Gadgetren – Perangkat Infinix GT 50 Pro hadir sebagai penerus langsung Infinix GT 30 Pro yang sebelumnya berhasil memperoleh sambutan cukup positif di pasar ponsel menengah Indonesia.
Sembari tetap mempertahankan ciri khas sebagai ponsel gaming yang terjangkau, Infinix GT 50 Pro mencoba menyegarkan lini keluarganya dengan berbagai peningkatan menarik selaras penyesuaian yang diterapkan.
Banderol harga perangkat ini kini sayangnya ikut melambung tinggi di mana bahkan tercatat hampir dua kali lipat. Pertanyaannya, apakah berbagai peningkatan yang diusungnya cukup sepadan dengan lonjakan harganya?
Perbedaan Infinix GT 50 Pro Vs Infinix GT 30 Pro
Membahas peningkatan yang ditawarkan, Infinix GT 50 Pro meluncur dengan dapur pacu yang lebih bertenaga. Para pengguna pun dapat memakainya untuk menangani berbagai macam aplikasi dan game secara lebih lancar.
Dapur pacunya kini menggunakan MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Secara teknis, chipset tersebut merupakan penerus MediaTek Dimensity 8350 Ultimate yang sebelumnya digunakan pada Infinix GT 30 Pro.
Dimensity 8400 Ultimate memang mempunyai basis inti dengan kecepatan lebih rendah di mana hanya dapat dipacu hingga 3,25GHz saat Dimensity 8350 Ultimate bisa menangani sampai 3,35GHz. Hanya saja, arsitektur yang digunakan jauh lebih mutakhir.
Basis inti Dimensity 8400 Ultimate dikembangkan berdasarkan ARM Cortex-A725 dengan seluruh kluster memakai arsitektur serupa. Sementara di sisi lain, Dimensity 8350 Ultimate masih mengandalkan perpaduan antara ARM Cortex-A715 dan Cortex-A510.

Infinix GT 50 Pro
Chipset menengah tersebut juga mempunyai pemroses grafis yang makin terlihat mumpuni. Saat Dimensity 8350 Ultimate masih mengandalkan ARM Mali-G615 MC6, Dimensity 8400 Ultimate telah dilengkapi ARM Mali-G720 MC7.
Berdasarkan hasil pengujian internal perusahaan, Infinix GT 50 Pro pun tercatat dapat mengumpulkan skor AnTuTu hingga 2.224.634. Infinix GT 30 Pro di sisi lain rata-rata hanya dapat memperoleh sampai kisaran angka 1,7 jutaan.
Sebagai penunjang chipset yang diusungnya, Infinix GT 50 Pro turut menghadirkan konfigurasi memori yang lebih menjanjikan. Perangkat ini tercatat membawa media penyimpanan dengan teknologi lebih baru.
Sama-sama menawarkan varian dengan kapasitas yang bisa dipilih antara 256GB dan 512GB, Infinix GT 50 Pro hadir dengan membawa media berjenis UFS 4.1 yang secara teknis mampu beroperasi jauh lebih optimal ketimbang UFS 4.0 milik Infinix GT 30 Pro.
Selain itu, perangkat ini secara khusus menawarkan RAM berkapasitas lebih besar pada varian 256GB. Infinix GT 50 Pro hadir dengan konfigurasi 12GB sementara saudaranya hanya 8GB.
Dukungan Gaming yang Lebih Mumpuni
Selaras dengan peningkatan kinerja yang ditawarkan, Infinix GT 50 Pro turut dibekali dengan sistem termal yang makin mumpuni. Perangkat ini kini mengusung pendingin berbasis cairan yang disebut HydroFlow Liquid Cooling Architecture.
Sistem pendingin tersebut diklaim mampu membuang panas secara efisien dengan mengalirkan cairan dari area yang bersuhu tinggi ke rendah. Pengguna dapat mengintip pergerakannya lewat Cooling Pipeline Window Display yang terletak di bagian bawah panel belakang.
Dikombinasikan bersama pendingin vapor chamber berukuran sangat besar, pengguna dapat memakai ponsel untuk bermain game dalam waktu lama tanpa khawatir kinerjanya cepat menurun.
Berkaitan dengan aktivitas bermain game, Infinix GT 50 Pro kini juga dilengkapi dengan fitur GT Trigger yang menawarkan kontrol lebih fungsional daripada dukungan pada generasi sebelumnya.
Bernama Pressure-Sense GT Trigger, Infinix memakai tombol yang mendukung hingga 10 level tekanan. Mereka sebelumnya hanya memakai sensor kapasitif yang mempunyai fungsi lebih terbatas.
Baterai dan Pengisian yang Meningkat
Dilengkapi dengan dapur pacu yang lebih buas, Infinix GT 50 Pro membawa ketahanan daya yang lebih unggul. Baterainya mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar ketimbang pendahulunya.

Infinix GT 30 Pro
Berkapasitas sebesar 6.500mAh, pengguna dapat menggunakan ponsel untuk menjalani rutinitas dengan durasi lebih lama. Pengguna pun bakal lebih jarang mengisi daya ketimbang Infinix GT 30 Pro yang hanya membawa baterai 5.500mAh.
Hanya saja dengan kapasitas baterai yang lebih besar, Infinix GT 50 Pro kini mempunyai bodi yang makin berat. Perangkat ini kini berbobot sekitar 198 gram saat Infinix GT 30 Pro sebelumnya hanya 189 gram.
Fungsi Bypass Charging yang ditawarkan oleh Infinix GT 50 Pro juga makin menarik. Bukan hanya mendukung pengisian melalui kabel, pengguna kini juga dapat mengaktifkannya saat ponsel diisi secara nirkabel.
Kamera Utama dan Layar Sedikit Berbeda
Sayangnya dengan berbagai peningkatan yang dibawanya, Infinix GT 50 Pro turut mendapat penyesuaian. Kamera utamanya kini memakai sensor dengan resolusi yang lebih rendah.
Sebelumnya dengan memakai Infinix GT 30Pro, pengguna bisa menghasilkan foto hingga resolusi 108MP. Pengambilan gambar dengan Infinix GT 50 Pro kini hanya mendukung maksimal sampai 50MP.
Untungnya selain kamera utama, Infinix GT 50 Pro masih dilengkapi dukungan yang serupa dengan pendahulunya. Perangkat ini masih membawa lensa ultrawide 8MP, kamera depan 13MP, serta fungsi perekaman 4K.
Penyesuaian di sektor kamera tersebut sayangnya turut diikuti sektor layar. Sama-sama membentang hingga seluas 6,78 inci, resolusi panel Infinix GT 50 Pro dibuat sedikit lebih rendah.
Layar perangkat ini hanya dapat menampilkan gambar dengan resolusi hingga 2644 x 1208 piksel. Sementara sebelumnya, Infinix GT 30 Pro telah mengemas panel yang mampu menangani sampai 2720 x 1224 piksel.
Hadir sebagai gantinya, layarnya kini dapat dioperasikan secara lebih responsif. Infinix GT 50 Pro membawa panel yang mendukung touch sampling rate hingga 330Hz saat Infinix GT 30 Pro sebelumnya hanya 240Hz.


Tinggalkan Komentar