Tips dan Trik

Kenapa Ada Kamera Handphone yang Ditutup Stiker? Ini Alasannya

Alasan Kenapa Kamera HP Ditutup Stiker

Gadgetren – Menutup kamera dengan stiker tampaknya tengah menjadi kebiasaan baru bagi sebagian masyarakat maupun instansi dalam menjalani berbagai macam aktivitas kehidupan sehari-hari.

Kamera sekarang memang telah menjadi salah satu fitur penting untuk handphone. Hampir semua manufaktur berlomba-lomba untuk memberikan dukungan yang lebih baik di bagian tersebut.

Para pengguna tentu dapat berbahagia dengan hal ini karena dapat memaksimalkan pengambilan gambar atau perekaman video untuk membuat konten-konten menarik hanya dengan sebuah handphone.

Apalagi di sisi lain, kemutakhiran sektor fotografi handphone juga diimbangi oleh berbagai macam peranti lunak yang semakin baik. Para pengguna dapat menemukan aplikasi penunjang untuk setiap kebutuhan.

Kemampuan kamera yang semakin baik ini sayangnya masih mempunyai celah keamanan cukup menakutkan. Beberapa orang bahkan sampai perlu menempuh upaya aneh seperti menutup lensa dengan selotip atau stiker.

Alasan Kenapa Kamera Handphone Perlu Ditutup Stiker

Saat ingin menggunakan fitur fotografi pertama kali, setiap aplikasi yang baru terpasang di handphone umumnya memang akan meminta izin untuk mengakses dukungan kameranya supaya bisa bekerja.

Meskipun demikian, hal tersebut sayangnya tidak serta merta menutup celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengeksploitasi hal-hal privasi melalui kamera.

Apalagi tidak bisa dipungkiri, kebanyakan masyarakat masih mengabaikan syarat dan ketentuan layanan maupun jenis izin akses dari aplikasi yang kadang-kadang justru akan merugikannya.

Belum lagi bug sistem operasi juga dapat membuka jalan yang lebih lebar untuk berbagai macam tindak peretasan sehingga pelaku dapat lebih mudah mengakses kamera meskipun aplikasi sedang tidak terbuka di atas layar.

Alasan Kenapa Kamera Hp Ditutup Stiker - Peretasan[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Indikator berbentuk LED seperti pada sejumlah laptop juga absen dari handphone, padahal bisa memudahkan para pengguna untuk mengetahui apakah ada layanan yang sedang menggunakan kamera atau tidak.

Menutup kamera dengan stiker tentu dapat menjadi opsi keamanan tambahan yang bisa ditempuh oleh para pengguna. Terlebih lagi, sebagian besar handphone pada umumnya belum dilengkapi dengan penutup lensa bawaan.

Dengan penutup dari stiker atau selotip, pelaku peretasan bakal kesulitan untuk merekam gambar atau mengambil foto meskipun mereka sudah berhasil mengaktifkan fungsi kamera di handphone.

Beruntunglah orang-orang yang menggunakan handphone dengan kamera pop-up seperti OPPO K3 karen a tidak perlu menempelkan stiker untuk menutup lensa agar tidak bisa dipakai sembarangan.

Meskipun tampak sangat tradisional, cara ini memang terlihat cukup efektif untuk meredam sejumlah tidak kejahatan. Beberapa tokoh digital bahkan mengambil langkah serupa pada perangkat lain seperti laptop untuk mengamankan privasinya.

Namun perlu diketahui, menggunakan penutup lensa tentu bukan satu-satunya hal yang perlu dilakukan untuk mengamankan kamera di handphone. Selain itu, para pengguna juga perlu memperbarui sistem operasi, menggunakan antivirus terpercaya, hingga menggunakan jaringan internet yang lebih aman.

Tinggalkan Komentar