ASUS Zenbook DUO UX8407
Review Aksesoris dan Periferal

Review TT AIRFLEX V2 Ergochair – Kursi yang Nyaman Buat Kerja Seharian

Review TT AIRFLEX V2 Ergochair - Kursi yang Nyaman Buat Kerja Seharian

Review TT AIRFLEX V2 Ergochair
  • Rating
4

Kesimpulan

TT AIRFLEX V2 Ergochair merupakan kursi kerja ergonomis dengan desain simpel, material mesh yang membuat punggung tetap adem, serta sandaran punggung yang mengikuti kontur tulang belakang untuk menunjang kenyamanan bekerja seharian.

Yang Disukai

  • Desain simpel dan elegan
  • Sandaran punggung nyaman
  • Bantalan duduk tebal dan empuk
  • Material mesh bikin adem

Yang Tidak Disukai

  • Frame plastik mudah baret

Gadgetren – TTRacing selain menghadirkan kursi gaming juga memiliki kursi yang dirancang untuk para pekerja, salah satunya adalah TT AIRFLEX V2 Ergochair.

Kursi dengan material kain mesh ini tampil tidak neko-neko. Desainnya sederhana tetapi tetap terlihat menarik.

Ditambah lagi varian warna Falu Red yang saya gunakan memiliki warna merah yang tidak terlalu mencolok sehingga justru membuat tampilan kursi ini terlihat semakin elegan.

TT AIRFLEX V2 Ergochair

Sama kursi TTRacing Maxx Pro yang sudah saya ulas sebelumnya, kursi ini datang dalam kondisi belum dirakit. Namun proses perakitannya cukup mudah dan bisa saya selesaikan dalam waktu singkat tanpa kendala.

Semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk merakit kursi juga sudah tersedia di dalam paket mulai dari baut hingga kunci L. Jadi tidak perlu repot mencari perlengkapan tambahan.

Sandaran punggung kursi ini memiliki bentuk bergelombang yang mengikuti kontur tulang belakang. Saat badan saya bersandar di kursi ini, punggung terasa benar-benar nyaman dan saya tidak merasa perlu menambahkan bantalan tambahan.

TT AIRFLEX V2 Ergochair

Memang tidak ada sandaran kepala pada kursi ini. Namun bagi saya hal tersebut bukan masalah karena selama bekerja saya memang jarang menyandarkan kepala ke kursi, termasuk pada kursi lain yang biasa saya gunakan.

Tidak hanya sandaran punggungnya yang nyaman, bantalan duduk tebal dan sandaran tangannya terasa empuk dengan lapisan kain yang lembut saat disentuh.

Kombinasi tersebut membuat saya semakin nyaman ketika duduk di kursi ini. Selama menggunakannya untuk bekerja berjam-jam seharian, badan saya tidak terasa nyeri.

Berkat material kain mesh pada sandaran punggung, kursi ini juga tetap terasa adem saat digunakan di cuaca panas. Punggung pun tidak mudah berkeringat sehingga tetap terasa nyaman sepanjang hari.

TT AIRFLEX V2 Ergochair menyediakan beberapa kustomisasi untuk menyesuaikan posisi duduk sesuai keinginan. Tentunya ada tuas untuk menaikkan maupun menurunkan ketinggian kursi.

Tuas yang sama juga dapat digeser untuk membuat kursi menjadi miring dengan sudut kemiringan hingga 121°. Selain itu sandaran tangannya dapat dilipat ke atas ketika sedang tidak digunakan atau saat ingin lebih leluasa bergerak.

TT AIRFLEX V2 Ergochair

Roda kursinya mengusung model roda ganda yang terasa mulus saat digerakkan. Ukuran rodanya cukup besar sehingga seharusnya mampu menopang beban yang cukup berat.

Dengan desain yang sederhana namun ergonomis, TT AIRFLEX V2 Ergochair jelas ditujukan untuk para pekerja baik yang bekerja dari rumah maupun di kantor.

Material kain mesh pada bagian sandaran punggung membuat punggung tetap terasa adem sehingga cocok digunakan di negara tropis seperti Indonesia.

Ditambah bentuk sandaran punggung yang mengikuti lekukan tulang belakang serta bantalan duduk yang empuk, saya merasa nyaman menggunakan kursi ini untuk bekerja seharian.

TT AIRFLEX V2 Ergochair

Dengan harga jual sekitar Rp2,6 juta saat review ini dibuat, kursi ini memang tidak murah murah tetapi juga belum bisa dibilang mahal. Melihat kenyamanan yang ditawarkan, menurut saya TT AIRFLEX V2 Ergochair cukup worth it untuk dipertimbangkan.

Hal yang kurang saya suka dari kursi ini adalah bagian frame berbahan plastik keras yang cukup mudah terkena baret dan terlihat kotor. Sebagai alternatif, mungkin bisa memilih varian warna yang lebih cerah seperti Ashy Grey agar kotoran atau baret tidak terlalu terlihat.

ASUS Zenbook DUO UX8407

Tentang penulis

Firman Nugraha

Editor-in-Chief Gadgetren yang sudah belasan tahun berpengalaman di dunia teknologi khususnya handphone. Awalnya ia pernah menjadi developer aplikasi Android di Nexian dan kini terjun ke dunia media.

Tinggalkan Komentar