ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA
Berita Smartphone

Samsung Kuasai Pasar Smartphone Awal 2026, Honor Catat Pertumbuhan Paling Tajam

Ilustrasi Gadgetren Toko Erafone

Gadgetren – International Data Corporation (IDC) telah merilis laporan mengenai pengapalan ponsel pintar secara global untuk Kuartal 1 Tahun 2026.

Laporan dari IDC tersebut memperlihatkan bahwa telah terjadi penurunan pengapalan mencapai 4,1% year-over-year (YoY) dengan total mencapai 289,7 juta unit.

Penurunan ini akhirnya mematahkan perkembangan pasar ponsel pintar yang sebelumnya terus meningkat selama 10 kuartal secara terus menerus. Salah satu penyebabnya merupakan isu pasokan memori yang terbatas dan harga yang semakin naik.

Keterbatasan memori membuat para perusahaan harus mengurangi pengapalan di atas harga komponen yang juga meningkat sehingga membuat harga perangkat menjadi lebih mahal. Bahkan pada beberapa pasar berkembang memperlihatkan perbedaan harga mencapai 40-50% lebih mahal.

Pada Kuartal 1 Tahun 2026, Samsung dan Apple masih merajai pasar ponsel pintar yang mana keduanya menjadi produsen yang masih mencatatkan pertumbuhan YoY akibat menawarkan perangkat yang fokus di kelas premium.

Samsung mencatatkan peningkatan pengapalan mencapai 3,6% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Khususnya pada lini Ultra yang konsisten dalam hal harga. Menariknya, Galaxy A Series sebagai lini kelas menengah disebut mengisi kekosongan saat Galaxy S26 Series telat datang.

Sementara untuk Apple menikmati pertumbuhan 3,3 YoY lewat iPhone 17 Series yang cukup laku di pasaran dengan permintaan yang terus kuat. Peringkat selanjutnya ditempati oleh Xiaomi, OPPO, dan vivo secara berurutan.

Laporan Pengapalan Ponsel IDC 1Q26

Menariknya di luar lima besar tersebut, Honor mencatat peningkatan pengapalan tertinggi hingga 24% dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan fokus mereka pada ekspansi di berbagai negara.

Walaupun pengapalan perangkat secara menyeluruh tergolong menurun, namun para perusahaan tersebut terlihat akan meningkatkan harga jual akibat biaya yang terus meningkat khususnya segment memori yang diperkirakan baru akan stabil pada tahun 2027.

Anthony Scarsella selaku Research Director for Mobile Phones, IDC mengatakan bahwa penurunan sebanyak 4% ini merupakan permulaan dari apa yang akan datang saat kondisi produksi memori yang mengalami isu akan semakin memanas seluruh segmen.

Dengan kondisi yang mempengaruhi seluruh perusahaan ponsel pintar, strategi pun akan mengalami perubahan. Untuk saat ini Samsung dan Apple memanfaatkan dominasinya di kategori ponsel premium dan sementara untuk perusahaan lain berusaha untuk menyesuaikan harga.

Tentunya hal ini juga akan menjadi tantangan untuk wilayah Asia dikarenakan segmen ponsel kelas bawah akan turut mengalami peningkatan harga yang mana membuat pengguna akan lebih mempertimbangkan apa yang ditawarkan.

ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA

Tentang penulis

Fauzi Rasyad

Editor Gadgetren yang telah berkecimpung sebagai penulis seputar teknologi sejak tahun 2015. Dunia komputer hingga smartphone sudah cukup lama ia geluti karena memang tertarik melihat perkembangan teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun.

Tinggalkan Komentar