Gadgetren – Dengan peningkatan harga yang cukup terasa signifikan, Samsung Galaxy A08 kini seolah-olah mengambil alih posisi perangkat Samsung Galaxy A16 yang diluncurkan dua tahun sebelumnya.
Keduanya apalagi menawarkan kinerja yang hampir serupa dengan sama-sama mengandalkan lini keluarga MediaTek Helio G99. Walaupun sebagai penunjangnya, penggunaan chipset tersebut diikuti dengan sejumlah penyesuaian sesuai standar ponsel di masa sekarang.
Sayangnya dengan berbagai penyesuaian tersebut, bukan berarti Galaxy A08 terlihat semakin sempurna. Berbagai peningkatan yang diusung turut disertai dengan sejumlah pengurangan spesifikasi sehingga pengguna perlu mempertimbangkan secara cermat sebelum jika berencana memilih salah satu perangkat.
Perbedaan Samsung Galaxy A08 vs Samsung Galaxy A16
Membahas soal pengurangan spesifikasi, sektor layar menjadi salah satu bagian yang paling terasa. Keduanya memang memiliki ukuran yang sama tetapi Galaxy A16 sebelumnya menawarkan panel yang lebih memanjakan mata.

Seperti berbagai perangkat di lini utamanya, Galaxy A08 masih mengandalkan panel PLS LCD. Galaxy A16 yang seharusnya menempati satu tingkat di atasnya sudah memakai teknologi Super AMOLED.
Dengan panel Super AMOLED yang menawarkan kontras dan produksi warna lebih unggul, tampilan dari berbagai konten akan terlihat lebih memesona. Layar Galaxy A16 apalagi turut membawa dukungan resolusi yang lebih tinggi.
Samsung sebelumnya telah menyematkan panel yang mampu menampilkan gambar dengan resolusi hingga Full HD+ (2340 x 1080 piksel). Sementara untuk Galaxy A08, mereka hanya menggunakan layar HD+ (1600 x 720 piksel).
Pengurangan spesifikasi juga terlihat pada sektor kamera. Meskipun sama-sama mendukung pengambilan gambar hingga 50MP, lensa utamanya kini hanya ditemani dengan sensor kedalaman 2MP padahal Galaxy A16 sudah dikombinasikan bersama sensor Ultra wide 5MP dan Makro 2MP.

Samsung Galaxy A08
Begitu juga untuk kamera depan, resolusi pengambilan gambarnya turut mengalami penurunan. Galaxy A08 kini dibekali dengan sensor yang hanya mampu menangani hingga 8MP saat pendahulunya sampai 13MP.
Sama-sama mengusung MediaTek Helio G99, Galaxy A08 juga mempunyai konfigurasi RAM yang semakin terbatas selaras dengan kondisi di masa sekarang. Pengguna kini hanya akan menjumpainya dalam varian 4GB di mana turun dari sebelumnya sampai 8GB.
Penyesuaian memori tersebut turut disertai dengan ketersediaan penyimpanan yang ditawarkan. Meskipun keduanya membawa varian 128GB, Galaxy A08 memiliki konfigurasi mulai dari 64GB di mana absen dari Galaxy A16 yang sebelumnya justru menawarkan kapasitas hingga 256GB.
Untungnya sebagai ganti, Galaxy A08 membawa dukungan pemasangan kartu media eksternal yang semakin besar. Perangkat ini dapat menampung MicroSD hingga kapasitas 2TB sementara saudaranya hanya 1,5TB.

Samsung Galaxy A16
Slot kartu yang ditawarkan juga lebih terasa berguna karena sudah menyediakan dua tempat SIM dan MicroSD secara terpisah. Sedangkan untuk Galaxy A16, pengguna harus memilih salah satu di antara menggunakan nomor ganda atau ekspansi penyimpanan karena bersifat hibrida.
Peningkatan baterai juga menjadi aspek penting yang bisa dipertimbangkan oleh pengguna dalam memilih perangkat. Dengan kapasitas hingga 6.000mAh, Galaxy A08 bakalan mampu menyala secara lebih lama daripada Galaxy A16 yang hanya membawa penyimpanan daya sebesar 5.000mAh.
Menariknya dengan kapasitas baterai lebih besar, bobotnya terasa semakin ringan di mana berkurang dari 200 gram menjadi 197 gram. Bodinya hanya saja menjadi sedikit lebih tebal karena kini memiliki ketebalan sekitar 8,0mm dari sebelumnya hanya 7,9mm.
Bersama penyesuaian desain bodinya, ketahanan debu Galaxy A08 juga terlihat semakin meningkat. Perangkat ini sudah berhasil mengemas sertifikasi IP64 di mana satu tingkat lebih tinggi dibandingkan IP54 milik Galaxy A16.
Galaxy A08 di sisi lain juga kembali dilengkapi dengan Jack audio 3,5mm yang sebelumnya sudah tidak tersedia pada Galaxy A16. Hanya saja sebagai gantinya, pengguna tidak akan menemukan fitur NFC maupun sensor geomagnetik yang turut jadi andalan pendahulunya.



Tinggalkan Komentar