Berita Smartphone

HUAWEI Mate 30 Pro Dirilis! Unggulkan Kirin 990, Quad Camera, dan Baterai 4.500mAh

Huawei Mate 30 Pro Green

Gadgetren – Huawei secara resmi telah meluncurkan smartphone flaghsip terbarunya yang bernama Mate 30 dan Mate 30 Pro di Jerman.

Di antara keduanya, Mate 30 Pro memiliki spesifikasi hardware dan fitur yang lebih tinggi. Smartphone yang satu ini hadir dengan layar 6,53 inci beresolusi 2400 x 1176 piksel, berteknologi Flex OLED, HDR, dan DCI-P3.

Layarnya sendiri menggunakan desain Horizon Display yang memenuhi bagian depan dengan lengkungan 88 derajat di kedua sisinya yang membautnya seperti tidak bertepi di sisi kanan dan kirinya.

Sementara poni masih berada di bagian atasnya yang berfungsi untuk menyimpan kamera depan dan sensor. Layarnya juga didukung dengan stylus M-Pen (dengan 4.096 tingkat tekanan) dan fitur Always On Mode.

Beralih ke bagian belakangnya, HUAWEI Mate 30 Pro dibekali dengan empat kamera belakang yang mempunyai konfigurasi kamera Ultra-Wide Cine 40 MP, kamera utama SuperSensing Wide 40 MP, kamera Telephoto 8 MP, dan kamera 3D Depth Sensing.

Huawei Mate 30 Pro Feature

Kamera Telephoto smartphone ini mampu menghasilkan foto jarak jauh yang bagus hingga 3x Optical Zoom dan 5x Hybrid Zoom. Sementara itu, kamera belakangnya juga mampu melakukan 30x Digital Zoom.

Kamera utama SuperSensing Wide 40MP mampu menyerap cahaya tinggi sehingga hasil fotonya menjadi bagus. Apalagi berkat hadirnya sensor RYYB membuat kamera utamanya mampu menghasilkan foto malam yang bagus, apalagi ISO dari kamera utamanya mampu menyentuh angka 409.600.

Selanjutnya, kamera Ultra-Wide Cine belakangnya mampu menghasilkan foto dengan area yang luas sehingga cocok untuk mengambil foto pemandangan atau tempat dengan banyak orang di dalamnya.

Menariknya lagi, kamera belakang dari HUAWEI Mate 30 Pro ini mampu merekam video time lapse beresolusi 4K dengan HDR atau slow-motion beresolusi HD (720p) dengan kecepatan 7680fps yang sangat dramatis.

Huawei Mate 30 Pro Camera

Sementara kamera depannya .empunyai resolusi 32 MP yang dapat menghasilkan foto selfie atau wefie dengan bagus. Sementara itu, kamera depannya juga mempunyai dukungan hardware pemindai 3D sehingga mampu merespon gesture atau gerakan tangan untuk mengendalikan smartphone ini tanpa menyentuhnya sama sekali.

Dapur pacu HUAWEI Mate 30 Pro dipercayakan pada chipset Kirin 990 Octa-Core yang super ngebut berkat teknologi proses 7nm+ EUV. Tak lupa GPU Mali-G76 MP16 yang bertenaga dan NPU yang pintar pun telah dihadirkan pada chipset buatan Huawei ini.

RAM 8 GB dan storage internal 256 GB telah dibenamkan dalam smartphone ini untuk mendampingi kemampuan dari chipset terbaru ini. Slot Nano Memory hingga 256 GB telah disediakan pada smartphone ini apabila penyimpanan internalnya dirasa kurang lega.

Baterai berkapasitas 4.500 mAh dipercaya untuk memberikan energi kehidupan bagi Mate 30 Pro. Sementara fitur 40W SuperCharge juga telah hadir pada smartphone ini yang memungkinkan pengisian daya baterainya super cepat.

Huawei Mate 30 Pro Display

Tak lupa, Mate 30 Pro juga dibekali dengan dukungan 27W Wireless Charge, 40W SuperCharge PowerBank, 27W In-Car Wireless, dan 40W SuperCharge In-Car Wired. Fitur Reverse Wireless Charging juga telah hadir pada perangkat ini yang memungkinkan Mate 30 Pro dapat mengisi baterai perangkat lain secara wireless atau nirkabel.

Sertifikat IP68 pun telah hadir dalam smartphone ini yang membuktikan bahwa telah tahan terhadap air hingga kedalaman 1,5 meter dengan waktu maksimal 30 menit. Berkat teknologi Flex OLED, membuat sensor fingerprint miliknya dapat disematkan di dalam layar.

Tak lupa fitur Face Unlock, port USB Type-C, NFC, WiFi, Bluetooth, dan EMUI 10 berbasiskan Android 10 telah hadir pada smartphone ini. Namun pihak Huawei mengatakan bahwa Mate 30 Pro tidak dibekali dengan Google Play Store.

Smartphone yang satu ini hadir dengan dua versi yang terdiri dari 4G-LTE yang mempunyai harga 1.099 Euro atau sekitar Rp 17 jutaan dan 5G yang memiliki harga 1.199 Euro atau sekitar Rp 18,8 jutaan. Sayangnya belum muncul informasi mengenai apakah akan hadir di Indonesia atau tidak?

Tinggalkan Komentar