Berita

Relawan Nonmedis COVID-19 Mulai Hari Ini Dapat Pelatihan Di Ruang Digital

Pelatihan Digital Relawan Nonmedis Header

Gadgetren – Hari ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 secara resmi mulai memberikan pelatihan kepada relawan nonmedis. Pelatihan ini akan diselenggarakan melalui ruang digital atau webinar.

Kegiatan ini sendiri telah dijadwalkan setiap minggu dengan melibatkan 200 hingga 250 relawan per sesi dari total 18.000 relawan yang telah bergabung. Mereka akan dibekali dengan buku saku mengenai materi yang telah diberikan.

Materi yang diberikan meliputi informasi dasar mengenai penyakit virus korona, protokol relawan, keamanan dan pengamanan, serta uraian situasi tanggap darurat, transisi darurat, rehabilitasi dan rekondisi. Beberapa organisasi berkontribusi untuk menyusun materi tersebut seperti RedR Facilitators, RedR training alumni, dan mitra (Friends of RedR), WHO dan BNPB.

Andre Rahardian selaku Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas menyampaikan bahwa dukungan relawan penanganan COVID-19 ini diprioritaskan pada tenaga medis.

“Tim Relawan telah mendistribusikan 50 chiller ke beberapa RS rujukan dan 40 Puskesmas di DKI yang diisi berbagai minuman suplemen, seperti susu dan isotonik yang merupakan bantuan dari Cimory, Greenfields, Milo, Frisian Flag dan Mizone. Tim juga menerima dukungan dari pabrik es krim yang akan mendonasikan 500.000 es krim kepada tenaga medis,” tulisnya dalam keterangan pers di situs resmi Kemkominfo (12/04/2020).

Selain mendukung tenaga kesehatan, Tim Relawan Gugus Tugas juga akan mengoperasikan 19 mobil ambulans sumbangan dari PT Adaro Tbk, dimana khusus untuk mengangkut pasien COVID-19. Pengoperasion mobil ini menggandeng Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI).

Ambulans tersebut akan ditempatkan di 16 lokasi, yakni RS di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok. Berikut sejumlah RS yang mendapatkan bantuan ambulans tersebut:

RS Muhamadiyah Sukapura, RSI Cempaka Putih, RS St Carolus Salemba, RSUD kota Depok, RSUD Cibinong, RSUI, RSUD Pasar Minggu, RS Awal Bros Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RSUD Duren Sawit, Bandara Internasional Soekarno Hatta, RSUP Persahabatan, RSUD Tarakan, RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso, Pelabuhan Tanjung Priok, dan RS Cipto Mangunkusumo (2 ambulans).

Andre juga menambahkan bahwa Tim Relawan Nonmedis Gugus Tugas juga mendapatkan dukungan dari banyak organisasi. Pihaknya telah bertemu dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menempatkan satu wakilnya masuk dalam Tim Relawan. Wakil tersebut bertugas sebagai penghubung dengan lembaga-lembaga yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI).

Disamping itu, Tim Relawan juga mengundang banyak organisasi yang biasa terlibat dalam penanganan bencana seperti Orari, Satkornas Banser, JKMC, jaringan interfaith seperti Gusdurian, PGI, WALUBI, dan sebagainya untuk melakukan monitoring dan pendataan kelompok rentan yang tidak tercakup oleh program bantuan pemerintah saja.

Tinggalkan Komentar