Berita

Trafik Layanan Data Melonjak, Telkomsel Tambah BTS Dan Kapasitas Internet

DETIL LAMPIRAN Telkomsel-Tambah-BTS-dan-Kapasitas-Internet

Gadgetren – Saat momen Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2020, Telkomsel mengalami kenaikan trafik layanan berbasis datanya. Guna memastikan pelanggan dapat tetap berkomunikasi dengan nyaman, Telkomsel juga mengoptimalkan kapasitas dan jangkauan jaringan.

Setyanto Hantoro selaku Direktur Utama Telkomsel menuturkan bahwa kualitas, kapasitas, dan jangkauan jaringan akan ditingkatkan hingga berakhirnya momen Lebaran. “Kami juga sangat berharap pandemi COVID-19 dapat segera usai dan kita semua bisa melewati masa penuh tantangan ini dengan memasuki fase hidup “The New Normal” kedepannya, sesuai protokol yang telah ditetapkan Pemerintah,” ujarnya.

Selama periode RAFI tahun ini, Telkomsel telah memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 436 point of interest (POI) yang berfokus pada 309 titik area residensial, 58 titik rumah sakit rujukan COVID-19, 38 titik area transportasi utama di tiap provinsi, serta 31 titik area transportasi logistik, alat kesehatan, dan kebutuhan pokok.

Tak hanya itu saja, Telkomsel juga melakukan pengamanan jaringan di akses jalur tol dan jalan utama sepanjang 16.000 km yang terbentang dari wilayah Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.

Adapun khusus titik POI residensial mengalami kenaikan trafik data yang signifikan mencapai 31,7% apabila dibandingkan dengan hari normal atau sebelum diberlakukannya kebijakan himbauan Work From Home (WFH).

INFOGRAFIS-Trafik-Telkomsel-RAFI-2020

Upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan juga Telkomsel lakukan dengan menghadirkan 11.000 BTS baru berteknologi 4G, mengoperasikan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6.100 Gbps.

Secara keseluruhan, Telkomsel saat ini memiliki 219.000 unit BTS di seluruh penjuru negeri dengan 87.000 unit di antaranya merupakan BTS 4G. Berbekal infrastruktur yang andal, cakupan 4G Telkomsel pun telah menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi di Indonesia untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan berbasis broadband.

Sebagian besar proses pengawasan operasional dan penanganan aktivitas pengamanan jaringan dilakukan secara virtual yang didukung oleh 13 Posko Virtual eRAFI 2020, 19 tim internal (1.578 anggota), dan 46 tim mitra strategis (803 anggota).

Leave a Comment