ASUS Zenbook DUO UX8407
Tips dan Trik Handphone

Cara Mengatasi HP vivo Lemot Agar Bekerja Gesit Kembali

Gadgetren – Bisa dibilang ponsel vivo yang dijual di Indonesia sudah mempunyai build quality yang bagus sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari penggunanya.

Namun jika sudah digunakan dalam waktu yang lama, tentunya akan membuat ponsel vivo menjadi lebih lemot atau lambat. Pada saat melambat ini tentunya membuat kamu tidak nyaman ketika menjalankan aplikasi.

Bahkan memainkan game pun menjadi terasa tidak menyenangkan karena respon bermain menjadi melambat sehingga susah untuk mengalahkan musuh di dalam permainan. Supaya ponsel vivo tidak lagi lemot, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan

Bersihkan File dan Aplikasi Tidak Diperlukan

Kapasitas memori internal hampir penuh menjadi salah satu faktor utama yang paling membuat ponsel vivo menjadi lemot. Apalagi pada saat kapasitasnya sisa 1 GB saja, tentunya akan membuat perangkat berjalan patah \-patah atau freeze.

Sebaiknya kamu mengosongkan kapasitas memori internal dengan menghapus beragam aplikasi dan file yang dirasa sudah tidak diperlukan di ponsel vivo. Namun apabila masih dirasa penting, maka kamu dapat memindahkan file ke penyimpanan eksternal supaya tetap bisa diakses.

Hapus Cache Atau Data Aplikasi

Setiap aplikasi dijalankan, biasanya aplikasi akan menghasilkan file cache dan data. Apabila terus dibiarkan berkas ini akan menumpuk dan lama-kelamaan memenuhi memori internal.

Kamu pun dapat menggunakan fitur bawaan dari ponsel vivo untuk menghapus cache dari aplikasi tersebut untuk membersihkannya. Perlu dicatat bahwa file cache akan dibuat kembali ketika aplikasi dijalankan. Dengan begitu, kamu dapat menghapus file cache dan data secara berkala agar kapasitas memori internal tetap lega.

Update Sistem Operasi dan Aplikasi

Ada kalanya kamu sering mengabaikan notifikasi yang meminta agar segera melakukan update terhadap sistem operasi. Dengan jarang melakukan update, justru biasanya membuat sistem operasi menjadi lemot.

Kamu dapat melakukan update sistem operasi agar terjadi pembaruan terhadap fitur dan sistem keamanannya. Selain itu, biasanya update ini juga akan memperbaiki sistem yang sebelumnya error.

Sementara aplikasi yang jarang diperbarui juga biasanya akan terasa lemot, bahkan tidak bisa dibuka sama sekali karena sistemnya membaca bahwa tidak terjadi peningkatan sistem keamanan sehingga dikhawatirkan terdapat celah untuk disusupi penjahat.

Update aplikasi pun dapat dilakukan melalui Google Play Store. Biasanya pada saat update sudah muncul, maka kamu akan melihat tombol update untuk pembaruan aplikasi.

Pakai Aplikasi yang Penting Saja

Semakin berjalannya waktu, aplikasi masa kini benar-benar mengonsumsi RAM yang cukup besar. Apalagi kalau ponsel vivo hanya mempunyai RAM terbatas antara 4 GB ke bawa.

Tentunya pada saat membuka banyak aplikasi akan membuat ponsel vivo terasa berjalan lambat. Dengan begitu, sebaiknya kamu membuka satu atau dua aplikasi penting saja ketika sedang beraktivitas sehari-hari.

Sementara aplikasi yang berjalan di latar belakang pun akan menyedot kapasitas RAM. Dengan begitu, sebaiknya aplikasi yang tidak diperlukan langsung dikeluarkan saja agar aplikasi baru yang akan dibuka dapat berjalan dengan lancar.

Factory Reset

Apabila kamu merasa bahwa ponsel vivo masih terasa lambat ketika sudah melakukan metode di atas, jalan terakhir yang bisa dilakukan berupa Factory Reset karena dapat menyegarkan perangkat seperti kondisi pertama kali diaktifkan.

Namun Factory Reset ini akan membuat data hilang di ponsel vivo  sehingga sebaiknya kamu dapat mencadangkan atau backup data terlebih dulu dari ponsel ke penyimpanan eksternal untuk memastikan data aman.

ASUS Zenbook DUO UX8407

Tentang penulis

Adhitya W. P.

Penulis pertama di Gadgetren yang biasa dikenal dengan Agan Adhit. Pengalaman belasan tahun menulis membuatnya hafal berbagai keunggulan dan kelemahan produk teknologi terutama handphone.

Tinggalkan Komentar