Gadgetren – Pada 13 Oktober 2026 silam, OPPO secara resmi memperkenalkan ColorOS 17 berbasiskan Android 17 secara global.
ColorOS 17 sendiri pertama kali hadir pada OPPO Find X10 Series yang akan diluncurkan mendatang. Nantinya beberapa ponsel OPPO generasi sebelumnya akan mendapatkan update ini secara bertahap.
Tidak hanya ponsel OPPO saja, ColorOS 17 juga diberikan kepada ponsel besutan realme seperti realme GT 8 Pro, realme GT 7 Pro, realme 16 Pro 5G, dan realme 16 Pro+ 5G.
Performa dan Tampilan Meningkat
ColorOS 17 mempunyai Laminar Flow Engine dengan peningkatan terbaru sehingga menjadi sistem pengelolaan sumber daya cerdas yang dirancang untuk menangani berbagai aktivitas smartphone yang semakin kompleks.
Sistem ini juga didukung Adaptive Scheduling Architecture dari OPPO yang dapat mengoordinasi bebank kerja di latar depan dan belakang secara terpadu sehingga performa ponsel tetap lancar, baik untuk pemakaian sehari-hari atau skenario yang lebih berat lagi.
Menurut pihak OPPO, Laminar Flow Engine dapat menghadirkan stabilitas ketika ponsel membuka aplikasi yang meningkat hingga 55% dan thumbnail foto di Galeri dapat dimuat hingga 50% lebih cepat ketika pertama kali dibuka dibandingkan ColorOS 16.
Kemampuan multitasking menjadi lebih optimal pada ColorOS 17 yang mampu mempertahankan lebih dari 25% aplikasi tetap berjalan di latar belakang sehingga pengguna dapat berpindah antar aplikasi dengan lancar.
Bahkan pihak OPPO mengklaim bahwa ColorOS 17 dapat mempertahankan lebih dari 90% tingkat kelancaran kinerja awal saat kapasitas penyimpanan telah terisi hingga 90% di ponsel OPPO.

Sementara tampilan ColorOS 17 turut ditingkatkan dibandingkan generasi sebelumnya berkat hadirnya Living Flow Design yang hadir dengan tiga elemen utama yang terdiri dari Luminous Effect, Fluid Motion, dan Flexibel Feedback.
Luminous Effect menyajikan sentuhan visual lebih lembut dan transparan yang memancarkan aura elegan dengan kedalaman ruang yang menarik. Permainan cahayanya yang halus tidak hanya menarik perhatian mata, namun juga memandu fokus pengguna ponsel secara natural dan merespons setiap sentuhan dengan baik.
Sementara itu, Fluid Motion memungkinkan berbagai elemen antarmuka bergerak, menyatu, dan berubah bentuk dengan transisi yang mulus. Setiap perpindahan terasa lebih alami dan berkesinambungan sehingga menghadirkan pengalaman visual yang konsisten di seluruh sistem.
Lebih dari sekadar visual, Flexible Feedback memberikan nyawa pada interaksi pengguna. Tombol, toolbar, dan elemen interaktif lainnya tak lagi kaku dimana semuanya akan mengecil, meregang, dan memantul dinamis layaknya objek nyata saat disentuh. Sebuah sentuhan intuitif yang membuat ponsel pengguna terasa lebih hidup, melampaui sekadar respons mekanis biasa.
Kombinasi ketiga elemen ini mampu menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih lancar dan menyatu di seluruh sistem ColorOS 17. Mulai dari transisi antar aplikasi, interaksi dengan Fluid Cloud, hingga berbagai aktivitas sehari-hari yang membuat semuanya terasa lebih cepat serta intuitif.
OPPO AI yang Semakin Canggih
OPPO membawa OPPO AI dengan kemampuan agentic di tingkat sistem pada ColorOS 17 yang juga mampu membantu pengguna ponsel menyelesaikan beragam tugas rumit secara lebih praktis dan efisien.
Pada ColorOS 17 terdapat AI Mind Pilot yang didukung Agent Mode sehingga memungkinkan AI bekerja langsung dengan foto dan file yang tersimpan di perangkat, mencari informasi dari berbagai sumber, menggunakan tools yang sesuai, dan mengoordinasikan beberapa langkah sekaligus untuk menyelesaikan tugas sesuai permintaan pengguna.
Nantinya Agent Mode bisa menemukan serta merapikan file yang tersebar, mengganti nama file berdasarkan isi serta tanggalnya, dan mengolah informasi di dalamnya untuk membuat hasil baru seperti itinerary perjalanan atau halaman web.

Terdapat juga AI Photo Agent yang memudahkan pengguna mengedit foto tanpa perlu mengatur parameter manual. Pengguna cukup mengetikkan perintah dengan bahasa sehari-hari. Misal fitur andalan Style Match bisa memberikan satu foto referensi dan AI akan menganalisis tone, komposisi warna, dan nuansa visual foto tersebut lalu menerapkannya pada foto yang lain.
Sementara AI Mind Space mendapatkan peningkatan signifikan di ColorOS 17 dimana dapat memudahkan pengguna menyimpan dokumen serta tautan video untuk selanjutnya AI akan mengenali isinya dan mengubahnya menjadi memori personal yang terstruktur sehingga mudah dicari kembali.
OPPO turut menghadirkan AI Mind Suggest yang merupakan fitur pengingat proaktif yang menganalisis rutinitas pengguna ponsel. Fitur ini dapat memberikan rangkuman informasi di pagi hari, pengingat tiket pesawat atau kereta, dan merekomendasikan daftar putar lagu secara otomatis ketika pengguna menghubungkan earphone atau headphone ke ponsel.
Ada juga OSee yang mengombinasikan fungsi AI visual pada kamera dalam satu pengalaman terintegrasi. Pengguna cukup menekan sekali tombol shutter kamera untuk fitur dapat secara cerdas memahami objek dan situasi di hadapan pengguna. Selanjutnya akan menghubungkan ke berbagai layanan yang relevan seperti identifikasi objek, pencarian informasi, analisis nutrisi, pemindaian dokumen beresolusi tinggi, dan terjemahan.
Fitur Keamanan
OPPO menjadikan privasi dan perlindungan data pengguna menjadi prioritas utama sehingga menghadirkan fitur Private Computing Cloud (PCC) yang dapat melindungi data yang digunakan untuk pemrosesan AI berbasis cloud dengan enkripsi end-to-end.
Menariknya PCC melakukan seluruh pemrosesan di dalam lingkungan yang aman dan dirancang untuk mencegah akses dari pihak ketiga, termasuk OPPO sendiri. Pada ColorOS 17, keamanan pengiriman data semakin diperkuat melalui teknologi pasca-kuantum (post-quantum) terbaru di PCC.

Sementara terdapat juga fitur Transparency Report yang dapat memberikan transparansi kepada pengguna ponsel mengenai cara data merekan diproses. Sementara laporannya akan menyajikan beragam informasi termasuk layanan AI apa saja yang telah digunakan, kapan layanan tersebut diakses, dan operasi apa saja yang dilakukan.
Selain itu, AI Call Guard menjadi fitur yang mampu mendeteksi penipuan dengan menggunakan AI. Nantinya fitur ini dapat mendeteksi penggunaan suara sintetis atau manipulasi deepfake ketika pengguna sedang telepon, selanjutnya memberikan peringatan langsung di layar agar kamu menjadi berhati-hati.



Tinggalkan Komentar