Review Smartphone

Review Redmi 9C – Beneran Jagoan Kamera Kece?

Review Redmi 9C Header

Gadgetren – Xiaomi telah menghadirkan berbagai jajaran baru #GengJawara. Salah satu handphone yang punya harga lebih terjangkau adalah Redmi 9C.

Redmi 9C yang membawa tagline “Jagoannya Kamera Kece” menyasar kelas entry-level khususnya kalangan anak muda dengan menawarkan Triple Camera AI, baterai besar, dan dapur pacu mumpuni.

Hadir di segmen yang bisa dikatakan sangat kompetitif, apakah Redmi 9C mampu bersaing dengan yang lain? Berikut ini ulasannya.

Review Redmi 9C
  • Layar - 8/10
    8/10
  • Performa - 7/10
    7/10
  • Kamera - 7/10
    7/10
  • Baterai - 8/10
    8/10
  • Software - 6/10
    6/10
  • Desain - 7/10
    7/10
7.2/10

Summary

Redmi 9C patut untuk diperhitungkan bagi kamu yang mencari handphone di kisaran Rp 1,5 jutaan karena mampu memberikan kualitas baik untuk harganya. Namun ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan jika memang ingin memilihnya.

Pros

  • Baterai tahan lama
  • Desain yang lebih trendi
  • Gaming lancar
  • Tidak cepat panas

Cons

  • Nagivasi UI kurang nyaman
  • Fotografi malam masih banyak noise

Review Redmi 9C Bagian Belakang

Redmi 9C hadir dengan desain yang modern dan lebih trendi melalui pilihan warna Sunrise Orange, Midnight Gray, dan Twilight Blue. Untuk varian yang saya ulas kali ini merupakan Twilight Blue yang terlihat segar berkat balutan warna yang mengingatkan terhadap birunya lautan.

Pada bagian depan terdapat layar penuh berukuran 6,53 inci yang mempunyai desain Dot Drop dengan notch berbentuk tetesan air di atasnya. Seperti handphone lain di kelasnya, bezel di bagian dagu masih tetap lebih tebal dibandingkan sisi lainnya.

Review Redmi 9C Layar

Layarnya yang berukuran besar membuat browsing media sosial maupun bermain game menjadi lebih nyaman karena terasa lebih luas. Sementara resolusi HD+ 1600×720 piksel sudah cukup untuk memberikan visual yang nyaman di mata dan masih terlihat jelas di bawah terik matahari, tegantung konten yang ditampilkan.

Speaker yang menemani juga menghasilkan audio yang sudah mencukupi, namun bukan sesuatu yang luar biasa. Bersamaan dengan itu, di samping kiri terdapat dua slot kartu SIM dan satu slot microSD serta tombol Volume dan Power di samping kanan. Untuk 3,5mm audio jack disematkan di bagian atas dan microUSB di bagian bawah.

Review Redmi 9C Port

Beralih ke bagian belakangnya, Redmi 9C menyajikan permukaan berbahan plastik yang punya tekstur gerutan halus sehingga bekas sidik jari jadi sulit menempel dan handphone selalu tampak seperti baru. Selain itu terdapat logo Redmi dan tulisan AI Camera yang menghiasi bagian belakangnya.

Tidak ketinggalan juga terdapat sensor pemindai jari yang diletakkan di posisi yang pas dengan posisi jari telunjuk ketika bersandar agar dapat diakses dengan lebih mudah.

Review Redmi 9C Sensor Pemindai Jari

Saya cukup menyukai tekstur belakang yang Xiaomi hadirkan pada Redmi 9C karena membuatnya terlihat tidak membosankan sekaligus lebih nyaman untuk digenggam karena tidak licin. Modul kamera yang berisi tiga lensa dan satu LED Flash juga memberikan kesan kalau ini bukan handphone murahan.

Modul kamera tersebut berisikan lensa utama 13MP, lensa makro 2MP, dan lensa kedalaman 2MP yang dipercaya dapat memberikan foto berkualitas ketika pengguna ingin mengabadikan momen penting.

Lensa kedalaman dihadirkan untuk memberikan efek bokeh yang lebih baik sementara lensa makro memungkinkan pengambilan foto dari jarak jauh lebih dekat. Xiaomi pun memberikan sentuhan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan agar hasil foto menjadi lebih optimal.

