Aplikasi Berita

Gogoro Smartscooter Siap Menyapa Jakarta Lewat Layanan GoRide dari Gojek

Kolaborasi-Gojek-X-Gogoro.

Gadgetren – Gojek secara resmi telah menggandeng Gogoro, sebuah perusahaan teknologi yang menyediakan ekosistem baterai swap setelah sebelumnya memastikan akan menghadirkan inovasi baru lewat kendaraan listrik roda dua.

Disampaikan oleh pihak Gojek kepada tim Gadgetren melalui keterangan tertulis, adapun bentuk kolaborasi antara Gojek sebagai anak perusahaan GoTo Group bersama dengan Gogoro mencakup dua hal utama.

Pertama, investasi GoTo Group di Gogoro melalui skema Private Investment in Public Equity (PIPE). Kedua, kerja sama antara tiga pihak meliputi Gojek, Gogoro, dan Pertamina tertuang melalui skema percontohan baterai swap dan uji coba kendaraan Gogoro Smartscooter di Jakarta.

Lewat kolaborasi ini, Gojek dan Gogoro juga akan melakukan uji coba dengan menyediakan 250 Gogoro Smartscooter dan empat stasiun baterai swap GoStation yang berlokasi di SPBU Pertamina, Jakarta.

Ke depannya, kedua perusahaan juga akan meningkatkan uji coba menjadi 5.000 kendaraan listrik roda dua dan mendirikan lebih banyak stasiun baterai swap. Selain memberikan inovasi layanan, uji coba Gojek dan Gogoro juga sejalan dengan upaya Gojek untuk mengurangi jejak karbon di Jakarta.

Ekosistem Gogoro sendiri telah diakui oleh Guidehouse Insights sebagai perusahaan yang berpengalaman karena telah memproduksi platform baterai swap yang diklaim sangat efisien untuk kendaraan ringan perkotaan.

Gogoro

Kevin Aluwi selaku Co-Founder dan CEO Gojek mengungkapkan bahwa kemitraan antara Gojek dan Gogoro merupakan upaya menyatukan dua perusahaan dengan visi dan pemikiran yang sama untuk pengadopsian kendaraan listrik sebagai pilihan moda transportasi di Indonesia.

“Dengan menggabungkan jangkauan luas Gojek di Indonesia serta kemampuan Gogoro, kami dapat mempercepat perubahan dan berbagi manfaat kendaraan listrik kepada lebih banyak mitra driver dan konsumen. Ini merupakan langkah nyata Gojek untuk menjadi platform karbon-netral dan mentransisi 100% kendaraan listrik roda dua di tahun 2030,” ujar Kevin.

Sementara itu, Horace Luke selaku pendiri dan CEO Gogoro mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar di Indonesia dan seluruh dunia adalah upaya mengubah moda transportasi perkotaan ke generasi baru dengan memanfaatkan kendaraan listrik roda dua yang diakses dan diterima oleh masyarakat luas.

“Baterai swap dari Gogoro merupakan inovasi terkini pada pengisian bahan bakar listrik. Kami menghadirkan platform terbuka untuk mendukung produsen kendaraan roda dua dalam memperkenalkan kendaraan listrik yang dapat melakukan pengisian bahan bakar secara cepat, aman, dan mudah digunakan,” tutup Horace.

Tinggalkan Komentar