Review Aksesoris

Review ASUS TUF Gaming K3 – Kokoh Berkualitas dan Dapat Diandalkan

Review ASUS TUF Gaming K3 Header

Gadgetren – Untuk menawarkan produk gaming dengan harga yang lebih terjangkau, ASUS melalui lini TUG Gaming telah menghadirkan keyboard TUF Gaming K3.

Menemani mouse TUF Gaming M3 yang sebelumnya juga sudah tim Gadgetren ulas, keyboard mekanikal yang satu ini akan semakin melengkapi ekosistem yang ada untuk meningkatkan pengalaman bermain game.

Tertarik? Mari kita lihat lebih jauh lagi apa saja yang ditawarkan oleh TUF Gaming K3 bagi yang tengah mencari keyboard mekanikal seharga Rp1 jutaan.

Review ASUS TUF Gaming K3
  • Performa - 8/10
    8/10
  • Fitur - 8/10
    8/10
  • Desain - 8/10
    8/10
8/10

Kesimpulan

ASUS TUF Gaming K3 merupakan keyboard gaming mekanikal yang sangat kompetitif di kelas harganya dengan menawarkan kenyamanan dan desain yang oke punya.

Pros

  • Red switch yang responsif
  • Nyaman untuk mengetik atau gaming
  • Tidak terlalu berisik
  • Dukung kustomisasi dan Aura Sync
  • Harga relatif terjangkau
  • Material kokoh dan berkualitas

Cons

  • Kabel belum braided dan kaku
  • Wrist rest tidak ada bantalan
  • Tidak ada tombol makro khusus

ASUS TUF Gaming K3 hadir sebagai keyboard full-size dengan numpad yang tampil cantik lewat perpaduan warna hitam, abu metalik, dan gemerlap RGB. Tak ketinggalan ada logo TUF Gaming menghiasi bagian pojok kanan atas.

Ukurannya sendiri masih terbilang cukup ramping dengan dimensi 438,7 x 130,9 x 38,75 mm sehingga tidak akan terlalu memakan tempat di atas meja. Bentuknya yang lebih persegi akan membuat keyboard yang satu ini serasi untuk segala jenis setup.

ASUS TUF Gaming K3 (2)

Dengan bobot mencapai 1,11 kg, TUF Gaming K3 terasa kokoh dan berkualitas tanpa adanya deck-flex atau bagian yang ringkih. Alhasil keyboard akan selalu stabil dan lebih tahan banting yang pastinya sangat penting untuk para gamer maupun pengguna umum.

Desain kokoh yang dimiliki TUF Gaming K3 tidak lepas dari penggunaan bahan aluminum yang melapisi bagian atas papan. Lapisan metal secara keseluruhan membuat TUF Gaming K3 memberikan kesan yang premium. Namun jika grounding listrik rumah kurang baik, maka pinggirannya bisa menyetrum sehingga perlu sedikit hati-hati.

ASUS TUF Gaming K3 (6)

Material keycap yang digunakan tidak jauh berbeda seperti pada keyboard pada umumnya dengan huruf maupun angka yang tercetak secara jelas. Hanya saja saya rasa material keycap lama kelamaan akan berubah menjadi glossy atau mengkilat setelah digunakan dalam waktu lama akibat minyak dari jari.

TUF Gaming K3 juga memiliki pencahayaan RGB per key yang berarti lebih fleksibel dan memungkinkan berbagai efek unik untuk ditampilkan. Selain itu pencahayaan setiap tombol juga lebih konsisten dan memberikan efek underglow yang menarik.

Sementara pada bagian bawahnya terdapat kaki karet agar posisinya tidak mudah berubah serta kaki peninggi jika dibutuhkan. TUF Gaming K3 juga memiliki USB 2.0 passthrough di bagian belakang yang bisa dimanfaatkan untuk menghubungkan dongle mouse maupun perangkat USB lainnya.

ASUS TUF Gaming K3 (8)

Dikarenakan adanya fitur USB passthrough, keyboard gaming ini membutuhkan dua buah port USB jika ingin digunakan secara penuh. Namun untungnya tetap dapat digunakan dengan hanya menghubungkan port keyboard saja jika tidak ingin membutuhkan fitur USB passthrough.

Satu hal yang cukup disayangkan, kabel sepanjang 1,8 meter dari TUF Gaming K3 masih belum braided. Materialnya juga terbilang kaku dan tebal yang mana akan sedikit menyulitkan jika ingin membuat setup tertata rapi. Desain kabel ini rasanya menjadi salah satu bagian yang sedikit mengurangi cita rasa premium dari TUF Gaming K3.

