ASUS Zenbook DUO UX8407
Smartphone

6 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, Bukan Hanya Bertenaga!

Gadgetren – Lini keluarga iQOO memang terkenal dengan kinerja perangkat yang bertenaga. Namun selaras dengan kebutuhan pasar, iQOO Z11 yang baru meluncur bukan hanya mengandalkan itu saja.

Membawa tagline Unstoppable Z, perangkat terbaru vivo ini menawarkan dukungan yang terlihat menyeluruh untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Pengguna bisa mengandalkannya untuk menjalani rutinitas secara nyaman.

Mempertimbangkan berbagai penyesuaian yang diterapkan, iQOO Z11 masih menjadi salah satu perangkat yang layak dipertimbangkan. Kamu yang masih ragu-ragu untuk meminangnya dapat melirik berbagai kelebihan dan kekurangan perangkat dalam ulasan berikut.

Kelebihan iQOO Z11

1. Baterai Sangat Besar

iQOO Z11 membawa keunggulan utama pada sektor daya. Bahkan secara khusus, perangkat ini berhasil memecahkan rekor MURI sebagai “Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Indonesia”.

Kapasitas baterai iQOO Z11 memang sangat besar. Saat kebanyakan ponsel yang mengunggulkan ketahanan daya tinggi masih mengusung sekitar 6.000mAh, perangkat ini menawarkan sampai 9.200mAh.

Dengan kapasitas baterai yang ditawarkan, iQOO Z11 tentu dapat menyala dalam waktu yang lama. Pengguna bisa memakainya beraktivitas seharian penuh tanpa perlu berulang kali mengisi daya.

Dalam klaim yang disampaikan oleh Pihak vivo, pengguna dapat memakainya secara terus-menerus untuk bermain game hingga selama 12,6 jam, melakukan panggilan video selama 14 jam, atau menonton YouTube selama 37 jam.

Kelebihan dan Kekurangan IQOO Z11 - 1

Berbekal kapasitas yang besar, pengguna pun tidak perlu khawatir baterai cepat habis saat perlu berbagi daya dengan perangkat lain. Perlu diketahui bahwa iQOO Z11 turut dilengkapi dengan pengisian terbalik walau hanya 7,5W.

Baterai iQOO Z11 di sisi lain mempunyai keandalan pemakaian yang baik. Berkat berbagai teknologi yang digunakan, pengguna dapat memakai perangkat ini selama bertahun-tahun secara optimal.

Kesehatan baterai perangkat diklaim tidak akan menurun drastis setelah 5 tahun penggunaan. Kapasitas penyimpanan dayanya masih akan berada di angka 80% setelah 1.200 siklus pengisian penuh.

Yang tak kalah menarik, bodi perangkat masih tergolong ramping dan ringan untuk sebuah ponsel dengan baterai berkapasitas sangat besar. iQOO Z11 hanya memiliki ketebalan sekitar 8,25mm dengan bobot 213 gram.

Kerampingan bodinya tidak terlepas dari penggunaan baterai Anode Silikon Generasi ke-4. Teknologi tersebut menawarkan kepadatan energi hingga 10 kali lebih tinggi daripada teknologi anode grafit tradisional.

2. Pengisian Daya Bisa Diandalkan

Meskipun berkapasitas sangat besar, pengguna juga tidak perlu menunggu terlalu lama saat terpaksa mengisi daya. iQOO Z11 sudah dilengkapi dengan teknologi pengisian yang bisa diandalkan.

Pihak vivo telah menyematkan teknologi 90W FlashCharge. Pengguna sudah dapat mengisi kapasitas baterai iQOO Z11 dari habis hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 68 menit saja.

Teknologi tersebut memungkinkan pengguna segera melanjutkan berbagai aktivitas yang tertunda dengan mengisi baterai sebentar saja. Bahkan hanya dengan pengisian selama 10 menit, pengguna sudah bisa menggunakan perangkat untuk menelepon hingga 6 jam.

Bukan hanya sekadar cepat, teknologi yang ditawarkan iQOO Z11 juga menjanjikan tingkat keamanan yang tinggi. Perangkat ini menawarkan perlindungan hingga 25 dimensi, kontrol suhu, hingga proteksi pengisian semalaman.

Di sisi lain, dukungan pengisian yang ditawarkan juga lengkap. Perangkat ini turut membawa Advanced Bypass Charging yang dapat digunakan untuk mengoperasikan ponsel sembari terhubung ke adaptor.

Advanced Bypass Charging mampu meneruskan arus pengisian langsung ke mesin utama. Dengan begitu, suhu perangkat bisa lebih terkendali dan kesehatan baterainya akan terlindungi.

3. Konfigurasi Mesin yang Mumpuni

Seperti berbagai ponsel di lini keluarganya, iQOO Z11 turut meluncur dengan konfigurasi mesin yang mumpuni. Perangkat sudah mengombinasikan chipset, memori, hingga sistem pendingin yang tergolong tinggi.

Meluncur ke pasar menengah, perangkat ini ditenagai dengan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4. Chipset tersebut mempunyai basis inti ARM Cortex-A720 dan Cortex-A520 berkecepatan hingga 2,7GHz yang dikombinasikan bersama pemroses grafis Qualcomm Adreno 810.

Chipset tersebut memungkinkan iQOO Z11 mengemas skor AnTuTu yang lumayan tinggi. Dalam uji laboratorium internal perusahaan, perangkat ini dapat mengemas hingga lebih dari 1,2 jutaan.

