ASUS Zenbook 14 OLED UM3406
Tablet

9 Kelebihan dan Kekurangan POCO Pad, Tablet Besar yang Terjangkau!

Kelebihan dan Kekurangan POCO Pad - Header

Gadgetren – POCO memboyong tablet pertama mereka ke Indonesia. Bernama POCO Pad, perangkat tersebut sudah bisa dibeli melalui berbagai saluran penjualan milik Xiaomi baik itu daring maupun luring.

Perangkat tersebut dapat menjadi pilihan menarik bagi kita yang memerlukan tablet mumpuni untuk menjalani rutinitas sehari-hari. POCO Pad mengemas spesifikasi dan berbagai dukungan menarik meskipun harganya relatif terjangkau.

Hadir dalam satu varian memori, POCO Pad dibanderol dengan harga Rp3.999.000. Kita dapat mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangan dari perangkat tersebut terlebih dulu apabila masih ragu-ragu untuk meminangnya.

Kelebihan POCO Pad

1. Layar Luas dan Menarik

Secara khusus, POCO Pad termasuk salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan saat kita memerlukan tablet dengan layar berukuran besar. Perangkat tersebut mempunyai panel yang membentang luas sebagai salah satu keunggulan.

Layar perangkat tersebut membentang hingga seluas 12,1 inci. Terkonfigurasi dengan resolusi gambar maksimal sampai 2,5K (2560 x 1600 piksel), POCO Pad sudah cukup mumpuni untuk menampilkan konten-konten secara jelas dan tajam.

Selama pengaturan konten yang ditampilkan mendukung, animasinya pun akan terlihat sangat mulus. Layar POCO Pad mempunyai dukungan refresh rate adaptif yang dapat menangani mulai dari 30Hz hingga 120Hz sesuai dengan konten apa yang ditampilkan.

Sebagai sebuah ponsel yang mengedepankan layar berukuran besar, POCO Pad juga sudah mengemas sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk Rendah Cahaya Biru, Bebas Kedipan, dan Penyesuaian Ritme Sirkadian. Dukungan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan penglihatan saat pemakaian khususnya dalam waktu yang lama.

Yang tak kalah menarik, layar luas POCO Pad secara teknis sudah tahan terhadap benturan maupun goresan dari benda-benda lain. Perangkat tersebut dilengkapi dengan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 3 yang sudah teruji keandalannya sehingga bisa lebih bebas khawatir.

2. Kinerja Mumpuni

Meskipun dibanderol lumayan terjangkau, kemampuan POCO Pad tak boleh dipandang sebelah mata. Perangkat tersebut mempunyai dapur pacu cukup bertenaga yang mampu menangani berbagai macam aktivitas dengan lancar.

Dapur pacu POCO Pad menggunakan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2. Chipset bermanufaktur 4nm ini dikembangkan berdasarkan arsitektur ARM Cortex-A78 dan Cortex-A55 dengan kecepatan maksimal sampai 2,4GHz.

Di atas kertas, chipset menengah ini mempunyai kinerja yang cukup memadai untuk menangani tugas dari ringan hingga berat sekalipun. Terbukti dari skor pengujian AnTuTu yang dilakukan oleh laboratorium internal POCO di mana mampu menembus hingga 620.709.

Dengan skor pengujian yang lumayan tinggi, POCO Pad tentunya dapat digunakan untuk menjalani berbagai aktivitas dengan lancar. Kita dapat memakainya untuk sekadar menikmati konten hiburan, bekerja, hingga bermain game tanpa khawatir.

3. Memori Berkapasitas Besar

Ditambah lagi, konfigurasi memori yang digunakan oleh Pihak POCO ke dalam perangkat tersebut juga tergolong sangat baik. RAM dan penyimpanan cukup besar untuk menampung berbagai jenis data aplikasi, sistem, maupun pengguna.

Dalam hal ini, perangkat tersebut mempunyai varian RAM tunggal berkapasitas hingga 8GB. Kita secara teknis sudah dapat memakainya untuk menjalankan aplikasi atau melakukan multitasking dengan lancar tanpa hambatan.

Sementara untuk penyimpanannya, perangkat tersebut dilengkapi dengan media internal UFS 2.2 berkapasitas 256GB. Masih tersedia juga dukungan untuk memasang kartu MicroSD yang mendukung sampai 1,5TB yang mana lebih besar dari kebanyakan perangkat yang biasanya hanya sampai 1TB saja.

4. Baterai Tahan Lama

Selaras dengan bodinya yang lebar, POCO Pad mengemas baterai berkapasitas sangat besar. Perangkat tersebut siap diajak beraktivitas dalam kurun waktu lama tanpa perlu terlalu sering terhubung dengan pengisi daya.

