Gadgetren – Dari berbagai ponsel flagship terjangkau yang meluncur ke Indonesia, Xiaomi 17T Pro termasuk salah satu perangkat yang masih membawa spesifikasi cukup sepadan dengan harganya.
Perangkat besutan Xiaomi ini makanya bisa tetap menjadi pilihan ideal bagi mereka yang sedang mencari ponsel kelas flagship tanpa perlu merogoh saku terlalu dalam. Cukup dengan mengeluarkan biaya mulai dari Rp11.999.000, ponsel sudah bisa dibawa pulang.
Meskipun begitu, Xiaomi 17T Pro memang belum tentu cocok untuk semua orang. Kamu yang berminat meminangnya perlu terlebih dulu mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangan perangkat supaya makin yakin.
Kelebihan Xiaomi 17T Pro
1. Sistem Kamera yang Bisa Diandalkan
Sama seperti kebanyakan ponsel flagship buatan Xiaomi, sektor kamera turut menjadi salah satu keunggulan Xiaomi 17T Pro. Para pengguna sudah bisa mencicipi kecanggihan lensa optik Leica lewat perangkat ini.
Secara khusus, Xiaomi 17T Pro telah memakai lensa Leica Summilux yang menawarkan desain Leica UltraPure. Keunggulannya terletak pada penggunaan berbagai lapisan optik yang diklaim mampu menyempurnakan proses pengambilan gambar.
Pada kamera utama, perangkat ini juga sudah dibekali dengan Light Fusion 950 seperti halnya Xiaomi 17 yang menyasar pasar lebih tinggi. Sensor berukuran 1/1,31 inci tersebut menawarkan kemampuan pengambilan gambar yang mumpuni dengan resolusi hingga 50MP.

Kemampuan kamera Xiaomi 17T Pro makin lengkap dengan hadirnya lensa telefoto periskop yang mendukung fungsi pembesaran optik hingga 5x. Dengan resolusi hingga 50MP, pengguna dapat memakainya untuk menangkap obyek yang kecil atau berjarak jauh dengan mumpuni.
Disokong dengan teknologi ISZ, lensa telefoto yang disematkan pun mendukung pembesaran hingga 10x tanpa penurunan kualitas. Kameranya pun sanggup menangani hingga 120x dengan bantuan kecerdasan buatan.
Tidak hanya pengambilan foto, sistem kamera Xiaomi 17T Pro juga menawarkan kemampuan yang mumpuni untuk melakukan perekaman video. Perangkat dapat menangani hingga resolusi 8K @60fps atau 4K @120fps dengan lensa utamanya.
Lewat kolaborasi yang dilakukan, perangkat ini turut membawa pemrosesan gambar khas berbagai lensa milik Leica. Terdapat gaya fotografi Leica Authentic dan Leica Vibrant yang mampu menghasilkan warna autentik perusahaan optik tersebut.
2. Ketahanan Daya Maksimal
Xiaomi 17T Pro pun bisa menjadi opsi menarik bagi pengguna yang memerlukan sebuah ponsel dengan ketahanan daya mumpuni. Berkat penggunaan teknologi silikon-karbon, perangkat mempunyai baterai berkapasitas sangat besar.
Menawarkan kandungan silikon hingga 16%, kapasitas baterainya meningkat di mana kini menjadi 7.000mAh. Pengguna dapat menggunakan perangkat dalam waktu lama tanpa perlu berulang kali melakukan pengisian daya.
Hasil pengujian internal perusahaan bahkan menunjukkan bahwa Xiaomi 17T Pro dapat bertahan hingga 20,3 jam untuk penggunaan secara terus-menerus. Baterainya pun diklaim cukup untuk melakukan pemutaran video selama 30,7 jam atau perekaman sampai 9,5 jam.
Bukan hanya sebagai penunjang aktivitas harian, baterai Xiaomi 17T Pro menariknya juga membawa keandalan pemakaian yang tinggi. Baterainya diklaim mampu mempertahankan kapasitas lebih dari 80% setelah 1.600 siklus pengisian penuh.
Dengan kata lain, baterainya bisa digunakan secara optimal selama bertahun-tahun pemakaian. Pengguna tidak perlu khawatir kapasitas penyimpanan dayanya berkurang signifikan dalam waktu yang singkat.
3. Pengisian Daya yang Mumpuni
Uniknya, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengisi daya meski Xiaomi 17T Pro membawa baterai sangat besar. Perangkat ini turut dilengkapi dengan dukungan pengisian yang makin tinggi selaras peningkatan kapasitasnya.
Dalam hal ini, Xiaomi kini menyematkan teknologi 100W HyperCharge. Dukungan tersebut memungkinkan pengguna mengisi baterai perangkat hingga kapasitas penuh hanya dalam waktu sekitar 48 menit.
Dukungan yang dibawa Xiaomi 17T Pro di sisi lain juga tergolong cukup lengkap. Selain pengisian melalui kabel, pengguna sudah bisa menemukan fitur pengisian nirkabel selayaknya berbagai ponsel flagship.

