Review

Review ASUS ZenFone Max Pro M2 – Main Game Kualitas Tinggi? Sikat

ASUS Zenfone Max Pro M2 Headers

Gadgetren – ASUS ZenFone Max Pro M2 yang sudah lama ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Apakah smartphone ini mampu memenuhi harapan pengguna smartphone di Indonesia?

ZenFone Max Pro M1 pada awal kemunculannya sempat menggebrak pasar smartphone dan menjadi salah satu yang paling dicari karena mampu memberikan performa yang sangat baik dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan para kompetitor.

Nah kini penerusnya bernama ZenFone Max Pro M2 sudah resmi diluncurkan oleh ASUS Indonesia dengan membawa kembali jiwa yang sama. Penasaran seperti apa setangguh apa smartphone satu ini saat dibawa bermain game? Berikut review atau ulasan ASUS ZenFone Max Pro M2 dari Gadgetren.

Desain yang Kekinian

ASUS ZenFone Max Pro M2 yang saya gunakan ini memiliki varian warna Midnight Blue, namun di luar itu ada satu varian lagi berwarna Cosmic Titanium. ASUS memberikan pola gelombang pada bagian belakangnya untuk menghasilkan desain warna layaknya permukaan laut bergelombang saat dilihat dari berbagai sudut.

Bagian belakangnya terbuat dari plastik menyerupai kaca dengan pinggiran melengkung sehingga nyaman saat digenggam. Posisi sensor pindai jarinya terasa sangat pas sekali dengan jari telunjuk saya  sehingga tidak harus merabara-raba terlebih dahulu.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Desain

Seluruh kombinasi ini membuat ZenFone Max Pro M2 sekilas terlihat familiar tetapi juga tidak terlihat terlalu mainstream. Apalagi lengkungan pada pinggirannya membuat smartphone ini lebih nyaman digenggam saat tidak menggunakan pelindung atau casing.

Untuk bagian depan, ASUS menghadirkan desain trendi yang sangat tahun 2018 sekali dengan notch serta layar penuh. Desain ini tentunya memungkinkan ZenFone Max Pro M2 mempunyai layar dengan bentang 6,3 inci dengan screen-to-body ratio mencapai 88% dalam bodi yang yang terasa seperti smartphone 5,5 inci.

Layarnya sendiri memiliki resolusi FHD+ 2280 x 1080 piksel serta cakupan 94% NTSC dan kecerahan 450 nits. Secara keseluruhan kualitas layarnya menurut saya cukup baik tetapi terasa kurang memuaskan. Memang layarnya punya tingkat kecerahan yang sangat baik, namun warna yang dihasilkan kurang tajam cenderung terlalu terang.

Menariknya, di ZenFone Max Pro M2 ini ASUS menggunakan pelindung layar Corning Gorilla Glass 6. Padahal pelindung layar Gorilla Glass versi terbaru ini masih jarang digunakan di ponsel yang dirilis di Indonesia. Dengan adanya pelindung layar ini, otomatis layar ZenFone Max Pro M2 lebih tahan goresan.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Desain2

Walaupun begitu layar ZenFone Max Pro M2 masih sangat nyaman untuk digunakan untuk bermain game maupun menonton film. Layarnya yang besar membuat lebih imersif khususnya saat bermain game yang membutuhkan kejelian.

Ditambah lagi dengan speaker yang menggelegar semakin membuat pengalaman multimedia menjadi lebih sempurna. Speakernya memang bukan stereo yang ada di dua sisi smartphone, namun berkat teknologi 5 magnet yang ASUS sematkan membuat audio yang dikeluarkan tetap jernih dan minim distorsi saat volume maksimal sekalipun.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Tray Slot

Satu lagi yang pastinya akan disukai oleh banyak pengguna merupakan tersedianya dua buah slot kartu SIM dan satu buah slot microSD yang dapat membaca hingga kapasitas 2TB.

Performa Tinggi tanpa Kompromi

Selain punya layar besar dan audio yang mantap untuk kebutuhan multimedia, ZenFone Max Pro M2 juga punya performa sangat tinggi untuk menemaninya. Chipset Snapdragon 660 besutan Qualcomm ini punya 8 inti Kryo 260 berkecepatan 1.95 Ghz serta GPU Adreno 512 untuk olah grafis dipercaya sebagai otaknya.

