Gadgetren – POCO X8 Pro memang bukan penerus langsung POCO F7. Karena itu meski mempunyai harga yang berdekatan, kedua perangkat ini menawarkan karakteristik yang lumayan berlainan.
POCO X8 Pro dalam hal ini diposisikan sebagai ponsel yang menyeluruh tetapi dengan banderol harga ramah di kantong dan seimbang. Sementara di sisi lain, POCO F7 hadir sebagai opsi yang lebih bertenaga berkat spesifikasi yang dibawanya terutama di sisi chipset.
Keduanya sama-sama menarik untuk dilirik. Hanya saja buat kamu yang masih bingung untuk memilih salah satu di antara ponsel ini, berikut sejumlah perbedaan yang bisa dipertimbangkan.
Perbedaan POCO X8 Pro Vs POCO F7
Hadir satu generasi lebih baru, POCO X8 Pro menawarkan chipset yang lebih mutakhir. Perangkat ini menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Ultra sementara POCO F7 memakai Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4.
Dimensity 8500 Ultra telah menggunakan ARM Cortex-A725. Arsitektur tersebut merupakan penerus dari ARM Cortex-A720 yang sebelumnya digunakan pada ketiga kluster inti Snapdragon 8s Gen 4.
Kecepatan pemrosesan data yang ditawarkan oleh Dimensity 8500 Ultra pun lebih tinggi. Saat Snapdragon 8s Gen 4 hanya dapat dipacu hingga 3,21GHz, chipset tersebut dapat beroperasi hingga 3,4GHz.
Hanya saja, kemampuan Dimensity 8500 Ultra memang kalah bertenaga. Hal tersebut salah satunya dikarenakan Snapdragon 8s Gen 4 turut dilengkapi dengan kluster inti berbasis ARM Cortex-X4.

POCO X8 Pro
Selain itu, pemroses grafis yang ditawarkan oleh Snapdragon 8s Gen 4 juga terlihat jauh mumpuni. Chipset tersebut telah dilengkapi dengan Qualcomm Adreno 825 sementara Dimensity 8500 Ultra hanya memakai ARM Mali-G720 MC8.
Dengan konfigurasi yang ditawarkan, Snapdragon 8s Gen 4 secara teknis dapat menangani berbagai tugas secara lebih unggul. Kemampuannya bahkan sudah terbukti dalam berbagai uji sintetis.
Dalam klaim pihak Xiaomi, POCO F7 sebelumnya dapat mengemas skor AnTuTu versi 10 hingga 2.084.535. POCO X8 Pro dalam uji coba yang dilakukan oleh GSMArena hanya mampu menghasilkan sampai 1.663.640 dengan versi aplikasi yang serupa.
Snapdragon 8s Gen 4 secara teknis memang termasuk sebuah chipset flagship terjangkau. Sementara di sisi lain, Dimensity 8500 Ultra sebenarnya dirancang untuk menyasar kelas menengah. Oleh karena itu tidak mengherankan kalau skor AnTuTu yang diraih keduanya cukup berbeda.
Selaras dengan kinerja yang ditawarkan, POCO F7 turut dilengkapi dengan sistem termal yang lebih menjanjikan. Perangkat ini mempunyai 3D IceLoop System berukuran hingga 6.000mm2 saat saudaranya hanya 5.300mm2.
Sebagai sebuah ponsel yang lebih terjangkau, POCO X8 Pro menariknya meluncur dengan konfigurasi memori yang lebih bervariasi. Perangkat ini tersedia di Indonesia dalam tiga opsi berbeda sementara POCO F7 hanya dalam varian tunggal saja.
Bagi kamu yang belum tahu, POCO X8 Pro tersedia dalam varian 8GB + 256GB, 8GB + 512GB, serta 12GB + 512GB. POCO F7 di sisi lain hanya dapat dijumpai dalam konfigurasi 12GB + 512GB saja.
Layar Jadi Pembeda Selanjutnya
Perbedaan dari kedua ponsel buatan Xiaomi ini juga terlihat pada pengalaman visual khususnya bagian layar. POCO X8 Pro memang hadir sebagai sebuah perangkat yang ramping sedangkan POCO F7 mencoba menghadirkan pengalaman visual yang lebih maksimal.
Layar POCO X8 Pro dalam hal ini hanya membentang hingga seluas 6,59 inci yang mana sudah cukup untuk banyak orang. Sementara di sisi lain, POCO F7 sebelumnya menggunakan panel berukuran 6,83 inci yang mampu menghadirkan tampilan lebih leluasa untuk menikmati berbagai konten.
Mengikuti ukurannya, layar POCO F7 juga dibuat sedikit lebih tajam. Perangkat ini membawa panel dengan resolusi hingga 2772 x 1280 piksel saat POCO X8 Pro hanya mendukung hingga 2756 x 1268 piksel.
Menariknya dengan ukuran lebih kecil dan resolusi lebih rendah, layar POCO X8 Pro menawarkan tingkat keterbacaan di berbagai kondisi pencahayaan yang secara teknis lebih bisa diandalkan. Xiaomi soalnya menggunakan panel dengan tingkat kecerahan lebih tinggi.
Sama-sama menggunakan panel berteknologi AMOLED, layar POCO X8 Pro dapat menangani tingkat kecerahan maksimal hingga 3.500 nit sementara layar POCO F7 sebelumnya hanya sampai 3.200 nit.
Usung Kecepatan Pengisian yang Berbeda
Menawarkan dimensi bodi yang lumayan berlainan, POCO X8 Pro maupun POCO F7 membawa kapasitas baterai yang sangat mirip. Kedua perangkat ini sama-sama dapat menampung daya hingga 6.500mAh.
Kesamaan kapasitasnya tidak terlepas dari penggunaan baterai silikon-karbon pada POCO X8 Pro. Dengan teknologi tersebut, sebuah ponsel dapat mengemas tampungan daya yang besar meski berukuran mungil.

