Tekno

Apakah Pemakaian Antena Akan Berpengaruh Pada TV Digital?

Apakah Antena Berpengaruh Pada TV Digital - Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Gadgetren – Kebijakan mematikan siaran televisi (TV) analog atau Analog Switch Off (ASO) yang diagendakan sejak tahun 2021 lalu akhirnya sudah mulai diterapkan oleh pemerintah untuk sejumlah wilayah.

Kita yang masih ingin menonton acara dari berbagai macam saluran pun harus ikut menyesuaikan. Karena teknologi yang digunakan untuk TV digital dan analog cukup berbeda, kita pun perlu menyiapkan perangkat yang tepat.

Kabar baiknya, kita yang sebelumnya sudah memiliki TV analog tidak perlu membeli perangkat baru untuk menikmati siaran digital. Kita bisa mengakalinya dengan menambahkan STB (Set Top Box) yang mendukung teknologi DVB-T2.

Kamu yang masih kebingungan mencari STB yang tepat bisa memilih salah satu perangkat yang direkomendasikan oleh Kominfo. Kamu juga bisa mengajukan permohonan jika ingin mendapatkannya secara cuma–cuma.

Selain TV atau STB yang mendukung siaran digital di Indonesia, kita juga perlu memastikan perangkat dapat menangkap sinyal dengan menambahkan antena yang sesuai. Namun apakah kita memerlukan model atau jenis tertentu?

Apakah Antena Berpengaruh Pada TV Digital?

Agar dapat menangkap gelombang siaran dari pemancar, TV maupun STB digital tetap membutuhkan antena. Walaupun dalam hal ini, beberapa perangkat memang sudah dilengkapi dengan versi internal sehingga seolah-olah tidak memerlukan tambahan apapun.

TV digital di Indonesia kabar baiknya juga disiarkan dengan gelombang radio UHF (Ultra High Frequency) sama seperti analog. Di mana secara khusus, kanal siarannya tersebar mulai dari frekuensi 478MHz hingga 694MHz.

Selama mendukung rentang frekuensi tersebut, antena model apapun dapat digunakan untuk menangkap siaran digital. Kita makanya tidak perlu membeli lagi jika sebelumnya juga sudah mempunyai dan menggunakannya untuk menonton TV analog.

Hanya saja kemampuan penangkapan sinyalnya memang bisa berbeda-beda untuk setiap antena tergantung desain, power gain, bahan, hingga penempatan. Kita pun dapat mempertimbangkannya sesuai dengan dana yang dimiliki atau lokasi tempat kita tinggal.

Saya pribadi tetap menyarankan untuk menggunakan antena eksternal meskipun perangkat TV maupun STB sudah dilengkapi dengan peranti internal untuk menangkap lebih banyak saluran. Bahkan jika diperlukan, kita tetap perlu menambahkan Booster untuk meningkatkan kemampuannya.

Setelah memasang antena ke STB atau TV digital, jangan lupa melakukan pemindaian ulang supaya bisa mendapat lebih banyak saluran. Masing-masing model perangkat mempunyai pengaturan yang berbeda untuk hal ini.

Tinggalkan Komentar