Snapdragon 660 sendiri mempunyai 11% performa lebih cepat serta 33% komputasi grafis lebih bertenaga dibandingkan Snapdragon 636. Apalagi ZenFone Max Pro M2 menggunakan stock Android yang secara umum lebih ringan dan cepat dibandingkan dengan tampilan antarmuka kustom seperti ZenUI.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Spec

Jadi dapat dipastikan kalau ZenFone Max Pro M2 akan punya performa lebih mumpuni dibandingkan pendahulunya ZenFone Max Pro M1, tetapi seberapa cepat?

Hasil dari beberapa benchmark memperlihatkan bahwa performa dari ZenFone Max Pro M2 memang lebih cepat sekitar 10-15%. Pada aplikasi AnTuTu, smartphone ini mendapatkan skor 127.441 sedangkan pada Geekbench merapi 1.478 poin untuk single-core dan 5.509 poin untuk multi-core. Angkat tersebut hampir di atas rata-rata Snapdragon 636 yang hanya sekitar 110.000 di tes AnTuTu.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Benchmark

Soal bermain game, saya bisa mengatakan kalau pada segmen ini ASUS ZenFone Max Pro M2 memang sangatlah memuaskan. Semua game yang saya coba bisa dijalankan dengan lancar dengan kualitas grafis tertinggi yang bisa dipilih. Baik itu game MOBA, fighting, racing atau lainnya dilibas dengan mudah oleh smartphone satu ini.

Game pertama yang saya coba tentu saja MOBA populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dan Arena of Valor. Pada kedua game ini saya dapat menggunakan pengaturan semaksimal mungkin termasuk mengaktifkan fitur High Frame Rate. Tidak pernah sekalipun saya mengalami lag, stutter, atau penurunan performa lainnya.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Mobile Legends

Selanjutnya saya coba bermain game PUBG Mobile dan Free Fire yang juga tengah digandrungi oleh anak muda saat ini. Keduanya sama-sama dapat berjalan pada grafis High dengan nyaman dan tentu saja bisa juga memilih framerate High jika menginginkan. Untuk PUBG Mobile, pengaturan grafis tertinggi yang bisa dipilih merupakan High saja belum mencapai HDR.

ASUS Zenfone Max Pro M2 PUBG Mobile

Hal yang sama juga saya rasakan saat bermain Tekken, Asphalt, maupun game terbaru lainnnya yang punya grafis detil dan penuh efek. Tidak ketinggalan Final Fantasy XV Pocket Edition yang terbilang cukup berat pun masih bisa dijalankan dengan lancar pada tingkat grafis tinggi. Setiap perintah sentuhan jari terasa sangat responsif yang pastinya akan sangat penting saat bermain game.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Gaming

Setelah mencoba seluruh game tersebut, maka saya bisa mengatakan kalau ASUS ZenFone Max Pro M2 merupakan perangkat yang sangat mumpuni untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan hiburan khususnya bagi para gamer yang menginginkan kualitas terbaik.

Ditambah lagi, ZenFone Max Pro M2 tidak menghasilkan panas yang berlebih. Selama saya bermain game dalam waktu cukup lama, saya hanya merasakan permukaan belakang cenderung hangat saja saat harus bekerja keras. Namun secara rata-rata smartphone terbilang bekerja cukup adem.

Baterai Tahan Seharian

Selain punya performa yang sangat tinggi, ASUS ZenFone Max Pro M2 mempunyai baterai besar untuk menemani kamu bermain game seharian. Di dalam bodi yang ramping dan ringan ini terdapat baterai berkapasitas 5.000 mAh sebagai sumber daya utama dalam keseharian.

Namun dengan digunakannya layar Full HD+ dan Snapdragon 660, apakah baterai tersebut sudah cukup? Melihat dari pengalaman saya menggunakan smartphone ini di keseharian, saya bisa mengatakan daya tahan baterainya sangat memuaskan.

Dalam pemakaian dunia nyata, ZenFone Max Pro M2 mampu bertahan dari jam 7 pagi hingga 11 malam dalam aktivitas yang terbilang intensif dalam satu hari mulai sering mengaktifkan aplikasi kamera, menonton dua buah film penuh, browsing internet, dan sesekali bermain game tanpa banyak jeda stand by. Di penghujung hari baterai masih tersisa 19% untuk digunakan.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Baterai Accu

Sama halnya saat saya mencoba untuk melakukan uji coba daya tahan baterai sintetis menggunakan aplikasi benchmark. ASUS ZenFone Max Pro M2 terlihat mampu bertahan selama 12 jam 40 menit pada tes PCMark dan 9 jam 14 menit dengan tingkat kecerahan 100% pada Geekbench.