Redmi 9C Kamera Belakang Robot

Redmi 9C Kamera Belakang Kucing

Redmi 9C Kamera Belakang Masjid

Redmi 9C Kamera Belakang Bunga

Redmi 9C Kamera Belakang Lampu

Redmi 9C Kamera Belakang Mobil

Redmi 9C Kamera Belakang Portrait

Redmi 9C Kamera Belakang Malam

Redmi 9C mampu menghasilkan foto yang cukup bagus dalam keadaan cahaya optimal. Detail dapat terlihat dengan baik dan reproduksi warnanya cukup oke walaupun sedikit gelap dari aslinya. Menariknya, kamera belakang Redmi 9C bisa menangkap langit yang menjadi sumber backlight secara cukup baik tanpa mengurangi kecerahan obyek yang menjadi fokus.

Namun, mode Portrait sayangnya masih belum menghasilkan efek bokeh yang optimal walaupun sudah ditemani lensa kedalaman. Sementara untuk foto malam hari masih terlihat banyak noise, namun hasil fotonya cukup terang dan sangat bisa dimaklumi.

Redmi 9C Kamera Belakang Makro

Sama seperti kebanyakan handphone lainnya di kelas ini yang menawarkan lensa makro, foto yang dihasilkan memiliki detail yang sedikit buram akibat ukuran resolusinya yang hanya 2MP. Walaupun begitu, foto makro dari Redmi 9C tergolong lebih baik untuk kelasnya karena tidak memproduksi efek mengganggu dan terlihat jelas.

Redmi 9C Kamera Depan AutoAuto

Redmi 9C Kamera Depan PortraitPortrait

Membawa kamera depan 5MP, foto selfie yang dihasilkan terbilang sudah mencukupi untuk diunggah ke media sosial dengan detail jelas dan warna akurat. Hanya saja efek bokeh pada mode Portrait masih sedikit kurang rapi karena masih belum-belum pas memotong pinggiran subyek.

Untuk menunjang segala aktivitas yang dilakukan, Redmi 9C memiliki dapur pacu yang ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G35 Octa-Core yang diproduksi melalui fabrikasi 12nm dengan kecepatan hingga 2,3GHz dan GPU PowerVR8320.

Menemani chipset tersebut terdapat RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB untuk kebutuhan aplikasi masa kini. Redmi 9C sendiri di Indonesia sebenarnya hadir dengan varian RAM 3GB + ROM 32GB dan RAM 4GB + ROM 64GB.

Namun unit produk yang tim Gadgetren terima merupakan varian global dengan RAM 2GB. Performa yang diberikan secara keseluruhan seharusnya tidak berbeda jauh, di samping kemampuan multitasking yang sedikit lebih terbatas.

Review Redmi 9C Benchmark

Dengan membawa spesifikasi tersebut, Redmi 9C berhasil membawa pulang skor AnTuTu mencapai 97.176 poin sementara pada Geekbench 5 mendapatkan 149 poin untuk Single-Core dan 514 poin untuk Multi-Core.

Angkat tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Redmi 9A yang tim Gadgetren sudah ulas sebelumnya, namun sedikit di bawah realme C11 dengan skor AnTuTu terpaut 3.000 poin pada konfigurasi spesifikasi yang kurang lebih serupa.

Namun, skor AnTuTu bukanlah segalanya karena penggunaan secara nyata lebih penting. Lalu bagaimana dengan Redmi 9C? Bagi kamu yang berniat bermain game menggunakan Redmi 9C akan puas dengan pengalaman yang diberikan untuk handphone di harga ini.

Review Redmi 9C Gaming

Ketika dibawa bermain game Mobile Legends, saya bisa menikmati pengaturan grafis High dengan mode HFR aktif secara lancar hingga pertandingan berakhir tanpa adanya kendala sama sekali. Sebuah impresi yang sangat positif untuk handphone di kelas ini.

Bersamaan dengan itu saya pun coba bermain Free Fire yang tengah digandrungi oleh para mobile gamer untuk genre Battle Royale. Redmi 9C pun berhasil melibas game yang satu ini pada pengaturan tinggi, walau terkadang ada sedikit macet-macet ketika kamera berputar cepat.