ASUS TUF Gaming K3 (7)

Untungnya, kekurangan tersebut sedikit terobati dengan adanya pelengkap tambahan berupa wrist rest dalam paket penjualan. Apalagi wrist rest tersebut sudah magnetik sehingga akan terus menempel dengan baik saat digunakan. Namun dapat dilepas dan disimpan jika dirasa tidak terlalu membutuhkannya.

Sayangnya wrist rest tersebut hanya sekadar bongkahan plastik saja sehingga tidak ada busa yang menjadi bantalan untuk pergelangan tangan. Ketinggiannya sendiri juga tidak memberikan pengaruh terlalu signifikan jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan wrist rest.

ASUS TUF Gaming K3 (1)

Beralih kembali ke keyboard itu sendiri, TUF Gaming K3 yang saya uji menggunakan Red Switch yang mana memberikan sensasi linear ketika ditekan. Di samping Red Switch, ASUS juga menawarkan dua jenis Switch lainnya meliputi Blue untuk yang senang dengan clicky dan Brown untuk sensasi lebih tactile.

Red Switch yang dimiliki oleh TUF Gaming K3 terasa cukup nyaman ketika digunakan untuk mengetik dokumen sehari-hari. Begitu juga saat bermain game, setiap tekanan terasa dengan baik sehingga lebih yakin bahwa input sudah benar-benar dimasukkan.

Apalagi sebagai keyboard mekanikal, sudah ada dukungan n key rollover dan 100% anti ghosting yang mana setiap input dipastikan akan terdeteksi secara baik. Ini tentunya sangat penting saat bermain game yang perlu menggunakan banyak kombinasi tekanan maupun gerakan cepat.

ASUS TUF Gaming K3 (4)

Suara klik yang dihasilkan oleh Red Switch tergolong masih cukup senyap yang mana tidak akan terlalu mengganggu orang lain di sekitar. Tidak terdengar juga suara hentakan metal ketika tombol ditekan yang tentunya membuat penggunaan lebih nyaman.

Untuk keycap bawaan dari TUF Gaming K3 sendiri masih sedikit goyang, namun tidak terlalu mengganggu kenyamanan saat mengetik karena kestabilannya masih dapat ditolerir. Ditambah lagi ASUS mengklaim keycap tersebut sudah tahan hingga 50 juta kali tekanan untuk memberikan ketahanan sebaik mungkin.

Sebagai produk buatan ASUS, tentunya tidak lengkap jika TUF Gaming K3 tidak ditemani software tambahan. Armoury Crate kembali hadir sebagai tempat konfigurasi utama untuk membuat TUF Gaming K3 semakin sesuai kebutuhan.

ASUS TUF Gaming K3 Keys Config

Melalui Armoury Crate, tombol Function dari F1 hingga F8 dapat diatur sebagai makro kapan pun itu. Selain itu ASUS juga memberikan keleluasaan untuk mengatur enam tombol media keys yang ada. Namun menariknya, dalam pengujian saya juga bisa mengatur tombol lain menjadi ragam pilihan fungsi yang disediakan.

Pastinya Armoury Crate juga mengizinkan konfigurasi lampu RGB melalui fitur Aura Sync agar TUF Gaming K3 memiliki pencahayaan yang tersinkronisasi dengan perangkat lain. Sangat berguna sekali jika ingin menciptakan tema warna khusus pada setup, apalagi jika perangkat maupun aksesori terhubung lainnya juga mendukung Aura Sync.

ASUS TUF Gaming K3 (5)

ASUS TUF Gaming K3 secara keseluruhan merupakan keyboard gaming yang cukup mumpuni dengan material berkualitas dan performa yang sangat memadai untuk harganya. Desain yang terlihat tetap gaming tetapi tidak terlalu mencolok bakal membuatnya pas untuk segala jenis setup.

Namun bagian kabel menjadi catatan paling utama dari keyboard gaming ini. Desainnya yang tebal dan kaku mungkin akan sangat mengganggu bagi sebagian orang, terutama bagi yang suka memiliki setup rapi dan bersih.

TUF Gaming K3 memiliki ukuran tidak terlalu besar dengan Red Switch yang cukup nyaman untuk digunakan mengetik sekalipun. Hadirnya wrist rest dalam paket penjualan juga bisa menjadi salah satu nilai tambah yang dimiliki oleh TUF Gaming K3 mengingat tidak banyak kompetitor yang menawarkannya walau memang sayang tidak ada busa bantalan.


Dapatkan berita teknologi pilihan dari Gadgetren langsung ke handphone kamu di aplikasi Telegram: https://t.me/gadgetren

Tinggalkan Komentar