Mading

Mengenal Fitur Hi-res Audio yang Bisa Bikin Musik Semakin Asyik

Mengenal Fitur Hi-res Audio - Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Gadgetren – Mendengarkan musik yang disukai sekarang bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis perangkat mulai dari pemutar khusus, komputer, tablet, hingga handphone sekalipun.

Hanya saja tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas yang dihasilkan tentu akan berbeda-beda. Masing-masing perangkat mempunyai peranti lunak maupun keras khusus dengan dukungan audio yang berlainan satu sama lain.

Untuk mendapatkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih baik, kita makanya perlu memilih perangkat yang tepat. Salah satu di antaranya bisa dilihat berdasarkan dukungan Hi-res Audio yang dibawanya.

Mengenal Apa Itu Fitur Hi-res Audio?

Bagi kamu yang belum tahu, Hi-res Audio berasal dari kata High-resolution Audio. Umumnya merujuk kepada proses atau format digital yang mampu memproduksi suara dengan tingkat pengambilan sampel lebih tinggi ketimbang CD (Compact Disc).

Sebuah berkas atau perangkat bisa dikatakan mendukung Hi-res Audio jika bisa memutar musik dengan frekuensi sampling lebih dari 44,1kHz dan kedalaman bit lebih dari 16-bit. Namun yang paling umum biasanya diatur pada 96kHz/24-bit atau 192kHz/24-bit.

Dengan tingkat pengambilan sampel yang lebih tinggi, data audio yang bisa ditangani akan menjadi lebih banyak. Susunan kurva dari sinyal digitalnya pun bisa semakin rapat sehingga akan semakin mendekati bentuk aslinya yang notabene masih analog.

Sederhananya, suara yang dihasilkan akan terdengar lebih bagus karena data yang terpangkas hanya sedikit. Kualitasnya akan menyerupai apa yang dikerjakan oleh musisi, teknisi, maupun produser saat mengerjakan rekamannya.

Hi-res Audio sendiri mendukung berbagai macam format. Kita di antaranya bisa menjumpainya dalam FLAC, ALAC, WAV, AIFF, DSD, maupun Super Audio Compact Discs (SACD). Namun untuk memutarnya, kita tetap memerlukan berkas dan perangkat yang sesuai.

Penelitian mengenai Hi-res Audio sendiri sudah dimulai sejak Tahun 1980 sementara konten-kontennya baru bisa tersedia di pasaran pada Tahun 1996. Sekarang kita bisa menjumpainya sebagai salah satu fitur pada berbagai macam perangkat termasuk handphone.

Beberapa handphone yang mendukung fitur ini termasuk di antaranya meliputi Xiaomi 12 series, POCO F4, Redmi Note 11 series, vivo v25 series, vivo x80 series, Vivo T1 Pro 5G, realme GT Neo 3T series, hingga realme 9 Pro+ series.

Tinggalkan Komentar