Gadgetren – Dibanderol dengan harga yang semakin mahal, POCO F9 Pro menawarkan serangkaian peningkatan menarik yang membuatnya layak untuk dipertimbangkan sebagai pengganti POCO F8 Pro.
Pengguna dapat mempertimbangkannya apabila memerlukan pengalaman menikmati hiburan hingga bermain game secara lebih maksimal. Selain kinerja yang semakin bertenaga, Xiaomi turut menyematkan berbagai pemutakhiran di sektor lainnya.
Meski begitu, apa yang ditawarkan oleh POCO F9 Pro belum tentu mampu menggantikan pesona POCO F8 Pro sepenuhnya. Ada kemungkinan bahwa sebagian pengguna bakal setia dan lebih menyukai ponsel generasi lawas ini.
Perbedaan POCO F9 Pro vs POCO F8 Pro
Dimulai dari sektor kinerja, peningkatan yang diusung POCO F9 Pro terdapat pada penggunaan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, V Series. Chipset tersebut merupakan seri penerus dari Qualcomm Snapdragon 8 Elite yang dipakai pendahulunya.
Secara teknis, Snapdragon 8 Elite Gen 5, V Series menawarkan dukungan pemrosesan data yang jauh lebih cepat. Pengguna dapat memacunya dengan frekuensi hingga 4,6GHz sementara Snapdragon 8 Elite sebelumnya hanya 4,32GHz.

Bukan hanya sekadar lebih cepat, basis inti yang ditawarkan juga lebih mutakhir. Qualcomm telah menggunakan arsitektur Qualcomm Oryon generasi 3 saat sebelumnya memakai Qualcomm Oryon generasi 2 pada Snapdragon 8 Elite.
Kinerja yang ditawarkan oleh POCO F9 Pro makanya bakal lebih mumpuni. Terlebih lagi pada perangkat ini, Xiaomi turut menyematkan chip khusus pemroses grafis bernama VisionBoost D8 sebagai penunjang.
Chip VisionBoost D8 memungkinkan ponsel menjalankan berbagai pemrosesan grafis unggulan seperti interpolasi frame rate, peningkatan resolusi, hingga pengaktifan efek HDR untuk berbagai macam konten.
Bersama dengan penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5, V Series, POCO F9 Pro kini juga dilengkapi dengan dukungan konektivitas yang semakin mutakhir. Bluetooth 6 miliknya menawarkan akurasi pelacakan lokasi lebih tinggi dan tingkat latensi lebih rendah ketimbang Bluetooth 5.4 milik pendahulunya.
Layar Semakin Menawan
Sama-sama berukuran 6,59 inci, layar POCO F9 Pro kini juga membawa tampilan yang lebih memesona. Animasi dari berbagai konten dapat ditampilkan secara lebih mulus karena dukungan refresh rate miliknya meningkat dari semula hanya 120Hz menjadi 185Hz.

POCO F9 Pro
Hanya saja, tidak bisa dipungkiri bahwa dukungan refresh rate miliknya belum mendukung banyak aplikasi dan game. Pengguna perlu menunggu sedikit lama agar bisa memakainya secara lebih luas.
Mengunggulkan rasio sentuhan yang mirip, POCO F9 Pro juga menghadirkan sensitivitas pengoperasian yang lebih baik dengan rasio sentuhan instan hingga 4.800Hz saat POCO F8 Pro sebelumnya hanya sampai 2.560Hz.
Kedua ponsel besutan Xiaomi ini sebenarnya sama-sama mengemas panel AMOLED. Namun, tingkat kecerahan yang ditawarkan POCO F9 Pro lebih tinggi di mana mampu menangani hingga 4.500nit untuk 25% area layar sementara pendahulunya hanya sampai 3.500nit.
Tingkat perlindungan mata miliknya juga lebih menjanjikan dengan sertifikasi TÜV Rheindland yang lebih lengkap. Selain berhasil memperoleh dukungan serupa POCO F8 Pro, perangkat ini turut mengemas sertifikat Intelligent Eye Care.
Kamera Mendapat Penyesuaian
Berbagai peningkatan yang dibawa POCO F9 Pro semakin lengkap dengan konfigurasi kamera yang lebih tinggi. Saat pendahulunya hanya mendukung pengambilan gambar hingga 50MP, perangkat ini telah menggunakan sensor yang mampu menangani hingga 200MP.
Sayangnya bersama dengan peningkatan fungsi pengambilan gambar, kemampuan perekaman miliknya justru semakin menurun. Pengguna kini hanya dapat merekam video hingga resolusi 4K @60fps saat sebelumnya bisa sampai 8K @30fps dengan POCO F8 Pro.

POCO F8 Pro
Selaras dengan kamera utamanya, kamera depan POCO F9 Pro turut membawa peningkatan kemampuan pengambilan gambar. Xiaomi menggunakan sensor yang mampu menangani hingga 32MP saat sebelumnya hanya 20MP.
Menariknya berbeda dari kamera belakang, peningkatan fungsi pengambilan gambarnya turut diikuti dengan kemampuan perekaman. Kamera depannya dapat digunakan untuk merekam hingga 4K @30fps sementara POCO F8 Pro sebelumnya hanya mendukung sampai 1080p @60fps.
Baterai Lebih Besar dengan Pengisian Makin Lengkap
Sedikit peningkatan juga dilakukan pada sektor baterai. Jika POCO F8 Pro sebelumnya hanya mengemas kapasitas penyimpanan daya hingga 6.210mAh, POCO F9 Pro kini mampu menampung sampai 6.330mAh.
Dengan kapasitas baterai yang semakin besar, ketahanan daya perangkat seharusnya bakal semakin unggul. Pengguna dapat memakainya dalam waktu yang lebih lama sebelum ponsel membutuhkan pengisian daya.
Yang membuat POCO F9 Pro terasa semakin istimewa, Xiaomi kini menghadirkan dukungan pengisian yang semakin lengkap. Terdapat teknologi 50W Wireless HyperCharge yang memungkinkan pengguna mengisi perangkat secara nirkabel.
Dukungan pengisian daya terbalik pada ponsel baru ini juga dibuat lebih tinggi di mana menjadi 27W dari semula hanya 22,5W. Dengannya, pengguna dapat mengisi daya perangkat lain secara lebih cepat.
Fungsi pengisian daya terbalik yang ditawarkan pun semakin lengkap dengan hadirnya dukungan nirkabel berkecepatan hingga 22,5W. Jadi, pengguna dapat mengisi daya secara praktis tanpa perlu bersusah payah mencari kabel data.



Tinggalkan Komentar