
Gadgetren – FUJIFILM Indonesia resmi meluncurkan instax mini Evo Cinema dan instax mini Link+ untuk pengguna yang ingin sensasi potret retro.
Untuk instax mini Evo Cinema dibanderol seharga Rp6.249.000 dan sudah tersedia melalui Official Store FUJIFILM Indonesia maupun ritel resmi.
Sementara untuk instax mini Link+ yang masih dalam tahap pre-oder dihargai Rp2.299.000, Kabarnya untuk produk yang satu ini akan mulai dikirim pada paruh minggu kedua Februari.
instax mini Evo Cinema sendiri merupakan kamera instan hybrid dengan desain yang terinspirasi dari FUJICA Single-8 dimana bodinya memiliki pegangan vertikal yang memberikan sensasi fotografi analog di era digital.

Kamera ini pun fungsional karena bersifat 3-in-1 karena dapat digunakan untuk video shooting, still image, dan smartphone printer dalam satu kamera ringkas. Selain itu juga dapat mengubah rekaman video menjadi QRD Code untuk dicetak bersama potongan gambar.
Pada bagian belakangnya pun terdapat layar LCD yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan memilih terlebih dahulu foto yang akan dicetak. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Direct Print untuk langsung mencetak gambar dari ponsel.
Yang menarik, instax mini Evo Cinema punya fitur bernama Eras Dial yang menghadirkan 10 pilihan efek visual dengan filter mulai dari tahun 1930 hingga 2020 baik itu untuk foto atau video dan tingkat penyesuaian untuk masing-masing efek.

Ada juga Degree Control yang dapat meningkatkan dan menurunkan intensitas dari filter tersebut sesuai kebutuhan. Dengan begitu pengguna bisa berkreasi dan menikmati lagi foto dengan berbagai gaya untuk menuangkan kreasi.
Tentunya kamera ini juga didukung aplikasi Instax Mini Evo yang punya tiga fitur utama meliputi video edit, menambahkan opening dan ending menggunakan tempate yang sudah disediakan, hingga poster template untuk mendekorasi sebelum untuk foto dicetak.
Sementara itu, FUJIFILM menghadirkan pula instax mini Link+ yang punya desain lebih simple dengan film ejection slot di bagian atas. Lini produk yang sudah digunakan oleh berbagai generasi di Indonesia ini memberikan kemudahan dalam mencetak gambar berkualitas tinggi dari ponsel pintar ke film instax.

Begitu pula pada instax mini Link+ sebagai model premium yang menawarkan mode Design Print dimana pengguna bisa mendapatkan hasil cetakan yang lebih detail dan tajam. Selain itu juga ada mode Simple Print yang memberikan gradasi halus di foto dan ilustrasi.
Pada aplikasi instax juga ada fitur Simulation yang bisa visualisasi hasil desain sebelum dicetak agar bisa mengetahui seperti apa hasil yang akan diterima. Khususnya jika ingin mengetahui penempatan cetakan seperti pada bingkai, dindin, maupun casing ponsel.
Yang cukup menarik, aplikasi ini sudah terintegrasi langsung dengan layanan Pinterest sehingga pengguna bisa memilih gambar favorit untuk kemudian ditambahkan bingkai sebelum dicetak secara langsung dari akun Pinterest.
Hadirnya kedua produk ini akan semakin memperluas sistem fotografi instan instax dan harapannya dapat membuat pengguna dapat bereksplorasi hingga mengekspresikan penggunaan dalam keseharian.


Tinggalkan Komentar