ASUS Vivobook S14 S3407C
Tips dan Trik Handphone

Cara Membuat Backup HP Xiaomi Supaya Data Dicadangkan dengan Aman

Gadgetren – Sebelum melakukan factory reset atau beralih menggunakan ponsel baru, pengguna kadang-kadang memang perlu membuat backup dari perangkat yang digunakan terlebih dulu.

Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir akan kehilangan data penting. Backup memungkinkan mereka kembali memulihkan data saat mengatur ponsel baru atau setelah factory reset berhasil dilakukan.

Membuat backup untungnya mudah untuk dilakukan apabila kita menggunakan berbagai ponsel buatan Xiaomi. Antara sistem HyperOS maupun MIUI dilengkapi dengan fitur khusus yang bisa digunakan untuk melakukannya.

Cara Membuat Backup HP Xiaomi

  • Buka halaman  Settings.
  • Masuk ke bagian About phone.
  • Pilih menu Back up and restore.
  • Ketuk opsi Mobile device.
  • Tunggu sistem selesai melakukan pemindaian data.
  • Centang semua data yang ingin dicadangkan.
  • Ketuk tombol Back up.

Dalam hal ini, pengguna akan menemukan beberapa opsi pembuatan backup yang berbeda. Salah satunya adalah pencadangan secara lokal yang memungkinkan mereka menyimpan cadangan data sebagai berkas terpisah di ponsel.

Cadangan data yang dibuat nantinya dapat diakses memakai aplikasi File Manager. Pengguna dapat menemukannya secara khusus di bagian internal storage pada folder MIUI > backup > AllBackup.

Karena tersimpan di penyimpanan internal perangkat, cadangan data sayangnya akan ikut terhapus apabila pengguna melakukan factory reset. Mereka perlu menyalin atau memindahkannya ke media lain seperti USB Flash drive maupun komputer apabila mau lebih aman.

Alternatif lainnya, pengguna juga bisa mengunggah cadangan data yang telah dibuat ke layanan penyimpanan awan seperti Google Drive, Microsoft One Drive, Dropbox, hingga Proton Drive supaya lebih mudah diakses dari mana saja.

Berkaitan dengan layanan penyimpanan awan, perangkat Xiaomi sebenarnya juga sudah langsung dilengkapi dengan opsi pencadangan otomatis ke Xiaomi Cloud. Pengguna pun bisa mempertimbangkannya jika ingin melakukan backup secara lebih praktis.

Backup dengan Xiaomi Cloud

  • Buka menu Back up and restore seperti ulasan sebelumnya.
  • Ketuk opsi Xiaomi Cloud.
  • Login dengan akun Xiaomi yang dimiliki jika diminta.
  • Setelah membuka halaman pengaturan Xiaomi Cloud, pilih Backups.
  • Nyalakan opsi Automatic backups untuk memakai fungsi pencadangan secara otomatis.
  • Ubah jadwal pencadangan data dengan mengatur bagian Backup schedule.
  • Ketuk tombol Back up now untuk melakukan pencadangan secara langsung.

Selain proses pembuatan backup bisa lebih praktis, pengguna juga dapat memulihkan data yang tersimpan di Xiaomi Cloud dengan sangat mudah. Cukup dengan mengaktifkan fitur sinkronisasi di perangkat maka sudah bisa kembali ke ponsel.

Hanya saja untuk menggunakan fungsi backup dengan Xiaomi Cloud, pengguna memang memerlukan akun Xiaomi. Mereka selain itu juga membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk melakukan pengunggahan berkas.

Backup dengan Google

  • Masuk ke menu Back up and restore di halaman Settings.
  • Ketuk opsi Backup pada bagian Google Backups.
  • Buat atau login dengan akun Google yang sudah dimiliki jika diminta.
  • Centang semua data yang ingin dicadangkan.
  • Ketuk tombol Confirm.
  • Ketuk Manage backups untuk melihat halaman pengelolaan pencadangan data.
  • Pastikan fungsi Backup by Google One sudah diaktifkan untuk memakai fungsi pencadangan otomatis.
  • Ketuk tombol Back up now untuk langsung mencadangkan data secara manual.

Dengan antarmuka HyperOS dan MIUI yang umumnya masih menjalankan sistem operasi Android, pengguna juga dapat mencadangkan berbagai data dari ponsel Xiaomi ke penyimpanan awan Google.

Terlebih lagi untuk melakukannya, tidak memerlukan langkah yang rumit. Menu pencadangan data di ponsel Xiaomi telah menampilkan opsi Backup ke Google secara langsung sehingga pengguna tidak perlu memakai layanan tambahan apapun.

Meskipun begitu, opsi backup ke Google ini juga memerlukan koneksi internet yang memadai seperti Xiaomi Cloud. Pengguna juga harus mempunyai akun dengan dukungan penyimpanan awan yang masih mencukupi.

Backup dengan Aplikasi Pihak ke Tiga

  • Pasang salah satu aplikasi yang mendukung pencadangan data.
  • Buka aplikasi lalu ikuti petunjuk yang muncul di layar.
  • Jangan lupa login dengan akun yang dimiliki jika aplikasi membutuhkannya.
  • Di halaman utama aplikasi, cari dan pilih menu Backup.
  • Gunakan menu Backup sesuai kebutuhan.

Bukan hanya menggunakan fungsi bawaan sistem, membuat backup di ponsel Xiaomi juga dapat dilakukan dengan menggunakan layanan pihak ketiga seperti Swift Backup atau Titanium Backup.

Namun penting untuk diketahui bahwa setiap aplikasi mempunyai tampilan hingga dukungan yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya bahkan memerlukan akses root agar dapat membuat backup dari data aplikasi dan layanan.

Jika memutuskan untuk menggunakan layanan pihak ketiga, pengguna pun perlu memastikan aplikasi memang aman untuk digunakan. Mereka juga perlu mengunduhnya dari sumber yang benar-benar terpercaya.

ASUS Vivobook S14 S3407CA

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar