Review

Review D-Link DIR-1253 AC1200 Wi-Fi Gigabit Router – Ringkas dan Tawarkan Koneksi Cepat

Review D-Link DIR-1253 AC1200 Wi-Fi Gigabit Router

Gadgetren – Dengan semakin meningkatnya lalu lintas data di era digital saat ini, tentunya kita perlu sebuah perangkat jaringan yang dapat mendukungnya.

Melihat hal tersebut, D-Link pun menghadirkan sebuah produk bernama DIR-1253 AC1200 MU-MIMO Wi-Fi Gigabit Router yang dapat menunjang kebutuhan jaringan berkecepatan tinggi. Sesuai namanya, router ini tidak hanya mendukung jaringan kabel saja melainkan juga nirkabel.

Dibanderol seharga Rp499.000, D-Link DIR-1253 menawarkan beragam fitur jaringan masa kini yang dapat membuat pengalaman berselancar internet maupun streaming menjadi lebih baik. Untuk mengetahui lebih jelas manfaatnya, mari kita simak fitur-fitur yang dibawanya.

Review D-Link DIR-1253
  • Desain - 8/10
    8/10
  • Performa - 9/10
    9/10
  • Fitur - 9/10
    9/10
8.7/10

Kesimpulan

Tidak hanya Dual Band saja, D-Link DIR-1253 juga menghadirkan port Gigabit dengan fitur yang mudah digunakan dalam balutan desain unik.

Pros

  • Desain unik dan ramping
  • Dual Band 2,4GHz dan 5GHz
  • Transfer data cepat
  • Konfigurasi mudah
  • Dibekali fitur masa kini

Cons

  • Antena tidak dapat dilepas
  • Indikator LED kurang terang

D-Link DIR-1253 membawa desain yang terbilang unik dibandingkan kebanyakan router pada umumnya. Dibalut warna hitam, router ini memiliki bodi yang sangat ramping saat dilihat dari berbagai sisi. Permukaan bagian depannya menyajikan kontur yang sedikit melandai dengan tulisan D-Link serta sentuhan aksen partikel segitiga mini yang terlihat modern.

D-Link DIR-1253 - 3

Tak ketinggalan terdapat indikator yang dilengkapi lampu untuk mengetahui status dari daya, internet, Wi-Fi, hingga port. Hanya saja sayangnya lampu indikator cukup kecil sehingga saya sedikit kesulitan untuk mengetahui apakah benar nyala atau tidak ketika dilihat dari jauh.

Secara keseluruhan D-Link DIR-1253 terbuat dari bahan plastik yang sangat ringan, namun juga terasa ringkih walaupun sebenarnya masih termasuk cukup untuk kebanyakan router saat ini. Satu hal yang paling mencolok dari D-Link DIR-1253 merupakan pada empat antenanya yang dapat ditekuk hingga mengikuti alur bodi depan.

D-Link DIR-1253 - 4

Dengan begitu, D-Link DIR-1253 bisa punya bentuk yang lebih ringkas lagi ketika ingin dipindahkan atau dibawa. Hanya saja memang kekurangan dari desain tersebut membuat antena tidak dapat dilepas jika ingin diganti saat rusak atau lainnya. Namun untuk sebagian besar orang yang sekali pasang router langsung melupakannya, saya rasa desain ini terbilang lebih praktis.

Sementara pada bagian bawah tidak banyak pernah pernik melengkapi selain penuh oleh ventilasi udara dengan empat kaki karet di setiap sudut untuk menjaga router tetap pada posisinya sambil sedikit membuat bodi sedikit terangkat untuk aliran udara.

Beralih ke bagian belakangnya, D-Link DIR-1253 menyediakan empat port Gigabit Ethernet untuk dihubungkan ke berbagai perangkat dan satu port Internet yang digunakan sebagai sumber koneksi dari modem. Di samping itu ada tombol WPS, tombol Rest, dan DC-In untuk daya yang seluruhnya dapat ditemukan pada bagian belakang.

D-Link DIR-1253 - 5

Dengan hadirnya port Gigabit Ethernet, koneksi yang didapat pun akan memiliki kecepatan tinggi dan lebih stabil dibandingkan router pada umumnya yang sering kali masih menggunakan 100Mbps Ethernet.

Sementara untuk nirkabel, D-Link DIR-1253 dapat terhubung ke perangkat lain melalui protokol 802.11ac/a/b/g/n pada dua band frekuensi meliputi 2,4GHz dan 5GHz. Dengan begitu perangkat lawas atau masa kini dapat terhubung secara optimal menyesuaikan dukungan yang dimilikinya.

Hadirnya teknologi Dual-Band Wireless tentu akan membuat koneksi yang didapat menjadi lebih optimal karena dapat disesuaikan ingin menggunakan band yang mana. Contohnya saja, band 2,4GHz dapat digunakan untuk perangkat umum sementara band 5GHz lebih untuk perangkat yang perlu mendapatkan koneksi cepat seperti untuk streaming atau bermain game online.

D-Link DIR-1253 - 8

Tentunya cakupan dan kemampuan penetrasi dari dua band tersebut akan berbeda. Namun untungnya berkat empat antena 5dBi, jangkauan sinyal terbilang cukup baik seperti yang terlihat saat menggunakan aplikasi Wi-Fi Analyzer.

Dalam satu ruangan, tentunya sinyal yang didapat tergolong sempurna tanpa adanya gangguan. Namun jika saya berpindah ruangan yang berbeda lantai dengan pintu masih terbuka, sinyal yang didapat mulai mengalami penurunan kurang lebih setengahnya.

D-Link DIR-1253 Sinyal Tes

satu ruangan – beda ruangan dan lantai

Band 2,4Ghz masih bisa digunakan secara optimal berkat keunggulannya dalam hal penetrasi material, bahkan sinyal terkadang sedikit lebih baik dibandingkan router bawaan dari ISP. Sementara band 5Ghz sayangnya hampir tidak bisa digunakan sama sekali karena kerap terputus secara tiba-tiba akibat sifat band 5Ghz yang memang lebih sulit menembus material padat.

D-Link DIR-1253 merupakan router AC1200 yang berarti memiliki kecepatan total mencapai 1.200 Mbps yang terbagi di antara dua band. Dalam hal ini, band 2,4GHz mendukung kecepatan hingga 300 Mbps sementara band 5GHz mencapai 867 Mbps.

D-Link DIR-1253 - 2

Soal kecepatannya sendiri, saya pun melakukan uji coba dengan melakukan transfer data berupa game backup Steam berukuran 6GB dari komputer utama ke laptop menggunakan kedua band tersebut dalam satu ruangan untuk performa paling optimal.

D-Link DIR-1253 pada band 2,4GHz dapat memberikan kecepatan transfer puncak di kisaran 7 MB/s. Sementara jika ingin lebih cepat lagi bisa menggunakan band 5GHZ yang memiliki kecepatan transfer puncak mencapai 33 MB/s atau hampir lima kali lipat lebih cepat dibandingkan pada band 2,4GHz.

Sayangnya saya tidak bisa menguji kecepatan transfer menggunakan kabel karena laptop saya tidak menyediakan port Ethernet. Namun, D-Link DIR-1253 sudah mendukung Gigabit Ethernet sehingga secara teori mampu melakukan transfer data hingga 1.000 Mbps.

D-Link DIR-1253 Transfer 2,4GHz

Band 2,4GHz

D-Link DIR-1253 Transfer 5GHz

Band 5GHz

Ditambah lagi, DIR-1253 juga sudah dibenamkan teknologi MU-MIMO yang dapat membuat lalu lintas jaringan terbagi rata agar setiap perangkat tetap mendapatkan kecepatan tinggi dan dapat sinyal lebih baik walau banyak perangkat terhubung secara bersamaan.

Jika menginginkan jangkauan Wi-Fi yang lebih luas lagi, D-Link mengklaim bahwa router DIR-1253 telah Mesh Ready yang berarti mudah untuk terhubung dengan DIR-1253 lainnya dalam satu jaringan agar dapat memberikan sinyal ke seluruh penjuru rumah.

D-Link DIR-1253 Home Setup

D-Link DIR-1253 dapat dikonfigurasi melalui browser dengan mengakses alamat http://192.168.0.1 layaknya router D-Link lainnya. Pada halaman utama akan tampil informasi yang sangat sederhana untuk mengatur jenis IP maupun Wi-Fi.

Saya cukup menyukai halaman utama ini karena memudahkan saya untuk mengubah konfigurasi router yang paling umum diatur. Namun jika ingin melakukan konfigurasi lebih mendalam lagi bisa menekan tombol Advance yang akan menampilkan menu lebih detil seperti pengaturan bandwidth, EasyMesh, Forwarding, hingga memonitor lalu lintas data.

D-Link DIR-1253 Advance Setup

Antarmuka dari halaman pengaturan D-Link DIR-1253 kini lebih mudah untuk dipahami dan dilihat tanpa harus perlu masuk ke suatu menu berkali-kali karena sebagian besar sudah tampil di kolom sebelah kiri. Walaupun begitu, saya rasa menu utama sudah mencukupi untuk sebagian orang sehingga tidak perlu masuk ke Advance.

Secara keseluruhan D-Link DIR-1253 cocok menjadi pilihan bagi kamu yang ingin melakukan upgrade dari router lama yang masih memiliki fitur terbatas. Hadirnya dukungan Dual Band tentunya akan membuat jaringan menjadi lebih optimal.


Dapatkan berita teknologi pilihan dari Gadgetren langsung ke handphone kamu di aplikasi Telegram: https://t.me/gadgetren

Tinggalkan Komentar