Aplikasi Berita

Manjakan Pengguna Baru, TikTok Indonesia Berikan Konten Hobi yang Lebih Beragam

Konten-Kreator-TikTok-dalam-peluncuran-program-Sama-Sama-TikTok

Gadgetren – Hari ini TikTok Indonesia secara resmi telah memperkenalkan gerakan kampanye terbarunya dalam sebuah program yang mengusung tema “Sama-Sama Beda, Sama-Sama di TikTok”. Slogan ini merupakan sebuah apresiasi perayaan atas keberagaman konten TikTok hingga kini yang semakin bervariasi.

Meningkatnya konten yang variatif ini adalah strategi khusus yang telah dilakukan Tim TikTok untuk menaikan jumlah pengguna TikTok di Indonesia.

Sejak tahun 2018, strategi ini kabarnya telah dilakukan oleh TikTok sebagai peningkatan market TikTok yang pada awal kemunculannya sempat jadi hype, kemudian menurun dan kini naik kembali di tahun 2020 hingga mencapai total jumlah pengunduh sebanyak 174 juta di seluruh dunia.

Peningkatan tersebut didapat berdasarkan riset yang dilakukan oleh YouGov sebagai badan riset dan analisa data internasional yang menunjukkan terdapat lebih dari 50% anak muda Indonesia dengan umur di atas 18 tahun yang memilih format video singkat untuk mencari inspirasi kreatif dan mengekspresikan kreativitasnya.

Dalam acara peluncurannya, Angga Anugrah Putra, Head of Content and User Operations Indonesia untuk TikTok mengatakan bahwa peningkatan keanekaragaman konten TikTok Indonesia berkat adanya strategi diversifikasi.

“Indonesia jadi market TikTok yang sangat bagus. Hari ini user TikTok Indonesia per harinya mengupload lebih dari 100 video komedi, talent, tips trik, beauty, food, dan lain-lain,” ujarnya kepada tim Gadgetren di Aruba Room, Kota Kasablanka, Tebet Jakarta (28/02/2020).

Angga menambahkan bahwa pengguna dan calon pengguna TikTok kini lebih punya banyak pilihan konten atau kategori mulai dari lifestyle, traveling, fun, hingga edukasi. Setiap pengguna yang sudah populer maupun baru memulai branding dirinya mempunyai fasilitas yang sama dalam aplikasi TikTok.

Kabar yang menyenangkan banyak pihak, kini TikTok tak hanya menampilkan konten joke, meme, dan dance saja karena ada juga pembuat konten yang mengangkat video yang relevan di kehidupan sehari-hari.

Adapula yang menjadikan TikTok sebagai panggung menyalurkan hobinya, bahkan sebagai upaya bonding dengan ayahnya yang baru saja pensiun. Maka dari itu siapapun bisa menjadi pembuat konten TikTok.

Angga-Headcontent-TikTok

Angga juga mengungkapkan bahwa TikTok ke depannya ingin semakin bermanfaat bagi semua orang meskipun menyajikan konten dan minat yang berbeda.

Penambahan kategori ini akan menarik lebih banyak lagi pengguna baru yang akan masuk ke TikTok. Pengguna baru itu merupakan orang-orang yang ingin mengekspresikan kreatifitas melalui videonya untuk membranding diri lewat hobi maupun menunjang profesinya dengan menyajikan promosi diri yang lebih ringan serta mudah diterima lebih banyak orang.

Untuk fitur terbaru TikTok sendiri, Angga menerangkan bahwa setiap bulannya TikTok selalu update dengan hastag challenge. Di samping itu juga ada penambahwan fitur baru seperti volume, explore video sebagai referensi, dan TikTok telah membuat push notification untuk mengirimkan pembaruan terbaru atau berita kepada pengguna aktif TikTok.

Dengan keberagaman konten dan kategori yang ditanam dalam fitur-fitur TikTok ini, tampaknya sangat mungkin sekali bila TikTok akan menandingi instagram atau sosial media lainnya beberapa tahun ke depan.

Konten edukasi TikTok juga mendapatkan tambahan beberapa konten kreator antara lain Dien Limano dari segmen edukasi untuk olahraga yang aktif membagikan tips trik hidup sehat, Barry Kusuma spesialis di bidang Tourism dan Travelling, Sandy SS yang selalu bikin video komedi, serta Amanda Farliany yang membuat konten edukasi mengajarkan bahasa isyarat lewat TikTok.

Konten edukasi ini juga didukung penuh oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk memberdayakan generasi muda dalam berkreasi dan menyalurkan pesan positif melalui aplikasi TikTok.

Ir. Harris Iskandar, Ph.D selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah turut hadir dalam acara peluncuran kampanye TikTok kali ini dan sangat mengapresiasi TikTok Indonesia sebagai dukungan untuk meningkatkan kampanye literasi digital generasi muda dan juga tenaga pendidik.

Melalui teknologi, TikTok telah menghadirkan filter, stiker, tantangan, hingga pustaka musik yang lengkap untuk mempermudah kreator dalam membuat video.

Pada akhir tahun 2019 lalu, TikTok merilis data mengenai keragaman konten yang dimilikinya dimana komedi menjadi konten yang paling digemari lalu disusul konten fashion dan beauty, travel, kuliner, dan edukasi.

Tinggalkan Komentar