Berita

Berhadiah Total 30 Juta, “Ayo Bikin Game” Ingin Bentuk Komunitas Pembuat Game Indonesia

Header Total Hadiah 30 Juta Ayo Bikin Game

Gadgetren – Sebagai ajang cipta game dengan slogan Ayo Bikin Game untuk mendukung hidup bersih dan sehat di rumah, Kemkominfo bersama AGI, Clevio, dan Garena memberikan hadiah total 30 Juta rupiah untuk 11 orang pemenang dalam lomba ini.

Selain total hadiah yang besar, semua peserta akan mendapatkan sertifikat digital. Sementara untuk penentuan juara akan didapat dari semua kategori berdasarkan penilaian juri, yakni SD, SMP, SMA, dan Umum. Di samping itu terdapat voting peserta favorit yang akan dilakukan di media sosial.

AGI pun mengedukasi para pengikut akun Instagram-nya soal tujuan dari ajang game ini. Antara lain pertama menumbuhkan kesadaran masyarakat dengan COVID-19, kedua menciptakan media kreatif untuk mengedukasi COVID-19, dan ketiga meningkatkan kesadaran anak dengan belajar sambil mencipta kreasi dalam bentuk game.

Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, ajang ini akan dilakukan dari rumah guna membatasi aktivitas untuk memutus rantai penyebaran virus korona dengan kampanye #dirumahaja.

View this post on Instagram

Halo teman-teman Gamedev Indonesia Masih pada Work From Home? Weekend jenuh mau ngapain? @kemenkominfo @ditjenaptika berkolaborasi dengan AGI & @cleviocamp dan didukung oleh Garena & @maingamedotcom menggelar game jam sosial bertajuk 'Ayo Bikin Game di Rumah'. Acara ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian gamedev indonesia terhadap wabah Covid-19 yg saat ini melanda. Tujuannya adalah meningkatkan awareness dan mengeduksi masyarakat indonesia tentang perilaku hidup hidup bersih dan sehat menggunakan media game melengkapi media konvensional yang ada. Swipe ke kiri untuk tahu detailnya atau mengunjungi alamat https://agi.or.id/ayobikingame Yuk ikut berkontribusi dalam sosialisasi perilaku hidup bersih & sehat dengan mengikuti acara ini! #ayobikingame #dirumahaja #jagajarak

A post shared by Asosiasi Game Indonesia (AGI) (@asosiasigame_id) on

Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam siaran persnya mengungkapkan bahwa ajang kompetisi ini ditargetkan untuk membentuk komunitas pembuat game di Indonesia.

“(Kompetisi) Ini mengajak generasi muda untuk bersama-sama membuat game di rumah masing-masing sehingga waktu yang dimiliki menjadi terisi dengan penambahan karya dan pengetahuan. Kita harapkan akan terbentuk komunitas para games maker yang semakin besar dan secara bersamaan meningkatkan kesadaran akan hidup sehat, bersih, dan juga seru dalam menghadapi Covid-19,” terangnya.

Sebagai tambahan informasi dihadirkan dalam dua kategori, yakni kategori Junior dan umum. Kategori junior diperuntukkan kepada peserta yang berusia minimal 10 tahun baik itu yang duduk di bangku SD, SMP, dan SMA dengan syarat melampirkan kartu pelajar serta harus dibimbing oleh guru sekolah yang dipilih.

Untuk kategori umum, peserta diharuskan sudah berusia di atas 17 tahun dan melampirkan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Mahasiswa.

Kalau kamu tertarik, maka kamu bisa langsung ikut daftar di laman ini untuk kelas Junior dan laman ini untuk Umum.

Tinggalkan Komentar