POCO F7
Bersama dengan persamaan kapasitas baterainya, POCO X8 Pro uniknya menawarkan dukungan pengisian yang lebih menjanjikan. Perangkat tersebut telah dilengkapi dengan teknologi 100W HyperCharge saat POCO F7 hanya mengandalkan teknologi 90W HyperCharge.
Secara teknis, teknologi 100W HyperCharge bakalan mampu mengisi baterai secara lebih cepat. Pengguna yang menggunakan POCO X8 Pro pun tidak perlu menunggu lama untuk membuat baterai terisi hingga penuh.
Bukan hanya dukungan pengisian utamanya saja yang lebih unggul, POCO X8 Pro turut dilengkapi dengan fungsi reverse charging yang sedikit lebih tinggi. Ponsel ini dapat digunakan untuk mengisi perangkat lain secara lebih cepat dengan daya hingga 27W saat POCO F7 sebelumnya hanya mendukung sampai 22,5W.
Lebih Murah Tapi Lebih Tangguh
Yang tak kalah menggoda, POCO X8 Pro yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau justru dilengkapi dengan ketangguhan bodi lebih kuat. Perangkat ini seharusnya dapat digunakan untuk beraktivitas secara lebih tenang.
Ketangguhan bodi POCO X8 Pro salah satunya terbukti melalui sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Ketahanan air miliknya tentu jauh lebih mumpuni ketimbang POCO F7 yang hanya mengemas IP68.
Meskipun sama-sama tahan terhadap perendaman dengan kedalaman hingga 1,5 meter selama 30 menit, hadirnya keempat sertifikasi tersebut membuktikan bahwa POCO X8 Pro membawa ketahanan air yang lebih menyeluruh.
Keempat sertifikasi tersebut turut menunjukkan bahwa ponsel besutan Xiaomi ini juga mempunyai ketahanan yang lebih baik terhadap semprotan bertekanan sangat tinggi maupun air panas sehingga lebih bebas khawatir ketika digunakan dalam keseharian.

Senada dengan ketangguhan yang ditawarkan, kedua ponsel buatan Xiaomi ini juga mempunyai desain yang cukup berbeda. POCO X8 Pro hadir dengan tampilan panel belakang yang terlihat lebih sederhana dibandingkan saudaranya tersebut.
Panel belakang POCO X8 Pro tampil polos dengan tonjolan cincin lensa kamera yang dibuat terpisah. Sementara di sisi lain, POCO F7 hadir dengan corak warna ganda dan modul kamera menyatu.
Material yang digunakan oleh kedua ponsel ini juga sangat berlainan. Meski sama-sama mengadopsi rangka metal, POCO X8 Pro memakai panel berbahan plastik sementara POCO F7 sudah menggunakan kaca.
Khusus untuk POCO F7, tersedia juga varian Cyber Silver yang menampilkan desain Rydr. Panel belakangnya tampil futuristik dengan sebagian atas bergambar ornamen selayaknya robot mecha.
Sementara untuk POCO X8 Pro, pengguna dapat menjumpai Iron Man Edition. Edisi khusus ini membawa desain panel, aksesori, hingga kotak kemasan yang didesain dengan tampilan khas super hero tersebut.


Tinggalkan Komentar