Sebagai penopangnya, iQOO Z11 turut dilengkapi dengan RAM LPDDR4x berkapasitas minimal 8GB. Perangkat ini pun sudah membawa penyimpanan berjenis UFS 3.1 saat sejumlah ponsel mulai menggunakan teknologi lebih lawas.

Selaras dengan kinerja yang ditawarkan, iQOO Z11 juga mengemas sistem termal yang terlihat menjanjikan. Perangkat ini diklaim dapat digunakan untuk bermain game secara stabil tanpa khawatir cepat panas dalam waktu lama.

Sistem pendinginannya menggunakan vapor chamber berbahan stainless-steel yang dipasangkan pada area chipset, kamera, hingga baterai perangkat dengan ukuran seluas 7.000mm2.

Kelebihan dan Kekurangan IQOO Z11 - Header

Disokong dengan 9 buah sensor, sistem tersebut dapat menangani peningkatan panas secara cerdas dengan total area pendinginan hingga 18.000mm2. Pihak vivo mengklaim bahwa suhu inti chipset dapat turun hingga 15°C saat perangkat digunakan.

Bahkan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, kemampuan pendinginannya jauh lebih menjanjikan. Sistem termal iQOO Z11 mampu membuat suhu perangkat 1,6°C lebih rendah setelah digunakan untuk bermain game tembak-menembak selama 1 jam atau 4°C lebih dingin untuk merekam video selama 10 menit.

Kombinasi chipset, memori, hingga sistem termal yang ditawarkan memungkinkan iQOO Z11 menangani berbagai macam tugas secara lancar. Bahkan dalam klaimnya, perangkat mampu memainkan game MOBA dengan pengaturan grafis Ultra dan refresh rate 90Hz secara stabil selama 5 jam.

Dipadukan bersama antarmuka sistem OriginOS dengan pembaruan Android hingga 3 kali dan keamanan selama 5 tahun, konfigurasi mesin iQOO Z11 menjanjikan kelancaran pemakaian hingga selama 60 bulan.

4. Layar Memesona

Menikmati hiburan hingga bermain game dengan iQOO Z11 nantinya juga akan dimanjakan dengan tampilan visual yang memesona. Perangkat ini mengemas layar yang menawarkan spesifikasi di atas rata-rata.

Terutama pada refresh rate, layarnya secara teknis mampu menangani hingga 144Hz. Video hingga game dapat ditampilkan dengan pergerakan animasi yang benar-benar halus selama sudah mendukung pengaturan serupa.

Layar iQOO Z11 juga mempunyai resolusi yang sangat tinggi. Dapat menampilkan gambar hingga 1,5K (2800 x 1260 piksel), pengguna bisa menikmati berbagai konten secara mendetail dan tajam.

Mengusung panel berteknologi AMOLED, layarnya mempunyai tingkat kecerahan tinggi di mana mencapai 5.000nit. Gambar hingga tulisan dapat ditampilkan secara jelas bahkan saat berada di luar ruangan.

Dibandingkan dengan berbagai ponsel yang sudah meluncur ke pasaran, ukurannya juga tercatat lebih besar. Layar iQOO Z11 menggunakan panel yang membentang hingga seluas 6,83 inci.

Tersertifikasi dengan Low Blue Light dan Low Flicker dari SGS, layar perangkat juga bakal bisa digunakan secara nyaman selama berjam-jam. Mata pengguna tidak akan cepat lelah akibat paparan cahaya biru maupun kedipan.

5. Bodi yang Tangguh

Mengunggulkan bodi yang ramping dan ringan, kenyamanan pemakaian iQOO Z11 makin lengkap dengan keandalan pemakaian yang tinggi. Perangkat ini pun dapat digunakan untuk menjalani berbagai rutinitas tanpa rasa waswas.

Kelebihan dan Kekurangan IQOO Z11 - 2

Bodinya mengemas ketahanan air dan debu tersertifikasi IP68 maupun IP69. Dengan peringkat tersebut, sebuah perangkat umumnya masih bisa bertahan saat tercebur atau terkena hujan.

Secara khusus berdasarkan hasil pengujian yang diungkapkan pihak vivo, perangkat ini sudah tahan terhadap perendaman hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, semprotan bertekanan tinggi, hingga air bersuhu sampai 80°C.

Ketangguhan bodi iQOO Z11 juga terbukti unggul dalam berbagai pengujian ekstrem berdasarkan standar militer Amerika. Produk setidaknya berhasil melewati empat kategori di mana meliputi suhu tinggi, paparan hujan, ketahanan guncangan, dan jatuh dari kendaraan.

Kekurangan iQOO Z11

1. Konfigurasi Lensa Masih Kurang Lengkap

Sayangnya dengan harga lebih dari Rp4 jutaan, iQOO Z11 mempunyai konfigurasi kamera yang tergolong kurang lengkap. Pengguna belum bisa menemukan lensa ultrawide atau bahkan telefoto pada perangkat satu ini.

Kabar baiknya, sensor yang disematkan pada perangkat ini sudah tergolong tinggi. Kamera utamanya membawa Sony IMX882 beresolusi 50MP sementara kamera depannya mampu menangani hingga 32MP.

Kemampuan perekaman videonya juga terlihat menjanjikan. Kamera depan maupun belakangnya mendukung hingga resolusi 4K @30fps di mana dapat digunakan untuk menghasilkan konten yang lebih jernih dan tajam.

ASUS Zenbook DUO UX8407

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar