Tips dan Trik

Cara Kalibrasi Baterai iPhone yang Benar Agar Kembali Normal

Kalibrasi Baterai iPhone Header[sumber : pexels.com]

Gadgetren – iPhone kamu pernah mengalami tiba-tiba mati padahal baterai masih banyak? Mungkin itu pertanda kalau kamu harus melakukan kalibrasi baterai iPhone.

Mungkin beberapa dari kamu pernah mendengar istilah kalibrasi baterai atau disuruh untuk melakukannya oleh orang lain. Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud oleh kalibrasi baterai yang bisa dilakukan pada smartphone maupun barang elektronik sejenis lainnya?

Kalibrasi baterai adalah proses normalisasi terhadap baterai agar kapasitas daya terbaca oleh sistem secara benar dan akurat layaknya pertama kali digunakan. Oleh karena itu proses kalibrasi baterai dapat bekerja lebih maksimal dan kamu sebagai pengguna juga dapat lebih tahu secara pasti seberapa banyak daya yang memang masih bisa digunakan.

Proses kalibrasi sendiri tergolong mudah karena sekedar menghabiskan dan mengisi kembali daya. Hanya saja kalibrasi terbilang cukup memakan waktu dan tidak boleh ada kesalahan karena bisa langsung gagal. Satu hal yang perlu diketahui, kalibrasi baterai bukan meningkatkan atau memperbaiki baterai karena hanya sebatas normalisasi saja.

Baca Juga: Ternyata di sini sekarang letak Auto Brightness di iOS 11

Cara Kalibrasi Baterai iPhone

Buat kamu yang memang ingin melakukan kalibrasi baterai iPhone, berikut tahapan yang harus kamu lakukan secara berurut.

  1. Charge baterai iPhone hingga 1 jam setelah baterai penuh 100% untuk memulai kalibrasi.
  2. Gunakan iPhone seperti biasa sampai baterai benar-benar habis dan mati sendiri secara otomatis.
  3. Charge kembali baterai seperti tahap 1, jangan dinyalakan dan digunakan terlebih dahulu. Pengisian daya harus lah dilakukan sekali saja, jadi jangan kamu lepas pasang karena itu membuat proses kalibrasi gagal.
  4. Mirip seperti tahap ke-2, gunakan iPhone sampai kembali 0%. Namun, ingat jangan sekali-kali charge pada tahap ini karena kalibrasi akan gagal.
  5. Setelah iPhone kembali mati otomatis, charge baterai hingga 1 jam setelah mencapai 100%
  6. Voila, proses kalibrasi selesai.

Dengan telah melakukan kalibrasi baterai iPhone, kini seharusnya sistem akan melaporkan kapasitas daya secara benar. Jadinya kamu tidak akan melihat lagi gejolak kapasitas yang tiba-tiba habis maupun macet tidak bisa penuh pada persentase tertentu.

Perlu diingat kalau proses kalibrasi juga tidak boleh dilakukan terlalu sering karena baterai dengan tipe lithium akan lebih cepat turun kemampuannya kalau sering dikuras hingga 0%. Walaupun begitu kalibrasi memang harus dilakukan sesekali agar kamu benar-benar menggunakan kapasitas baterai sebagaimana harusnya.

Kalau misalnya setelah kamu melakukan kalibrasi dan baterai tetap terasa error, itu berarti sudah saatnya untuk mengirimkannya ke service center karena sudah rusak. Kualitas baterai memang semakin lama akan terus menurun sehingga tidak ada yang bisa kamu lakukan selain merawatnya agar penurunan yang terjadi tidak terlalu cepat.

Baca Juga: Baterai iPhone kamu cepat habis? Cobain tips ini agar lebih hemat

Tips Agar Baterai Tetap Normal dan Awet

Tentu saja melakukan kalibrasi berulang kali terbilang sangat merepotkan dan mengganggu aktivitas. Maka dari itu ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar baterai tetap awet, sehat, dan tidak mudah rusak sehingga iPhone juga menjadi tahan lama.

  1. Biasakan untuk selalu colok adapter terlebih dahulu ke stop kontak baru kemudian mencolok kabel ke iPhone agar meminimalisi listrik kejut.
  2. Biasakan hanya melakukan satu kali charge saja setiap hari agar siklus baterai terjaga.
  3. Hindari menggunakan smartphone saat charge untuk menghindari suhu baterai berlebih.
  4. Jangan sering ditinggal charge semalaman
  5. Kalau smartphone terasa panas, hentikan penggunaan dan tunggu hingga normal kembali

Dengan hanya melakukan 5 tips tadi saja, dijamin kalau wear level atau tingkat keausan baterai akan jauh lebih lambat. Normalnya kemampuan baterai menyimpan daya akan menurun sekitar 5-10% setiap tahunnya. Maka dari itu tips tersebut berfungsi untuk meminimalisir penurunan yang terjadi terhadap baterai.

Tinggalkan Komentar