ASUS Vivobook S14 S3407VA
Tips dan Trik Handphone

Cara Cek Garansi HP vivo Untuk Memastikan Kapan Habis

Gadgetren – Pada saat membeli ponsel vivo di Indonesia, terkadang kamu ingin mengecek berapa lama lagi masa garansinya bertahan untuk memberikan rasa nyaman.

Untuk bisa mengecek garansi ini, kamu membutuhkan nomor IMEI atau International Mobile Equipment Identity yang biasanya sudah dihadirkan di dalam ponsel vivo.

Cara paling mudah melihat IMEI memang pada bagian belakang atau bawah dus penjualannya. Namun apabila dus sudah hilang, kamu dapat melihat vivo dengan menggunakan kode USSD *#06# melalui aplikasi Phone.

Cara Cek Garansi vivo

  1. Buka aplikasi Phone di ponsel vivo
  2. Ketik kode USSD *#06#
  3. Kemudian, kamu akan melihat menu yang berisikan nomor IMEI
  4. Catat nomor IMEI tersebut
  5. Akses situs https://www.vivo.com/id/support/IMEI
  6. Masukkan nomor IMEI tersebut pada kolom IMEI yang tersedia
  7. Centang persetujuan di bawah kolom IMEI
  8. Tekan tombol Kirim
  9. Pada menu pop-up yang muncul, masukkan captcha yang diminta dan tekan tombol Kirim

Apabila ponsel vivo tersebut buatan Indonesia, akan muncul informasi mengenai model produk, warna produk, nomor IMEI, dan kapan garansi kadaluwarsa.

Untuk Model Produk akan berisikan nama seri ponsel seperti X300 Pro, X300, Y100, V60, dan lainnya. Sementara warna produk akan menampilkan data mengenai varian warna yang dimiliki oleh ponsel tersebut.

Adapun nomor IMEI merupakan nomor dari ponsel vivo yang sudah dimasukkan pada halaman awal situs garansi vivo. Terakhir, garansi kadaluwarsa akan menampilkan tanggal mengenai masa berakhirnya garansi ponsel vivo tersebut.

Dengan begini, tentunya kamu akan mengetahui bahwa ponsel vivo resmi atau tidak dan garansinya yang masih aktif dapat diperbaiki secara gratis dengan klaim yang sudah masuk ketentuan di service center.

Namun apabila ponsel yang diperiksa buka merupakan barang resmi Indonesia, maka informasi mengenai garansi kadaluwarsa tidak akan muncul sama sekal melainkan “maaf, nomor IMEI tidak dapat ditemukan”.

Hal ini bisa terjadi karena ponsel yang bukan resmi Indonesia tidak memiliki sertifikasi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sehingga harus mendaftarkan IMEI terlebih dulu ke Bea Cukai Indonesia biasanya agar bisa terhubung jaringan seluler operator.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu membeli ponsel vivo melalu channel dan toko resmi agar bisa mendapatkan garansi hingga layanan purna jual secara mudah melalui berbagai Service Center vivo yang telah hadir di Tanah Air.

 

ASUS Vivobook S14 S3407VA

Tentang penulis

Adhitya W. P.

Penulis pertama di Gadgetren yang biasa dikenal dengan Agan Adhit. Pengalaman belasan tahun menulis membuatnya hafal berbagai keunggulan dan kelemahan produk teknologi terutama handphone.

Tinggalkan Komentar