Berita Tekno

Resmi Dibentuk! Grup GoTo Tawarkan Empat Layanan Dalam Satu Platform Konsumen Digital

GoTo-2

Gadgetren – Setelah dirumorkan akan bergabung cukup lama, akhirnya perusahaan ride hailing Gojek dan e-commerce Tokopedia telah resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo.

Dengan bergabungnya Gojek dan Tokopedia, Grup GoTo telah mendeklarasikan diri untuk terus mengembangkan bisnisnya di pasar non-Indonesia dimana Gojek beroperasi. Sebagai platform dengan dua perusahaan besar, Grup GoTo bakal mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi, serta keuangan.

Diyakini pihak Grup GoTo, penyatuan dua perusahaan ini memiliki kemungkinan dan peluang besar dalam menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia dengan melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Susunan petinggi grup GoTo pun telah diputuskan antara lain Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group dengan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. Sedangkan, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

Selain tanggung jawab di tingkat grup, GoTo juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial. Adapun GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

GoTo-1

Andre Soelistyo selaku CEO GoTo mengatakan bahwa dengan pembentukan Grup GoTo menandai fase pertumbuhan ke depan bagi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial. Selain itu, ia menjanjikan bahwa mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia.

“Sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya. Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Patrick Cao selaku Presiden GoTo mengungkapkan bahwa model bisnis Grup GoTo menjadi semakin beragam stabil dan berkelanjutan. “GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium namun dengan nilai transaksi tinggi,” tuturnya.

GoTo-3

Patrick Cao menambahkan bawa Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2% kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis mereka dan bertumbuhnya ekonomi.

Hal senada juga disampaikan oleh William Tanuwijaya selaku Co-founder dan CEO Tokopedia yang menyatakan bahwa selain untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Grup GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan berkualitas, kapanpun dan di manapun.

Lebih jauh, Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip yang meliputi Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa, dan Warburg Pincus.

Tinggalkan Komentar