ASUS TUF Gaming F15
Berita Tekno

Siap Masuk Indonesia, Xiaomi x Qualcomm Beberkan Fitur Andalan Snapdragon 888

Qualcomm Snapdragon 888

Gadgetren – Dalam waktu dekat, Xiaomi dikabarkan akan segera memboyong handphone terbaru dengan chipset Qualcomm Snapdragon 888.

Hal tersebut disampaikan oleh Stephanie Sicilia selaku Head of Public Relations Xiaomi Indonesia. Ia memastikan bahwa pihaknya akan segera menghadirkan handphone dengan Snapdragon 888. Namun terkait tipe dan model produknya, ia belum bisa mengungkapkannya lebih detail.

“Kami akan memberitahukan kepada teman-teman soal tanggal peluncuran inovasi produk yang akan menggunakan chipset ini. Nantikan kabar terbaru dari kami ya,” ujarnya kepada tim Gadgetren.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Dominikus Susanto selaku Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Snapdragon 888 mempunyai sejumlah kenaikan performa dan efisiensi daya hingga 25% dibandingkan generasi sebelumnya.

“Chipset dengan fabrikasi 5nm ini menawarkan pengalaman bermain dan kamera yang jauh lebih canggih, begitu pula algoritma kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence lebih kompleks,” terangnya.

Lebih jauh, Dominikus menerangkan bahwa Snapdragon 888 dibangun melalui arsitektur terbaru yang terdiri dari 8 buah core dimana terbagi ke dalam 3 cluster. Cluster pertama merupakan CPU ARM Cortex-X1 Prime dengan kecepatan maksimal 2.84GHz yang mampu menanggung tugas berat perangkat.

Cluster kedua ialah ARM Cortex-A78 yang mendukung berbagai jenis pekerjaan multitasking handphone sehingga pengguna akan berselancar dengan ringan dan mudah untuk menggulir layar hingga membaca. Cluster kedua ini memiliki kecepatan maksimal 2.4GHz.

Qualcomm-Snapdragon-888-Arsitektur-Baru

Cluster ketiga terdapat empat inti yang dirancang untuk dapat menjalankan semua tugas di atas dengan menawarkan performa yang kencang sekaligus irit. Pada cluster ketiga, kecepatan maksimalnya hingga 1.8GHz.

Untuk mendukung olah grafis, Snapdragon 888 telah dipadukan dengan GPU Qualcomm Adreno 660. GPU tersebut, menurut Dominikus dapat memberikan kecepatan rendering grafis hingga 35% dan 20% menghadirkan efisiensi daya.

Soal konektivitas, Snapdragon 888 menyuguhkan teknologi Snapdragon X60 Modern-RF System dengan koneksi generasi ketiga mmWave sub6, menjangkau jaringan 5G FDD dan TDD, serta memiliki kecepatan maksimal hingga 7.5 Gps DL dan 3 Gpbs UL.

Qualcomm-Snapdragon-Adreno-660

Koneksi internet pada WiFi telah dibekali  teknologi Qualcomm FastConnect 6900 System dengan versi WiFi 6 dan WiFi 6E dengan kecepatan maksimal 6GHz, serta dukungan 4K QAM, 160MHz channels, 4-stream DBS, Bluetooth 5.2, dual antena, dan premium audio.

Berkat hadirnya Qualcomm Spectre 580 ISP yang mempunyai tiga ISP sekaligus di dalamnya, handphone yang menggunakan chipset Snapdragon 888 dijanjikan Dominikus dapat melakukan proses foto maupun video dengan beragam fitur dan filter lebih cepat.

Pada pengambilan foto dapat mempercepat hingga 35% dibandingkan generasi sebelumnya dengan 2.7 Gigapiksel per detik dimana pada Snapdragon 865 hanya 2 Gigapiksel per detik. Bahkan dalam kondisi kekurangan cahaya, Snapdragon 888 dipercaya mampu memotret momen gambar hanya dengan cahaya bulan pada .1 Lux. Selain mendukung format foto JPEG, Snapdragon 888 juga menyediakan format 10-bit HDR HEIF.

Qualcomm-Snapdragon-10-bit-HDR-HEIF-Photo-Capture

Bagaimana dengan gaming? Dominikus mengungkapkan bahwa telah membawa peningkatan untuk waktu respon sentuhan dimana disebutkan pada 120fps meningkat 10%, 90% meningkat 15%, dan 60 fps meningkat 20%. Fitur Variable Rate Shading untuk menyokong performa gaming dipastikan Dominikus akan menghemat energi penggunaan.

Sementara untuk teknologi Al yang disertakan menggunakan Qualcomm Al Engine generasi ke-6 dengan akselerator Qualcomm Hexagon 780. Kombinasi keduanya akan memberikan performa sebanyak 3x per watt, 26 TOPS, dan juga telah dilengkapi Qualcomm Sensing Hub generasi kedua.

Tentang penulis

Ageng Wuri

Reporter Gadgetren yang aktif menulis seputar berita terbaru di dunia smartphone, tablet, IoT, laptop, hingga peralatan elektronik rumahan.

Tinggalkan Komentar