Gadgetren – Dibanderol dengan harga mulai dari Rp4.299.000, Samsung Galaxy A18 memang bisa menjadi alternatif yang relatif aman saat pengguna memerlukan sebuah ponsel baru di masa sekarang.
Galaxy A18 mungkin bukan perangkat yang benar-benar sempurna. Menurut Saya, spesifikasinya bahkan terbilang biasa saja jika dibandingkan dengan berbagai ponsel yang menyasar kisaran harga serupa.
Terdapat berbagai kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum benar-benar meminangnya. Namun dengan sejumlah kelebihan yang diusungnya serta nama besar Samsung dalam mengembangkan sebuah ponsel, perangkat ini masih bisa masuk dalam pilihan.
Kelebihan Samsung Galaxy A18
1. One UI 9 dengan Pembaruan Panjang
Secara khusus, Galaxy A18 dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang membutuhkan dukungan pemakaian dalam jangka panjang. Pengguna dapat menggunakannya tanpa khawatir sistem akan cepat ketinggalan zaman.
Sejak keluar dari kotak penyimpanan, pengguna akan langsung dimanjakan oleh antarmuka sistem One UI 9 yang baru saja diperkenalkan. Pengguna tidak perlu lagi bersabar menunggu pembaruan untuk mencicipi berbagai dukungannya.
Fitur dan dukungan yang diusung memang tidak selengkap One UI 9 pada perangkat lebih mahal. Hanya saja, kompatibilitasnya tidak perlu dipertanyakan karena Samsung sudah mengembangkan antarmuka tersebut dengan basis Android 17.

Perlu diingat bahwa sejumlah ponsel di kelasnya masih meluncur dengan antarmuka sistem berbasis Android 16. Berjalan dengan Android 17, Galaxy A18 menawarkan penggunaan yang relevan dalam waktu lebih lama.
Ditambah lagi, Samsung menjanjikan jaminan pembaruan yang sangat panjang. Perangkat ini akan mendapat peningkatan sistem Android hingga sebanyak 6 kali dan pemutakhiran keamanan hingga 6 tahun.
2. Baterai dan Dukungan Pengisian yang Mencukupi
Pengguna Galaxy A18 juga dapat menyelesaikan berbagai aktivitas harian mereka secara tenang. Dengan kapasitas baterai sebesar 5.000mAh, ketahanan dayanya cukup panjang sehingga tidak perlu melakukan pengisian berulang kali di tengah kesibukan.
Kapasitasnya memang tidak sebesar berbagai ponsel menengah di masa sekarang. Namun secara teknis, ketahanan dayanya sudah bisa diandalkan untuk menjalani rutinitas harian dari pagi hingga petang.
Hadir sebagai penunjangnya, Samsung turut menyertakan dukungan pengisian 25W yang memungkinkan pengguna mengisi daya secara lebih singkat. Pengguna pun tidak perlu menunggu lama untuk melanjutkan berbagai aktivitas yang tertunda.
Berdasarkan klaim perusahaan, teknologi pengisian tersebut dapat digunakan untuk mengisi baterai Galaxy A18 hingga kapasitas 50% hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
3. Promo Penjualan yang Lengkap
Yang tak kalah menarik, Galaxy A18 kini menjadi perangkat Samsung yang hadir dengan promo penjualan sangat lengkap. Pengguna berkesempatan untuk memperoleh berbagai aksesori tambahan hingga senilai Rp927.000.

Selain kabel data dan unit seperti halnya paket penjualan perangkat Samsung secara umum, setiap pembelian yang dilakukan selama promo berlangsung akan disertai dengan adaptor 25W, earphone USB Type-C, maupun case pelindung.
Kekurangan Samsung Galaxy A18
1. Desain Layar Ketinggalan
Meskipun sudah memakai desain khas ponsel Samsung generasi terbaru, panel layarnya terlihat sangat ketinggalan. Galaxy A18 masih menggunakan notch atau poni kecil sebagai tempat kamera depan.

Dengan kisaran harga yang lebih terjangkau, pengguna padahal sudah bisa menemukan berbagai perangkat dengan panel yang memakai desain lebih modern. Layarnya dalam hal ini telah memakai lubang berbentuk punch hole.
Spesifikasi layar Galaxy A18 untungnya sudah sesuai dengan harga yang ditawarkan. Mata pengguna bakal dimanjakan oleh tampilan memesona dari panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci yang mendukung resolusi gambar sampai Full HD+ (2340 x 1080 piksel).
Hanya saja, dukungan refresh rate yang diusungnya memang hanya 90Hz. Beberapa ponsel dengan kisaran harga serupa sudah menawarkan pengaturan lebih tinggi di mana bahkan melebihi 120Hz.
2. Belum Membawa Speaker Stereo
Dukungan multimedia yang diusung Galaxy A18 juga bakal terasa kurang maksimal dengan absennya speaker stereo. Tanpanya, keluaran suara yang dihasilkan oleh perangkat bakal terdengar kurang sempurna.
Di sisi lain, Samsung apalagi sudah tidak melengkapinya dengan lubang jack audio 3,5 mm. Pengguna memerlukan aksesori tambahan atau perangkat suara berbasis USB Type-C untuk menikmati konten secara lebih baik.
Selama promosi, earphone USB Type-C untungnya akan disertakan dalam setiap pembelian ponsel ini. Pengguna pun tidak perlu bersusah payah mengeluarkan biaya tambahan untuk membelinya.
3. Perekaman Video yang Tergolong Rendah
Disokong dengan konfigurasi kamera yang lengkap, kemampuan perekaman video Galaxy A18 juga cukup rendah. Pengguna hanya dapat menghasilkan konten hingga beresolusi 1080p @30fps.

Sebagai pembanding, beberapa ponsel dengan kisaran harga setara sudah dilengkapi dengan dukungan perekaman video beresolusi 2K. Sebagian di antaranya bahkan menawarkan pengaturan lebih dari 4K.
Konfigurasi kamera yang ditawarkan padahal sudah tergolong cukup tinggi untuk sekelasnya. Samsung telah menyematkan sensor utama 50MP yang dipasangkan bersama lensa ultrawide 5MP, makro 2MP, serta depan 13MP.



Tinggalkan Komentar