Berita Smartphone

Belum Setahun, realme Melesat ke 5 Besar Brand Smartphone di Indonesia

realme X White Feature

Gadgetren – Realme merupakan salah satu perusahaan smartphone asal Tiongkok yang namanya terus populer di Indonesia hingga tahun 2019 ini.

Bahkan beberapa perusahaan analisis, seperti Canalys, Counterpoint, dan Gartner sudah merilis laporannya yang memperlihatkan bahwa realme berhasil menduduki daftar 5 besar brand smartphone pada kuartal 2 tahun 2019 di Indonesia.

Kini perusahaan analisis International Data Center (IDC) telah merilis laporannya mengenai daftar 5 besar brand smartphone dengan market share tertinggi pada kuartal 2 tahun 2019 di Indonesia.

Menariknya, laporan IDC ini pun memperlihatkan bahwa realme telah berhasil menduduki peringkat kelima pada kuartal 2 tahun 2019 di Indonesia. Terlihat realme berhasil mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 411% dari awalnya 1,4% pada kuartal 1 tahun 2019 menjadi 6,1% pada kuartal 2 tahun 2019.

Padahal usia realme belum mencapai 1 tahun, namun sudah mampu masuk ke dalam 5 besar di Indonesia. Risky Febrian selaku Market Analyst IDC Indonesia mengatakan bahwa strategi yang dilakukan realme untuk mendapatkan posisi ini dimulai dari penerapan aktivitas pemasaran, spesifikasi, dan harga secara agresif yang terbukti dapat meningkatkan kesadaran brand realme di pasar Indonesia.

realme 5 besar IDC

Bahkan pada kuartal ini, realme mampu menggeser Advan dari posisi 5 besar berkat market share yang mencapai 6,1%. Selain harga, spesifikasi, dan fitur yang bersaing, realme juga menawarkan desain terkini pada produk yang dijualnya di pasar Indonesia.

Sementara berdasarkan laporan IDC, Samsung masih berada di puncak dengan perolehan market share mencapai 26,9% pada kuartal 2 tahun 2019 walaupun mengalami penurunan dibandingkan kuartal 1 tahun 2019 dengan 31,8%.

OPPO sendiri berada di posisi kedua dengan perolehan market share 21,5% pada kuartal 2 tahun 2019 yang sedikit menurun dibandingkan kuartal 1 tahun 2019 dengan perolehan 23,2%. Sementara vivo yang berada di posisi ketiga dan Xiaomi di posisi kelima berhasil mengalami kenaikan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Vivo sendiri mendapatkan market share 17% pada kuartal 2 tahun 2019 dibandingkan dengan kuartal 1 tahun 2019 dengan 14,9%. Sementara Xiaomi berhasil memperoleh market share 16,8% pada kuartal 2 tahun 2019 dibandingkan kuartal 1 tahun 2019 dengan 10,8%.

Terlihat bahwa jarak market share antara vivo dan Xiaomi sangat tipis sehingga kemungkinan besar Xiaomi dapat menyalip vivo apabila pertumbuhan Xiaomi berjalan positif pada kuartal 3 tahun 2019 mendatang.

Dengan persentase yang berubah-ubah ini membuat pasar Indonesia menjadi seru pada tahun 2019. Menurut kamu, apakah posisi 5 besar akan tetap atau berubah pada kuartal 3 tahun 2019 mendatang?

Tinggalkan Komentar