Tips dan Trik

Cara Kalibrasi Baterai Smartphone Xiaomi dengan Benar dan Mudah

5 Cara Ampuh Mengehemat Baterai Handphone Android

Gadgetren – Xiaomi merupakan salah satu vendor asal Tiongkok yang namanya cukup terkenal di Indonesia berkat fans (Mi Fans) yang aktif.

Salah satu alasan Mi Fans begitu mencintai Xiaomi karena smartphone yang dirilisnya memiliki harga murah dengan spesifikasi hardware yang menarik. Jadi tidak heran kalau banyak sekali penggunanya yang sangat setia bahkan hingga ada hashtag #mendingxiaomi.

Nah semua barang elektronik yang menggunakan baterai termasuk smartphone sesekali perlu membutuhkan kalibrasi baterai. Hal ini untuk menjaga agar kapasitas daya terbaca oleh sistem secara benar sesuai kemampuannya saat ini. Walaupun begitu, kalibrasi juga tidak boleh dilakukan terlalu sering karena malah akan memperburuk kondisi baterai saat ini.

Proses kalibrasi bisa kamu lakukan saat merasa ada yang aneh pada baterai. Contohnya pada saat persentase baterai masih banyak, namun secara tiba-tiba mati dan saat dicek ternyata habis sehingga perlu charge. Ini merupakan salah satu tanda kalau kapasitas baterai yang dilaporkan tidak benar.

Untuk itu, pengguna smartphone Xiaomi harus melakukan kalibrasi agar baterainya bisa dibilang menjadi normal. Nah, bagi Gadgeter yang penasaran dengan cara kalibrasi baterai Xiaomi maka dapat mengikuti tutorial berikut ini yang sangat mudah dilakukan

Cara Kalibrasi Baterai Xiaomi

  1. Pertama, Gadgeter dapat menyalakan smartphone Xiaomi terlebih dahulu.
  2. Selanjutnya, Gadgeter mengecas atau mengisi daya baterai hingga mencapai 100%. Dalam hal ini Gadgeter dapat menyalakan airplane mode atau mematikan paket data smartphone Xiaomi agar daya baterai dapat terisi dengan cepat.
  3. Apabila baterai telah terisi penuh mencapai 100% maka smartphone Xiaomi bisa langsung dimatikan.
  4. Dalam keadaan sedang mati, Gadgeter dapat melakukan cas terhadap smartphone Xiaomi hingga daya baterai terilis penuh 100%.
  5. Kemudian, Gadgeter dapat menyalakan kembali smartphone Xiaomi dan menggunakannya (bermain game, browsing, SMS, telepon, menonton video, dan masih banyak lagi) hingga daya baterai habis yang ditunjukkan dengan persentase 0%. Biasanya smartphone secara otomatis akan mati sendiri.
  6. Setelah smartphone Xiaomi benar-benar mati karena kehabisan baterai maka Gadgeter dapat mendiamkannya hingga 15 menit.
  7. Setelah 15 menit berlalu maka Gadgeter dapat mengecas atau mengisi daya baterai smartphone Xiaomi dalam keadaan mati hingga penuh nmencapai 100%. Pastikan kabel cas tercabut ketika daya baterai smartphone Xiaomi mencapai 100%.
  8. Terakhir, Gadgeter dapat melakukan kalibrasi baterai ini hingga 3 kali agar hasilnya lebih maksimal.

Semoga dengan kalibrasi ini dapat membuat smartphone Xiaomi yang dimiliki Gadgeter menjadi normal kembali sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Namun ingat sekali kalau proses ini tidak boleh dilakukan terlalu sering yah. Selamat mencoba.

Tinggalkan Komentar

8 Komentar

  • ini gimana? setelah 100% dalam daya mati unplug dlam mode mati atau power on?
    *Kemudian, Gadgeter dapat menyalakan kembali smartphone Xiaomi dan menggunakannya (bermain game, browsing, SMS, telepon, menonton video, dan masih banyak lagi) hingga daya baterai habis yang ditunjukkan dengan persentase 0%. Biasanya smartphone secara otomatis akan mati sendiri.

      • Kemudian, Gadgeter dapat menyalakan kembali smartphone Xiaomi dan menggunakannya (bermain game, browsing, SMS, telepon, menonton video, dan masih banyak lagi) hingga daya baterai habis yang ditunjukkan dengan persentase 0%. Biasanya smartphone secara otomatis akan mati sendiri.

        ini gimana ya, batrai saya gak bisa sampai 0%, 30%aja udah mati

          • Setelah 15 menit berlalu maka Gadgeter dapat mengecas atau mengisi daya baterai smartphone Xiaomi dalam keadaan mati hingga penuh nmencapai 100%. Pastikan kabel cas tercabut ketika daya baterai smartphone Xiaomi mencapai 100%.

            Setelah selesai langkah ini hp nya dihidupkan lagi ya gan?
            di pake sampai kosong lagi?

          • Iya setelah kembali 100% sudah bisa dihidupkan lagi. Ga usah dipakai sampe kosong karena harusnya udah terkalibrasi