Gadgetren – Meskipun menawarkan pengalaman yang relatif seimbang untuk memenuhi beragam kebutuhan harian, vivo Y31d Pro tidak sepenuhnya bisa menjadi pilihan ideal bagi setiap pengguna.
Perangkat baru ini masih memiliki sejumlah keterbatasan yang patut dipertimbangkan sebelum meminangnya. Pengguna perlu menimbang dengan cermat apakah ponsel sudah sesuai kebutuhan mereka atau belum.
Kabar baiknya di balik berbagai keterbatasan yang ditawarkan, vivo Y31d Pro tetap memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya cukup menarik untuk dipertimbangkan. Perangkat ini bahkan bisa menjadi pilihan pas bagi sebagian pengguna.
Kelebihan vivo Y31d Pro
1. Bodi yang Tangguh
Meluncur di kelas menengah, vivo Y31d Pro mengunggulkan keandalan pemakaian yang tinggi. Perangkat ini mempunyai bodi yang tangguh untuk menjalani rutinitas aktivitas keseharian pengguna tanpa khawatir cepat rusak.
Ketangguhan bodinya hadir lewat ketahanan air dan debu yang menyeluruh. Dalam hal ini, vivo Y31d Pro tersertifikasi dengan IP69+ yang secara teknis sudah mencakup perlindungan IP68 dan IP69 di dalamnya.
Sedikit informasi buat Kamu yang belum tahu, sertifikasi IP68 mengindikasikan bahwa vivo Y31d Pro telah berhasil melewati uji perendaman hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Sertifikasi IP69 menunjukkan bahwa ponsel ini tahan terhadap air bertekanan sangat tinggi.

Bersama dengan kedua sertifikasi tersebut, vivo Y31d Pro diklaim mampu bertahan dalam berbagai skenario penggunaan mulai dari terkena hujan selama 24 jam atau air beku bersuhu hingga -10°C selama 4 jam.
Bukan hanya mempunyai ketahanan air yang menyeluruh, bodinya juga dilengkapi dengan lapisan Guardian Glass di bagian layar serta rangka tahan banting ekstrem yang mampu melindungi perangkat dari hal-hal tak terduga yang kerap terjadi selama penggunaaan.
Berbekal kedua perlindungan tersebut, bodi vivo Y31d Pro juga berhasil mengantongi sertifikasi ketahanan bintang lima dari SGS serta telah memenuhi ketahanan guncangan standar militer GJB 150 yang memastikannya tahan dalam kondisi ekstrem.
Bahkan dengan ketangguhan yang dibawanya, perangkat ini diklaim mampu bertahan saat terjatuh dari ketinggian 15 meter di atas permukaan rumput serta berhasil melewati uji tekuk dengan bobot hingga 50Kg.
Sebagai pelengkap, paket penjualan vivo Y31d Pro turut membawa Case Pelindung Tahan Benturan yang secara khusus dikembangkan berdasarkan teknologi airspring untuk memberikan perlindungan tambahan.
2. Baterai Tahan Lama
Mengusung tagar #gakhabishabis, vivo Y31d Pro hadir dengan dilengkapi baterai yang sangat besar. Penyimpanan dayanya bahkan secara teknis dapat menampung hingga kapasitas 7.000mAh.
Dilengkapi dengan baterai berkapasitas sangat besar, vivo Y31d Pro tentu dapat menjadi pilihan tepat buat siapa pun yang memerlukan ponsel dengan ketahanan daya mumpuni. Perangkat ini mampu menyala dalam waktu lama tanpa perlu berulang kali mengisi daya.
Dari kapasitas penuh hingga habis, perangkat ini diklaim mampu menyala hingga 14 hari dalam mode siaga. Baterainya pun sudah mencukupi untuk bermain game selama 13 jam, menonton video 44 jam, atau mendengarkan musik 72 jam secara berturut-turut.
Untuk kondisi darurat, perangkat ini dilengkapi Super Battery Saver. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna melakukan navigasi peta selama 3 jam hanya dengan baterai 10% atau panggilan telepon sampai 40 menit dengan kapasitas sebesar 1%.