Bahkan secara teknis, dukungan pengisian nirkabel milik perangkat ini sudah tergolong sangat cepat. Teknologi 50W Wireless HyperCharge yang menjadi andalannya diklaim mampu mengisi baterai hingga kapasitas 50% hanya dalam waktu 42 menit.
4. Layar Luas yang Jernih dan Tajam
Meneruskan jejak pendahulunya, Xiaomi 17T Pro kembali membawa dukungan layar yang memanjakan mata. Panel AMOLED miliknya bukan hanya sekadar berukuran luas tetapi juga mampu menghadirkan tampilan yang jernih dan tajam.
Layarnya secara teknis mampu menampilkan gambar hingga resolusi 1,5K (2772 x 1280 piksel). Oleh karena itu, berbagai macam konten tetap dapat terlihat mendetail meski ukuran panelnya membentang hingga seluas 6,83 inci.
Panel AMOLED yang digunakan pada perangkat ini apalagi juga mendukung tingkat kecerahan yang sangat tinggi. Dapat menangani hingga 3.500nit, layarnya bakalan mampu menampilkan gambar secara jelas di berbagai kondisi pencahayaan.
Bersama rentang kecerahan yang luas, layar Xiaomi 17T Pro juga menawarkan akurasi warna yang baik. Panelnya sudah terkalibrasi Delta E < 0,3 dan JNCD < 0,3 dengan kedalaman hingga 12bit.
Mendukung teknologi Dolby Vision maupun HDR10+ yang dirancang untuk mengoptimalkan tampilan warna dan kontras, layarnya bakalan mampu menayangkan berbagai konten HDR dengan gambar yang lebih memanjakan mata.
Yang membuatnya semakin menggoda, layar Xiaomi 17T Pro membawa dukungan refresh rate yang benar-benar sangat tinggi. Pengguna dapat memakainya untuk menampilkan konten dengan pengaturan animasi hingga 144Hz.

Tampilan animasi yang benar-benar halus dapat membuat konten terlihat lebih nyaman. Ditambah lagi, layar perangkat ini memang dirancang agar dapat digunakan dalam waktu lama tanpa membuat mata kelelahan.
Untuk memastikan layarnya bisa digunakan secara nyaman, Xiaomi 17T Pro mengemas berbagai sertifikasi dari TÜV Rheinland mulai dari perlindungan mata, cahaya biru rendah, bebas kedipan, dan penyesuaian ritme sirkadian.
5. Konfigurasi Mesin yang Menjanjikan
Selayaknya ponsel kelas flagship, kinerja Xiaomi 17T Pro tentunya sangat bisa diandalkan. Pengguna dapat memakai perangkat untuk menjalankan berbagai macam tugas secara lancar.
Dapur pacunya sudah menggunakan MediaTek Dimensity 9500 yang masih tergolong sangat baru. Chipset flagship bermanufaktur 3nm tersebut dapat berjalan dengan kecepatan hingga 4,21GHz.
Dimensity 9500 bukan hanya mempunyai basis inti berkecepatan tinggi. Chipset tersebut sudah memadukan arsitektur seri ARM C1 dengan pemroses grafis ARM Mali G1-Ultra serta pemroses neural MediaTek NPU 990.
Kinerjanya secara teknis sudah mampu bersaing dengan berbagai chipset flagship masa kini. Bahkan dalam uji laboratorium perusahaan, Xiaomi 17T Pro terbukti sanggup mengemas skor AnTuTu sangat tinggi di mana bisa mencapai lebih dari 3.570.000.
Chipset tersebut dikombinasikan bersama RAM LPDDR5x berkapasitas 12GB yang mendukung bandwidth hingga 9600Mbps. Xiaomi pun melengkapinya dengan penyimpanan UFS 4.1 yang tersedia dalam opsi 256GB dan 512GB.
Kekurangan Xiaomi 17T Pro
1. Kamera Ultrawide Jadi Catatan
Merangkum informasi dari berbagai media yang sempat mengulas kemampuan Xiaomi 17T, sektor kamera terlihat masih belum benar-benar sempurna. Beberapa pengulas tidak puas dengan lensa ultrawide yang disematkan.
Salah satunya dikarenakan lensa tambahan tersebut belum dilengkapi dengan fungsi autofocus. Artinya, pengguna tidak dapat memakainya untuk melakukan pemotretan gambar secara close-up.
Selain itu, resolusi pengambilan gambar dari lensa tersebut juga paling rendah di antara kamera yang dibawa. Xiaomi hanya menyematkan sensor yang mampu menangani sampai 12MP saja.


Tinggalkan Komentar