Kemampuan gaming handal yang disajikan oleh Redmi 9C tidak lepas juga dari teknologi HyperEngine dari Helio G35 yang memang dihadirkan untuk memberikan pengalaman gaming lebih lancar dan responsif. Ditambah lagi bodinya tidak terasa terlalu panas ketika digunakan bermain game dalam waktu lama.

Review Redmi 9C Mobile Legend

Sayangnya hal yang sama tidak bisa saya katakan ketika menggunakan Redmi 9C dalam aktivitas sehari-hari. Walaupun handphone ini mampu memberikan pengalaman gaming yang cukup lancar, namun menavigasikan sistem terasa lambat.

Sering kali saya harus menunggu beberapa saat hanya untuk sekedar menarik area notifikasi ke bawah maupun masuk ke menu Pengaturan. Belum lagi saat berpindah aplikasi pun terkadang sedikit macet-macet sehingga membuat pengalaman tidak semulus seharusnya.

Hal ini menyebabkan saya sedikit terhambat ketika hendak ingin buru-buru seperti menjawab pesan masuk lalu kembali meneruskan nonton video atau lainnya. Tentu ini mengurangi kenyamanan saya dalam penggunaan sehari-hari.

Review Redmi 9C MIUI

Mengingat Redmi 9C mampu dibawa bermain game secara lancar, saya rasa permasalahannya kali ini ada di MIUI 12 yang berjalan kurang optimal di handphone ini. Semoga saja Xiaomi akan memberikan update firmware yang mengatasinya karena saya sudah cukup lama tidak menemukan permasalahan ini untuk handphone di kelas Rp 1,5 jutaan.

MIUI 12 sendiri sedikit mengalami perombakan visual dibandingkan generasi sebelumnya, namun secara garis besar kurang lebih masih sama. Fitur yang beragam seperti screen recorder, nearby share, maupun lainnya tersedia untuk membantu aktivitas menjadi lebih mudah.

Soal baterainya, Xiaomi membenamkan baterai berkapasitas 5.000mAh di dalam Redmi 9C. Dengan baterai sebesar itu di kelasnya, saya menaruh harapan banyak untuk kategori yang satu ini. Xiaomi pun menggadang bahwa Redmi 9C dapat digunakan untuk bermain game hingga 10 jam.

Ketika diuji menggunakan PCMark for Android dari kondisi baterai 100% dan tingkat kecerahan layar 50%, Redmi 9C berhasil mendapatkan nilai ketahanan mencapai 14 jam 35 menit.

Review Redmi 9C Tes Baterai

Sementara saat digunakan untuk bermain Free Fire dengan pengaturan grafis tinggi selama satu jam, baterainya hanya terkuras sebanyak 12% sehingga secara teori dapat digunakan untuk bermain secara total hingga sekitar 7 jam.

Sebagai catatan, saya sedikit mendapatkan kendala saat menjalankan AccuBattery karena aplikasi tidak bisa melakukan kalibrasi baterai dengan benar akibat komponen yang tidak tersedia. Bukan permasalahan besar, namun bagi kamu yang sering mengandalkan aplikasi ini perlu mengetahuinya.

Untuk pengisian dayanya sendiri memakan waktu sekitar 2 jam 43 menit untuk mengisi dari kondisi tersisa 19% menjadi 100% kembali menggunakan charger bawaannya. Tidak terlalu cepat, namun juga tidak terlalu lama.

Review Redmi 9C Homescreen

Akhir kata, Redmi 9C patut untuk diperhitungkan bagi kamu yang mencari handphone di kisaran Rp 1,5 jutaan berkat desainnya yang menarik, fotografi yang mencukupi, dan punya daya tahan baterai yang lama sebagai keunggulan utamanya.

Saya memang sedikit kecewa dengan kinerjanya dalam navigasi sehari-hari, namun hal tersebut terobati oleh performa yang diberikan ketika dibawa bermain game yang terasa lancar pada pengaturan grafis tinggi sekalipun.

Pastinya kamu para penggemar handphone Xiaomi akan cukup puas dengan Redmi 9C mengingat harganya relatif cukup terjangkau untuk spesifikasi yang dibawanya. Hanya saja saya berharap Xiaomi berupaya lebih keras lagi karena persaingan di segmen entry-level tidak kenal ampun.

Tinggalkan Komentar