ASUS Zenfone Max Pro M2 Baterais

Jadi bisa disimpulkan kalau smartphone satu ini mampu bertahan sangat lama dan pastinya sanggup melewati aktivitas sehari-hari dengan mudah. Oleh karena itu buat kamu yang sering bermain game atau berinternetan ria dalam waktu lama, tidak perlu khawatir untuk selalu butuh isi ulang daya baterai.

Untuk pengisian daya, ZenFone Max Pro M2 dilengkapi oleh kepala charger dengan arus sebesar 2 Ampere mengingat kapasitasnya yang memang besar. Oleh karena itu cukup wajar kalau saya harus menunggu sedikit lebih lama agar smartphone bisa terisi penuh dari 10%, yakni sekitar 2 jam 50 menit.

Satu hal yang menarik, baterai yang tersemat di dalam ZenFone Max Pro M2 dikatakan memiliki 12 teknologi keamanan termasuk pemutusan daya otomatis saat voltase melebihi batas maupun panas berlebih sehingga baterai akan menjadi lebih awet dan aman.

Teknologi ASUS ultra-dense battery juga memungkinkan smartphone tetap terasa ringan walaupun punya kapasitas baterai 5.000 mAh. Suatu hal yang perlu diacungi jempol karena biasanya smartphone dengan kapasitas seperti ini cukup membuat tangan pegal saat digunakan dalam waktu lama.

Oke untuk Fotografi

ASUS Zenfone Max Pro M2 Kamera

Walaupun ZenFone Max Pro M2 lebih difokuskan sebagai perangkat hiburan, kemampuan fotografinya terbilang lumayan baik. ASUS sepertinya telah belajar banyak dari produk-produk sebelumnya karena kali ini saya yakin kalau kamera dari smartphone ASUS mulai bisa bersaing ketat dengan kompetitor.

ASUS ZenFone Max Pro M2 sendiri dibekali dua kamera belakang, yakni lensa utama 12MP bersensor Sony IMX486 serta lensa sekunder 5MP untuk mendeteksi kedalaman. Selain itu juga ada kamera depan 13MP berapertur F2.0 untuk kebutuhan selfie.

ASUS juga membekali fitur Beauty agar hasil selfie terlihat lebih cantik. Ada tiga preset yang bisa digunakan, yakni Low, Mid, dan High tetapi menurut saya pribadi ketiga tingkatan tersebut tidak memberikan efek yang berbeda jauh.

Secara keseluruhan kamera belakang ZenFone Max Pro M2 mampu mengambil gambar dengan warna yang akurat dan mampu menangkap detil objek dengan baik saat kondisi cahaya optimal. Hasil foto juga memiliki dynamic range yang baik sehingga akan nampak jelas perbedaan warna di area gerap dan terang.

* Klik/sentuh masing-masing gambar untuk melihat resolusi aslinya

Max Pro M2 Kamera Belakang 1
Max Pro M2 Kamera Belakang 3

Untuk kemampuan foto lowlight, ASUS masih punya banyak ruang untuk meningkatkan lagi kualitasnya karena noise nampak terlihat jelas dan detil objek lebih kabur. Walaupun begitu hasil fotonya masih bisa menyampaikan apa yang diinginkan oleh pengguna dengan baik.

Max Pro M2 Kamera Belakang Lowligh 1
Max Pro M2 Kamera Belakang Lowlight 2

Tentu ini merupakan peningkatan yang perlu diacungi jempol dari smartphone ASUS generasi sebelumnya. Rasanya saya kini cukup pede untuk membagikan hasil kamera belakang dari Zenfone Max Pro M2 ini ke media sosial karena memang mampu menghasilkan foto yang terbilang mumpuni karena objek dapat terlihat jelas dan detil khususnya saat kondisi cahaya optimal.

Kamera belakang dari ZenFone Max Pro M2 juga bisa mengambil gambar foto dengan efek bokeh berkat kamera sekunder yang dapat mendeteksi ke dalaman sehingga dapat membedakan mana latar dan objek utama. Efek bokeh yang dihadirkan terbilang sudah cukup lumayan, namun masih terasa kurang natural dan deteksi pinggiran terkadang kurang baik saat memilih menggunakan efek maksimal.

