Review Laptop / PC

Review Alienware m15 R6 – Sanggup Libas Semua Game AAA Terbaru

Review Alienware m15 R6

Gadgetren – Persaingan segmen laptop gaming yang semakin sengit membuat produsen membuahkan berbagai perangkat menarik, salah satunya Alienware m15 R6.

Nama Alienware pastinya sudah tidak asing lagi di kalangan para gamer karena lini laptop gaming yang dikeluarkannya kerap menjadi idaman pada beberapa tahun silam lewat desainnya yang eksentrik.

Kehadiran Alienware m15 R6 di Indonesia pun tentunya perlu disambut secara hangat karena kini semakin banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan preferensi. Seperti laptop Alienware lainnya, Alienware m15 R6 hadir dengan dapur pacu bertenaga serta desain yang menarik.

Review Alienware m15 R6
  • Layar - 9/10
    9/10
  • Performa - 10/10
    10/10
  • Baterai - 8/10
    8/10
  • Fitur - 9/10
    9/10
  • Desain - 9/10
    9/10
9/10

Kesimpulan

Alienware m15 R6 merupakan laptop gaming yang punya desain unik futuristik serta dibekali dapur pacu sangat bertenaga dengan dukungan RTX 3060 dan Core i7-11800H untuk libas segala jenis game.

Pros

  • Performa bertenaga untuk game AAA
  • Layar dengan refresh rate 240Hz
  • Sudah ada G-Sync
  • Desain unik yang futuristik
  • Keyboard nyaman untuk mengetik
  • Estetik RGB yang berselera

Cons

  • Bodi cukup panas
  • Layar belum HDR
  • Bobot berat dan dimensi lebar

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Alienware m15 R6 mampu bersaing dengan laptop gaming yang ada di pasaran?

Alienware m15 R6 tampil dengan gaya terbilang unik yang sesuai namanya terlihat seperti perangkat dari dunia asing. Sekilas dari tampilan luarnya, laptop yang satu ini langsung memberikan kesan premium dan elegan lewat desain minimalis tanpa melupakan aksen gaming.

Pada bagian penutupnya terdapat logo Alienware yang dapat menyala serta angka 15 simetris yang tak begitu kentara sehingga tampilannya bakal tetap cocok digunakan di lingkungan profesional seperti meeting karena tidak begitu mencolok.

Alienware m15 R6 (10)

Konstruksi bodinya secara keseluruhan terbuat dari plastik yang terasa sangat padat dan kokoh. Bahkan Alienware m15 R6 punya bobot yang terbilang berat sekitar 2,5 Kg walaupun bodinya terbilang ramping. Memang bukan metal, namun saya jamin laptop ini bakal tetap terasa premium ketika disentuh.

Tekstur permukaannya baik itu di penutup maupun palm rest terasa lembut hampir seperti doff. Hanya saja memang cukup mudah terlihat kotor ketika terkena minyak tangan atau keringat yang untungnya tetap mudah dibersihkan kembali.

Alienware m15 R6 (11)

Secara keseluruhan dimensi bodi dari Alienware m15 R6 terbilang besar yang dapat dimaklumi mengingat spesifikasi yang dibawanya. Namun memang laptop membutuhkan ruang yang tidak sedikit di dalam tas jika dibawa kemana-mana.

Soal konektivitas, Alienware m15 R6 menyediakan deretan port yang cukup memadai. Pada bagian kanan terdapat dua buah USB-A 3.2 Gen 1 yang salah satunya mendukung PowerShare 2 serta pada bagian kiri terdapat Ethernet dan 3,5mm audio jack yang saya rasa sudah cukup untuk sebagian besar orang.

Alienware m15 R6 (6)

Terdapat juga deretan port lainnya yang secara cerdas ditempatkan di bagian belakang meliputi HDMI 2.1, USB-C dengan Thunderbolt 4, USB-A, dan DC-in. Dengan begitu kabel akan lebih tertata dan tidak mengganggu area di samping laptop. Sementara untuk konektivitas nirkabel tersedia WiFi 6 dan Bluetooth 5.2.