Baterai perangkat tersebut di atas kertas berkapasitas sebesar 10.000mAh. Dalam klaimnya, sudah cukup untuk memutar tayangan video daring hingga selama 16 jam atau menghadirkan waktu membaca hingga 18 jam.

Menemani baterainya yang besar, POCO Pad untungnya dilengkapi dengan pengisian cepat yang dapat mempersingkat proses mengisi daya. Perangkat tersebut dalam hal ini sudah mengadopsi teknologi 33W Fast Charging.

5. Ekosistem HyperOS yang Nyaman

Sama seperti kebanyakan ponsel buatan POCO yang baru, POCO Pad juga menjalankan antarmuka sistem HyperOS yang dikembangkan berdasarkan Android 14. Perangkat tersebut makanya mendukung berbagai fungsi interkonektivitas dengan perangkat Xiaomi lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan POCO Pad - Xiaomi HyperOS

Salah satunya, perangkat tersebut mempunyai fitur bernama Home screen+. Fungsinya untuk menampilkan hingga mengoperasikan ponsel di layar POCO Pad dengan menggunakan akun yang sama. Kita dapat memakainya untuk menerima pesan, menerima panggilan, hingga berbagi data secara instan.

Fungsi Shared clipboard juga hadir dalam POCO Pad. Fitur ini memungkinkan kita menyalin lalu menempel teks atau gambar pada perangkat berbeda secara mulus seolah-olah memakai perangkat yang sama.

Berbekal antarmuka HyperOS, POCO Pad juga menghadirkan aplikasi Note lintas perangkat yang memungkinkan tablet mengakses kamera ponsel secara langsung untuk membuat sebuah catatan.

Tidak ketinggalan, POCO Pad juga dilengkapi dengan fungsi Network sync. Kita bisa memakainya untuk menghubungkan perangkat tersebut dengan koneksi hotspot dari ponsel secara lebih praktis.

HyperOS yang digunakan oleh POCO pada perangkat tersebut di sisi lain cukup menarik. Berbeda dari sistem yang digunakan kebanyakan ponsel Xiaomi, antarmuka pada POCO Pad terkesan lebih bersih karena mempunyai bloatware yang sangat sedikit.

6. Fitur Multi Media Lengkap

Fitur multimedia yang disematkan ke POCO Pad juga lengkap. Perangkat tersebut bakalan cocok bagi kita yang sedang menginginkan sebuah tablet untuk menikmati hiburan seperti mendengarkan musik hingga menonton video.

Untuk keperluan menonton video, perangkat tersebut misalnya sudah dilengkapi dengan teknologi Dolby Vision. Dukungan satu ini memungkinkan POCO Pad menghasilkan tayangan gambar yang terlihat lebih natural.

Pada bagian audio, POCO Pad didukung oleh teknologi Dolby Atmos. Keempat speaker yang ditanamkan ke dalam perangkat tersebut makanya bisa memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih menyenangkan.

Selain itu, kita juga tidak perlu mengeluarkan lebih banyak uang untuk mendengarkan suara melalui headset atau headphone selama kita sudah memiliki salah satunya. Ini karena perangkat tersebut masih dilengkapi dengan jack audio 3,5mm.

Kekurangan POCO Pad

1. Keyboard dan Smart Pen Dijual Terpisah

POCO Pad hadir dengan dukungan aksesori tambahan berupa POCO Smart Pen dan POCO Pad Keyboard. Keduanya memungkinkan kita melakukan berbagai pekerjaan profesional secara lebih mudah.

Sayangnya, kedua aksesori ini tidak termasuk dalam paket penjualan POCO Pad. Harga dari keduanya apalagi juga tergolong relatif mahal di mana masing-masing baru bisa dibawa pulang dengan mengeluarkan dana sebesar Rp699.000.

2. Tidak Punya Versi Seluler

Jika ingin mengandalkan jaringan seluler untuk beraktivitas, kita kemungkinan perlu mempertimbangkan tablet yang lain. POCO Pad soalnya hanya hadir dalam model WiFi sehingga koneksinya harus bergantung pada perangkat lain.

3. Kamera Biasa Saja

Menawarkan lensa beresolusi 8MP untuk kamera depan dan belakangnya, POCO Pad tentunya bukan pilihan tepat apabila memerlukan tablet yang mumpuni untuk kebutuhan fotografi.

Konfigurasi kamera seperti ini memang sudah cukup untuk kebutuhan seperti konferensi atau panggilan video. Kita juga sudah dapat mengandalkannya untuk mengabadikan aktivitas sehari-hari walaupun dalam resolusi gambar yang terbatas.

ASUS Zenfone 11 Ultra

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.