Max Pro M2 Kamera Belakang Bokeh 1

Max Pro M2 Kamera Belakang Bokeh 2

Berbeda dengan kamera belakang, sayangnya saya belum bisa mengatakan hal yang sama untuk kamera depan dari ZenFone Max Pro M2. Secara keseluruhan kamera depannya sudah mampu mengambil foto dengan cukup baik, namun terlihat banyak post processing yang terlihat agresif dan terkadang cahaya latar punya ekposur lebih tinggi dari seharusnya. Begitu pula saat mengambil foto dalam kondisi lowlight, objek masih terlihat lebih buram dan kualitas foto cukup menurun.

Max Pro M2 Kamera Belakang Selfie 1
Max Pro M2 Kamera Belakang Selfie 2

Sistem Operasi Yang Minimalis

ZenFone Max Pro M2 sama seperti pendahulunya menggunakan sistem operasi stok Android ketimbang ZenUI besutan ASUS sendiri. Maka dari itu hanya ada fitur-fitur utama saja yang tersemat di dalamnya. Hal ini membuat smartphone bisa berjalan lebih ringan yang pastinya dapat memberikan performa lebih optimal.

Tentu saja ini merupakan hal yang positif bagi saya yang lebih senang menggunakan stok Android apalagi karena dapat menggunakan fitur-fitur secukupnya saja tanpa perlu banyak hal terpasang yang belum tentu juga digunakan secara berkala. Sistem operasi Android 8.1 Oreo ini memakan penyimpanan sekitar 10.2GB yang berarti masih tersisa sekitar 53.8GB yang bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi.

ASUS Zenfone Max Pro M2 OS

Tentunya dengan kinerjanya yang sangat tinggi, sistem operasi berjalan sangat mulus dan responsif ketika menavigasikan smartphone. Membuka maupun berpindah-pindah aplikasi pun masih terasa nyaman walaupun sudah banyak yang berjalan di belakang.

Soal keamanan, ZenFone Max Pro M2 menghadirkan sensor pindai jari dan wajah yang bisa dipilih. Kedua metode ini terbilang cukup cepat mulai dari proses mendeteksi hingga kunci smartphone terbuka. Hanya saja untuk deteksi wajah masih sebatas software sehingga akan kesulitan saat kondisi cahaya gelap.

Kesimpulan

Kalau kamu mencari perangkat multimedia terutama bermain game tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam, ASUS ZenFone Max Pro M2 rasanya pantas menjadi rekomendasi utama saya saat ini. Performa yang ditawarkan oleh smartphone ini mampu menjalankan segala game yang saya coba secara lancar dengan kualitas grafis tertinggi sekalipun.

Belum lagi daya tahannya yang lama berkat baterai besar berkapasitas 5.000 mAh membuat smartphone ini dapat digunakan seharian tanpa ragu atau khawatir butuh isi ulang daya di tengah hari. Layarnya yang besar juga akan semakin menambah kenyamanan kamu saat menikmati konten multimedia.

Memang ada beberapa hal yang masih bisa ditingkatkan lagi untuk membuat smartphone ini lebih sempurna seperti kamera selfie yang lebih tajam sehingga cocok digunakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Dengan begitu akan semakin banyak alasan kenapa harus memilih ZenFone Max Pro M2 ini.

Jadi ASUS ZenFone Max M2 sebenarnya pantas digunakan oleh siapa? Tentu saja yang paling utama adalah bagi kamu yang sering bermain game maupun yang ingin punya daya tahan baterai kuat. Selain itu juga cocok buat pengguna yang ingin punya perangkat seimbang tanpa rewel untuk digunakan dalam keseharian.

Kelebihan

+ Performa tinggi untuk game apa saja
+ Daya tahan baterai lama
+ Speaker yang oke punya
+ Layar besar dan luas
+ OS stok Android

Kekurangan

– Produksi warna layar yang kurang memuaskan
– Kualitas kamera selfie agak kurang

ASUS ZenFone Max Pro M2
  • Editor Rating
  • Rated 4.5 stars
  • 80%

  • ASUS ZenFone Max Pro M2
  • Diulas oleh:
  • Dirilis pada:
  • Terakhir diperbarui: Desember 13, 2018
  • Layar
    Editor: 80%
  • Performa
    Editor: 100%
  • Kamera
    Editor: 80%
  • Baterai
    Editor: 100%
  • Software
    Editor: 100%
  • Desain
    Editor: 80%

Tinggalkan Komentar

Tambahkan komentar