Berita

Bakal Ada Lonjakan Data, Tri Indonesia Tambah 4.000 BTS di Area Padat Penduduk

Base Transceiver Station 4G 3 Indonesia Header.

Gadgetren – Memasuki bulan suci Ramadan, Tri Indonesia mencatat adanya lonjakan lalu lintas data sebesar 10% seminggu sebelum bulan Ramadhan sehingga diprediksi akan ada peningkatan lebih besar lagi ke depannya.

Bila membandingkan tahun lalu, kenaikan terjadi sebesar 49% secara keseluruhan. Tri Indonesia mencatat sebesar 8% penggunanya di kota besar, sebagian telah berpindah dari business area ke residential area dan sebagian lagi melakukan mudik sebelum Ramadan dimulai.

Diperkirakan pula jumlah pemudik akan jauh berkurang pada tahun ini menyusul larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah. Muhammad Danny Buldansyah selaku Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia menuturkan bahwa Ramadan tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan adanya himbauan pemerintah untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, hingga himbauan tidak mudik, pihaknya memperkirakan peningkatan lalu lintas data akan lebih signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami akan tetap pastikan layanan kami maksimal memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadan hingga lebaran dengan memperkuat jaringan kami serta memobilisasi perangkat pendukung untuk daerah-daerah dengan tingkat penggunaan tertinggi,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang dilayangkan kepada tim Gadgetren (23/04/2020).

Maka dari itu, Tri Indonesia kini tengah memfokuskan optimasi jaringannya di 216 point of interest (POI) yang terfokus pada daerah padat penduduk dan jalur transportasi logistik di seluruh Indonesia.

Kunjungan virtual Menkominfo ke NOC 3 Indonesia

Secara lebih detail, terdapat 45 POI di Sumatera, 95 POI di Jabodetabek dan Jawa Barat, 41 POI di daerah Jawa lainnya, Bali, dan Nusa Tenggara, beserta 31 POI di Kalimantan dan Sulawesi.  Penambahan 2.500 BTS dan kapasitas jaringan di 4.000 BTS di area padat penduduk juga dilakukan. Armada Cell on wheels (COW) juga dikerahkan untuk kebutuhan Idul Fitri.

Tim teknik Tri Indonesia juga dikabarkan akan tetap memantau serta mengendalikan seluruh jaringan melalui Network Operation Center (NOC) selama 24/7.

Hal ini sejalan dengan pemantauan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate yang melakukan kunjungan virtual ke NOC 3 Indonesia untuk memastikan segala persiapan menjelang bulan Ramadan telah berlangsung dengan baik.

Tak ketinggalan, untuk membantu situasi saat ini Tri Indonesia telah meningkatkan kualitas layanan di 121 rumah sakit rujukan COVID-19 di Indonesia dengan melakukan penambahan kapasitas jaringan di 13 rumah sakit dan menyiapkan unit COW di 12 rumah sakit, serta mengoptimasi jaringan di 96 rumah sakit lainnya.

Harapannya dengan optimalisasi jaringan ini, pasien dan tenaga medis akan terhubung lebih baik dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman selama bulan suci ini Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1441H.

Tinggalkan Komentar