Menariknya, bagian belakang laptop ini dilengkapi lampu RGB mengelilingi ventilasi udara keluar yang mengingatkan saya pada mobil sport. Selain pada logo dan bagian belakang, lampu RGB juga bisa ditemukan pada keyboard dengan 4-zona AlienFX RGB.

Alienware m15 R6 (9)

Berbicara soal keyboard, saya cukup terkejut dengan keyboard yang dimiliki oleh Alienware m15 R6 karena cukup nyaman untuk digunakan mengetik seharian, tidak seperti laptop gaming kebanyakan. Jarak setiap tombol yang pas serta memiliki kestabilan yang baik sehingga memberikan sensasi mengetik yang nyaman untuk ukuran sebuah laptop gaming.

Hanya saja, area touchpad terbilang kecil untuk selera saya. Walaupun masih bisa digunakan beraktivitas, namun menggunakan mouse tambahan rasanya menjadi sebuah kewajiban. Oleh karena itu touchpad lebih saya gunakan saat keadaan terpaksa saja.

Alienware m15 R6 (8)

Alienware m15 R6 tebar pesona dengan layar berukuran 15,6 inci yang dilengkapi dukungan mutakhir meliputi NVIDIA G-Sync, Advance Optimus, dan refresh rate 240Hz dengan waktu respon 2ms berteknologi ComfortView Plus.

Selain itu resolusinya sendiri memiliki QHD 2560 x 1440 piksel dengan tingkat kecerahan mencapai 400 nits dan cakupan warna DCI-P3 100% sehingga dipastikan dapat menampilkan gambar yang tajam, akurat, dan jelas dalam berbagai kondisi. Sayang memang masih belum ada dukungan HDR, namun masih sangat bisa dimaklumi.

Kombinasi resolusi QHD dan refresh rate 240Hz memberikan keseimbangan yang sangat optimal dan ideal untuk saat ini karena dapat menampilkan gerakan animasi lebih mulus, namun juga tetap memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan Full HD. Layar pun tidak memiliki degradasi warna yang terlalu signifikan ketika dilihat dari berbagai sudut.

Alienware m15 R6 (13)

Layarnya juga terbilang cerah sehingga dapat menampilkan gambar secara jelas, bahkan masih tetap konten dapat terlihat ketika digunakan di bawah matahari sekalipun. Baik bermain game maupun menikmati konten lainnya, kualitas visual yang disajikan oleh layar Alienware m15 R6 pastinya akan memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Untuk bisa memanfaatkan fitur layar tersebut secara maksimal, Alienware pun membenamkan dapur pacu yang tidak main-main di dalam laptop ini. Pada pusatnya terdapat Intel Core i7-11800H yang memiliki 8 inti dan 16 Thread dengan kecepatan maksimal lewat Turbo Boost hingga 4,6 GHz.

Ditemani oleh RAM DDR4 3200 MHz berkapasitas 32GB, pastinya Alienware m15 R6 bakal mampu menjalankan segala aplikasi masa kini dengan lancar tanpa kendala. Sementara itu dibenamkan juga PCIe M.2 NVMe SSD berkapasitas 1TB untuk menjamin segala proses pemuatan data baik saat booting sistem atau game berlangsung singkat.

Alienware M15 R6 Spesifikasi

Sebagai laptop gaming, Alienware m15 R6 tentunya juga dilengkapi karu grafis yang tidak kalah bertenaganya. NVIDIA GeForce RTX 3060 8GB DDR6 dipercaya untuk kebutuhan olah grafis di samping kehadiran Intel UHD Graphics untuk beban yang lebih ringan.

Konfigurasi ini memungkinkan Alienware m15 R6 punya performa yang bertenaga. Dalam pengujian Cinebench R23, laptop ini mendapatkan skor 10.246 poin untuk Multi Core dan 1.486 untuk Single Core. Sementara pada pengujian PCMark 10 yang menyimulasikan kegiatan kantoran pada umumnya mendapatkan skor 6.283 poin.

