard dengan cukup lengkap. Mulai dari menentukan tombol apa saja yang akan diblokir saat Game Mode diaktifkan melalui tombol di bagian belakang keyboard.

Pengaturan pencahayaannya juga sangat lengkap. Bahkan jika ingin lebih berkreasi, setiap tombol maupun area tertentu pada lightbar bisa diberi warna yang berbeda-beda.

Logitech G512 X

Fungsi setiap tombol juga dapat diubah, baik untuk menjalankan perintah tertentu, membuka aksi dari aplikasi yang didukung seperti Overwolf, maupun menjalankan makro. Selain itu report rate keyboard juga dapat ditingkatkan hingga 8.000 Hz melalui G HUB.

Kemampuan G HUB sebenarnya sangat luas sehingga saya tidak membahas semuanya secara mendalam karena ulasannya bisa menjadi terlalu panjang. Saya lebih memilih berfokus pada fitur-fitur yang paling menarik dan menjadi keunggulan utama Logitech G512 X.

Untungnya, antarmuka Logitech G HUB juga tergolong mudah dipahami sehingga proses mengatur berbagai fiturnya terasa praktis.

Kesimpulan

Logitech G512 X

Logitech G512 X merupakan keyboard gaming premium dengan fitur yang sangat lengkap. Logitech membanderolnya seharga Rp3.069.000 untuk varian layout 75 dan Rp3.369.000 untuk varian layout 98.

Tanpa perlu melakukan banyak pengaturan pun, keyboard ini sudah menawarkan pengalaman yang menyenangkan berkat lightbar, dua kenop multimedia, serta switch mekanis yang nyaman digunakan mengetik maupun bermain game.

Bagi pengguna yang suka bereksperimen, Logitech juga memberikan banyak ruang untuk kustomisasi mulai dari mengganti switch menjadi analog, memanfaatkan fitur multi aktuasi melalui SAPP O-ring, hingga mengubah fungsi setiap tombol sesuai kebutuhan.

Desainnya juga menarik dan tampil premium. Hanya saja bodinya yang tebal membuat keyboard ini lebih pas digunakan bersama palm rest. Sayangnya aksesori tersebut harus dibeli terpisah.

Kekurangan lain yang mungkin menjadi pertimbangan adalah absennya konektivitas nirkabel. Mengingat harganya yang cukup premium, sebagian orang mungkin mengharapkan opsi wireless agar penempatan keyboard lebih fleksibel dan setup meja terlihat lebih rapi.

ASUS Zenbook DUO UX8407

Tentang penulis

Firman Nugraha

Editor-in-Chief Gadgetren yang sudah belasan tahun berpengalaman di dunia teknologi khususnya handphone. Awalnya ia pernah menjadi developer aplikasi Android di Nexian dan kini terjun ke dunia media.

Tinggalkan Komentar