Yang membuatnya semakin menarik, baterainya juga menjanjikan keandalan pemakaian untuk jangka panjang. Perangkat vivo Y31d Pro bakal mampu bertahan hingga 1.600 siklus pengisian daya penuh atau setara 6 tahun pemakaian dengan kesehatan baterai di atas 80%.
3. Pengisian Daya yang Cepat
Saat kehabisan daya di tengah-tengah aktivitas, pengguna pun tidak perlu khawatir menunggu lama. Pihak vivo telah menyematkan teknologi pengisian berkecepatan tinggi sebagai salah satu fitur unggulan perangkat ini.
Mereka secara khusus telah menggunakan teknologi 90W FlashCharge. Dengannya, pengguna dapat mengisi baterai vivo Y31d Pro hingga penuh dalam waktu singkat sehingga bisa segera digunakan untuk melanjutkan aktivitas yang sempat tertunda.
Teknologi 90W FlashCharge memungkinkan pengguna mengisi baterai vivo Y31d Pro hingga penuh hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Bahkan dalam klaimnya, pengisian dari kapasitas 1% hingga 100% hanya memerlukan sekitar 58 menit saja.
Kalaupun terpaksa menggunakan perangkat sembari terhubung ke pengisian daya, vivo Y31d Pro turut dilengkapi dengan fungsi Bypass Charging yang dapat membuat pemakaian menjadi terasa lebih nyaman karena tidak melalui baterai terlebih dahulu.
Fungsi Bypass Charging dapat meneruskan arus dari adaptor langsung ke mesin utama. Dengan begitu, peningkatan suhu akibat pengisian bisa dihindari sehingga kinerja ponsel bakal stabil dan kesehatan baterainya tetap terjaga walaupun terhubung ke sumber listrik secara terus menerus.
4. OriginOS yang Mutakhir
Meluncur dengan antarmuka sistem OriginOS 6, vivo Y31d Pro membawa dukungan peranti lunak yang mutakhir. Perangkat ini akan langsung menjalankan Android 16 sejak pertama kali dinyalakan.
Selain menjalankan Android generasi terbaru, antarmuka sistem tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fitur kecerdasan buatan yang dapat digunakan untuk menjalani rutinitas harian secara lebih mudah dan praktis.

Antarmuka OriginOS 6 salah satunya menawarkan vivo DocMaster yang dapat secara cerdas digunakan untuk merangkum, menyempurnakan, memperluas, atau menerjemahkan konten dengan mudah. Dukungan tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis berkas mulai dari dokumen hingga gambar.
Terdapat juga fitur AI Creation yang dapat digunakan untuk mengelola tulisan. Pengguna dapat memakainya untuk menulis ulang, merangkum, hingga mengubah catatan menjadi konten yang lebih jelas dan profesional.
Melalui antarmuka tersebut, pengguna juga dapat menemukan fitur AI Transcript Assist yang dapat mengubah rekaman suara dalam berbagai bahasa menjadi tulisan serta AI Captions untuk menampilkan teks percakapan saat melakukan panggilan atau rapat.
OriginOS 6 juga membawa sejumlah fitur kecerdasan buatan untuk membantu pengeditan gambar. Termasuk di dalamnya meliputi AI Magic Move, AI Erase 2.0, maupun AI Photo Enhance yang bisa digunakan untuk membuat hasil foto menjadi terlihat lebih sesuai keinginan.
AI Magic Move dapat digunakan untuk memindahkan obyek pada sebuah foto sehingga bisa lebih menarik, AI Erase 2.0 untuk menghapus bagian yang tidak diinginkan, sementara AI Photo Enhance untuk meningkatkan detail, warna, hingga kejernihan setiap gambar.
Kekurangan vivo Y31d Pro
1. Layar Masih HD+
Seperti apa yang sudah dijelaskan di bagian awal, vivo Y31d Pro sayangnya bukan perangkat yang benar-benar sempurna. Perangkat ini masih mempunyai kekurangan di mana termasuk pada sektor layar yang ditawarkannya.