Sementara saat diuji 3DMark, Alienware m15 R6 pun berhasil meraih skor mencapai 8.480 poin pada mode Time Spy dan 19.210 poin pada mode Fire Strike. Angka tersebut terbilang cukup tinggi yang berarti laptop ini bakal mampu menjalankan game AAA masa kini dengan lancar.

Alienware M15 R6 Benchmark

Untuk membuktikannya secara langsung, saya pun coba menjalankan beberapa game modern. Salah satunya merupakan Cyberpunk 2077 yang punya grafis memukau. Game ini pun menjadi salah satu judul keluaran terbaru yang terbilang berat jika ingin menikmati kualitas grafis secara maksimal.

Mengingat Alienware m15 R6 sudah menggunakan RTX 3060, saya pun menyetel Cyberpunk 2077 pada pengaturan grafis tinggi, resolusi native, Ray Tracing aktif (untuk Shadow tidak aktif), dan DLSS pada Quality. Alhasil game besutan CD Projekt Red ini dapat berjalan secara lancar di kisaran 35-45 FPS dengan pengaturan tersebut, baik saat menyelusuri kota maupun berperang.

Alienware M15 R6 Cyberpunk 2077

Selanjutnya saya pun menjalankan Shadow of The Tomb Raider yang untuk menguji Alienware m15 R6 menggunakan in-game benchmark yang tersedia di dalamnya. Walaupun begitu, game yang satu ini pun tidak kalah ciamiknya dengan opsi pengaturan yang beragam dan beban kinerja yang relatif masih cukup berat.

Melihat Cyberpunk 2077 dijalankan secara lancar, maka tidak mengherankan jika Alienware m15 R6 tidak kesulitan terhadap Shadow of Tomb Raider pada pengaturan tinggi sekalipun dengan Ray Tracing Ultra. Dengan kisaran rata-rata di 70-80 FPS, pastinya pengalaman bermain yang didapat akan sudah optimal.

Alienware M15 R6 Tomb Raider Benchmark

Pada pengujian terakhir, saya pun mencoba Counter Strike Global Offensive sebagai perwakilan dari segmen esport. Untuk game yang satu ini, Alienware m15 R6 dapat menjalankannya pada kisaran 220-300 FPS pada pengaturan grafis Medium dengan G-Sync non aktif.

Mampu mendapatkan FPS setinggi itu serta adanya dukungan layar dengan refresh rate 240Hz tentunya membuat gerakan semakin mulus dan responsif, namun FPS terbilang cukup fluktuatif. Bagi yang lebih mementingkan hal tersebut, maka menurunkan kualitas grafis dan mengaktifkan G-Sync menjadi solusi yang saya rasa paling pas agar dapat FPS stabil.

Alienware M15 R6 CSGO

Untuk judul-judul game AAA modern, Alienware m15 R6 mampu mendapatkan FPS yang sudah sangat playable pada pengaturan grafis tinggi sekalipun. Namun refresh rate 240Hz baru bisa dimanfaatkan secara maksimal pada game lawas atau menurunkan kualitas grafis jika tidak terlalu mementingkannya.

Hadirnya refresh rate 250Hz sebagai opsi bagi para gamer kompetitif yang membutuhkan tingkat respon tinggi tentunya menjadi daya tarik sendiri dibandingkan tidak memilikinya sama sekali. Untungnya lagi Alienware m15 R6 berkat adanya RTX 3060 sudah dilengkapi dengan DLSS dan G-Sync untuk memberikan pengalaman gaming yang mulus dan optimal sesuai keinginan.

Satu hal yang menjadi catatan, baik CPU dan GPU menghasilkan suhu yang terbilang cukup tinggi pada kisaran lebih dari 90C pada saat bekerja intensif. Selama pengujian, saya tidak mengalami penurunan performa sehingga rasanya masih aman.

