Mading

Apakah TV LED Termasuk TV Digital? Ini Jawaban Buat Kamu yang Masih Bingung

Apakah TV LED Termasuk TV Digital - Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Gadgetren – Karena teknologi yang digunakan sangat berbeda, implementasi kebijakan ASO (Analog Switch Off) atau mematikan siaran TV analog membutuhkan serangkai perubahan di masyarakat.

Salah satu di antaranya, kita harus memastikan bahwa perangkat TV yang digunakan sudah mendukung DVB-T2. Teknologi pemancaran gelombang secara terestrial inilah yang dipakai sebagai standar siaran TV digital di Indonesia.

Jika belum mendukungnya maka saluran-saluran TV kesayangan kita tidak akan muncul sama sekali. Gelombang siaran digital soalnya tidak akan dapat diolah oleh perangkat TV tanpa memakai teknologi penerima yang sesuai.

Yang jadi masalah, jenis perangkat TV yang beredar saat ini lumayan banyak di mana teknologi di dalamnya juga berbeda-beda untuk setiap model. Jadi tak jarang justru menimbulkan banyak pertanyaan saat kita sedang memastikan hal tersebut.

Pertanyaan yang sering diajukan salah satu di antaranya adalah mengenai apakah TV LED sudah termasuk TV Digital atau belum. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan mencoba sedikit mengulasnya.

Apakah TV LED Termasuk TV Digital?

Jika ditanya tentang hal tersebut maka jawaban singkatnya adalah Belum Tentu. TV LED dan TV Digital soalnya mengacu kepada dua aspek cukup berbeda yang mana bahkan sebenarnya tidak ada sangkut pautnya.

TV LED berkaitan dengan teknologi panel yang digunakan. Disebut seperti itu karena layarnya sudah menggunakan LED (Light Emitting Diode) yang terpasang ke seluruh bagian sebagai sumber pencahayaan.

Bagi kamu yang belum tahu, panel LED sendiri merupakan teknologi yang lebih baru daripada LCD (Liquid Crystal Display) maupun CRT (Cathode Ray Tube). Secara teknis mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar lebih baik ketimbang kedua pendahulunya itu.

Sementara TV Digital berkaitan dengan kemampuannya dalam mengolah sinyal yang berhasil ditangkap. Bisa disebut seperti itu jika perangkat TV sudah mendukung salah satu teknologi siaran digital seperti DVB-T2 yang dipakai di Indonesia.

Di pasaran, TV LED sekarang ini ada yang sudah mendukung siaran digital dan ada juga yang belum. Jadi kita perlu memastikannya secara langsung dengan sejumlah metode yang ada seperti melihat stiker atau sumber gambar. Mudahnya, pastikan televisi memiliki menu input DVB-T2 yang mana berarti sudah bisa mengolah sinyal digital.

Jika belum mendukung TV Digital, kita pun tak harus membeli perangkat baru. Kita bisa menikmati siaran-siaran kesayangan kita dengan menambahkan perangkat STB (Set Top Box) yang mendukung teknologi DVB-T2.

Tinggalkan Komentar