Ponsel dengan harga di atas Rp3 juta umumnya sudah membawa layar beresolusi minimal Full HD+ agar mampu menampilkan berbagai konten secara lebih tajam. Namun, vivo Y31d Pro terlihat melewatkannya.
Dibanderol dengan harga promo mulai dari Rp3.999.000, perangkat menengah ini hanya dilengkapi dengan panel HD+ (1570 x 720 piksel). Layarnya bakal terasa kurang maksimal untuk menikmati berbagai konten apabila pengguna terbiasa menggunakan ponsel dengan resolusi lebih tinggi.
Ditambah lagi, layar vivo Y31d Pro memang berukuran besar. Perangkat ini dilengkapi dengan panel IPS LCD berukuran 6,75 inci yang sebenarnya membutuhkan resolusi tinggi agar tampilan terlihat lebih tajam.
Kabar baiknya, vivo tidak mengebiri kemampuannya dalam menampilkan animasi. Layar vivo Y31d Pro masih dilengkapi dengan dukungan untuk menangani pengaturan refresh rate hingga 120Hz.
2. Dapur Pacu Seharusnya Lebih Baik
Menyasar kelas menengah yang diisi oleh perangkat-perangkat berkinerja mumpuni, vivo Y31d Pro juga mempunyai dapur pacu yang ketinggalan. Perangkat satu ini masih memakai chipset yang banyak digunakan oleh ponsel entri.
Bernama Qualcomm Snapdragon 685, chipset tersebut sebenarnya sudah mencukupi untuk menjalani berbagai aktivitas secara lancar. Kinerja vivo Y31d Pro hanya saja bakal terlihat lebih rendah jika dibandingkan berbagai ponsel dengan harga setara.
Dapat dipacu dengan kecepatan hingga 2,8Ghz, Snapdragon 685 masih menggunakan inti berarsitektur ARM Cortex-A73 dan Cortex-A53 yang tergolong sangat lawas. Pemroses grafisnya pun mengandalkan Qualcomm Adreno 610 karena memang sepaket.
Dari hasil pengujian Tim Gadgetren pada sejumlah ponsel yang menggunakan chipset serupa sebagai dapur pacunya, Snapdragon 685 secara umum hanya dapat menghasilkan skor di kisaran angka 400 ribuan dalam aplikasi AnTuTu versi 11.
Padahal jika mempertimbangkan banderol harga vivo Y31d Pro, banyak perangkat yang menawarkan chipset dengan skor pengujian lebih tinggi. Beberapa di antaranya bahkan tercatat mampu menembus angka di atas 2 juta yang mana tentu akan memberikan kinerja jauh lebih mulus.
3. Belum Mendukung Jaringan 5G
Tak hanya di sektor kinerja, penggunaan Snapdragon 685 juga membuat konektivitas seluler vivo Y31d Pro kalah mutakhir dibanding lainnya. Chipset kelas entri tersebut soalnya belum dilengkapi dengan teknologi 5G.
Kebanyakan ponsel yang menyasar harga lebih dari Rp3 juta padahal membawa teknologi 5G sebagai fitur unggulan. Tanpa dukungan tersebut, pengguna harus puas dengan kecepatan akses yang ditawarkan oleh jaringan 4G.
4. Kamera Kurang Lengkap
Dengan banderol harganya, vivo Y31d Pro seharusnya mempunyai konfigurasi kamera yang lebih lengkap. Perangkat ini hanya membawa sensor penunjang beresolusi 2MP untuk pengambilan gambar bokeh sehingga hanya akan terasa seperti sekadar peneman saja.

Sejumlah ponsel dengan harga serupa padahal sudah membawa lensa ultrawide yang mampu menghasilkan gambar dengan sudut lebih luas. Beberapa di antaranya bahkan dilengkapi lensa telefoto yang bisa menangani pengambilan gambar jarak jauh secara lebih baik.
Meskipun tidak membawa salah satu di antara kedua lensa tambahan tersebut, vivo Y31d Pro untungnya masih dilengkapi kamera beresolusi tinggi. Sensor utamanya dapat menangani pengambilan gambar hingga 50MP yang seharusnya sudah memadai.
5. Dukungan Pembaruan Singkat
Mengunggulkan berbagai dukungan mutakhir lewat antarmuka sistem OriginOS 6 terbaru, jaminan pembaruan yang ditawarkan oleh vivo Y31d Pro juga tergolong pendek. Perangkat ini hanya akan memperoleh hingga 2 kali peningkatan Android dan 4 tahun pemeliharaan keamanan.
Beberapa ponsel di kelasnya dilengkapi dengan jaminan pembaruan yang lebih panjang. Bahkan di antara perangkat yang sudah meluncur, terdapat model yang menawarkan dukungan hingga 6 tahun.


Tinggalkan Komentar