Alienware m15 R6 (15)

Namun tidak menutup kemungkinan akan adanya throttling atau penurunan kinerja jika menggunakan Alienware m15 R6 pada ruangan yang juga relatif panas. Tentunya ini juga berarti bodi laptop terasa cukup panas khususnya di bagian belakang dan bawah.

Selain itu, kipas juga berputar cukup kencang dengan tingkat suara yang mungkin akan terasa mengganggu bagi sebagian orang. Namun untuk saya sendiri, suara kipas masih tergolong dapat dimaklumi dan lebih seperti suara angin kencang ketimbang bernada melengking yang menusuk telinga.

Alienware m15 R6 pun memiliki ventilasi pembuangan udara panas yang cukup banyak, namun sebagian besar dikeluarkan lewat belakang. Sementara pada sisi kiri dan kanan, udara yang dikeluarkan lebih terasa seperti menguap saja sehingga tidak akan terlalu mengganggu tangan.

Alienware m15 R6 (5)

Beralih ke soal daya tahan baterai, Alienware m15 R6 dilengkapi baterai berkapasitas 86 Whr yang temani juga oleh teknologi Alienware Battery Defender. Untuk segmen yang satu ini, saya tidak berharap terlalu banyak karena laptop gaming memang secara dasar butuh tenaga besar.

Saat diuji menggunakan PCMark 8 pada mode Creative, laptop ini berhasil mendapatkan skor 2 jam 15 menit. Angka yang terbilang sangat wajar untuk sebuah laptop gaming maupun laptop mainstream karena kebanyakan berada di kisaran angka sekitar 2-3 jam saja.

Alienware M15 R6 PCMark 8 Baterai

Sementara untuk pengisian dayanya, saya perlu menunggu selama 2 jam agar baterai kembali penuh. Pastinya Alienware m15 R6 sanggup hanya sebatas untuk dibawa keperluan meeting pendek atau aktivitas lainnya yang tidak terlalu lama.

Alienware m15 R6 secara bawaan menjalankan Windows 10 Home dengan beberapa aplikasi yang sudah terpasang langsung seperti McAfee, Alienware Center, Alienware Digital Delivery, dan lainnya. Tidak terlalu banyak bloatware, namun tetap ada beberapa.

Walaupun tidak ada sensor pindai jari di laptop ini, akan tetap sebagai gantinya tersedia dukungan Windows Hello menggunakan pemindai wajah yang menurut saya lebih praktis. Dengan begitu login ke Windows dapat menjadi lebih cepat. Untuk kualitas kameranya sendiri, lebih baik menggunakan perangkat tambahan karena masih buram dan banyak noise sama seperti laptop kebanyakan.

Alienware M15 R6 Center

Secara keseluruhan, Alienware m15 R6 merupakan laptop gaming yang cukup menarik dengan membawa performa bertenaga dalam balutan desain eksentrik yang tetap terlihat minimalis. Apa yang ditawarkan oleh Alienware m15 R6 memang terfokus untuk meningkatkan pengalaman bermain game.

Namun, Alienware m15 R6 juga tidak melupakan penggunaan secara umum karena keyboard maupun layarnya sangat nyaman sekali untuk digunakan bekerja. Hanya saja memang sayang touchpad punya ukuran yang relatif kecil.

Suhu komponen yang panas saat bekerja intensif menjadi salah satu catatan utama. Bobotnya yang berat pun membuat laptop ini lebih cocok untuk digunakan sebagai pengganti komputer desktop ketika harus bepergian ketimbang sebagai perangkat portabel yang bisa digunakan di mana saja.

Namun di samping itu, saya rasa Alienware m15 R6 bakal cocok untuk segala jenis gamer yang menginginkan pengalaman bermain dengan kualitas grafis tinggi yang memanjakan mata pada game AAA keluaran terbaru. Desainnya pun modern dan unik yang pastinya akan berbeda dibandingkan laptop gaming lainnya.


Dapatkan berita teknologi pilihan dari Gadgetren langsung ke handphone kamu di aplikasi Telegram: https://t.me/gadgetren

Tinggalkan Komentar