Berita Wearable

Garmin: Indonesia Jadi Negara dengan Tingkat Stres Tinggi dan Kurang Gerak

Data-Kesehatan-Pengguna-Garmin-di-Asia-tahun-2021-Header.

Gadgetren – Melalui hasil laporan data kesehatan terbarunya di Asia pada penggunanya dari bulan Januari sampai September 2021, Garmin mengungkap tiga masalah kesehatan yang diambil dari data pengguna secara anonim.

Garmin menyebutkan pula bahwa tiga masalah kesehatan ini merupakan dampak dari pandemi yang mengakibatkan penggunanya memiliki kualitas tidur yang buruk karena kecemasan dan stres serta penurunan metabolisme karena gaya hidup yang kurang bergerak.

Temuan pertama ialah populasi di atas usia 55 tahun menunjukkan penurunan paling jelas dalam kalori istirahat yang dilacak dan menurun secara signifikan dibandingkan dengan rentang usia sebelumnya.

Berdasarkan Kalori Istirahat dari para pengguna Garmin di Asia pada tahun 2021, tiga negara dengan rata-rata kalori istirahat tertinggi adalah India (2.490 Kal), Korea Selatan (2.451 Kal), dan Hong Kong (2.402 Kal).

Sedangkan tiga negara dengan rata-rata kalori istirahat terendah adalah Thailand (2.207 Kal), Jepang (2.232 Kal), dan Vietnam (2.287 Kal). Semakin bertambah usia pengguna, maka semakin rendah kalori istirahat yang dimiliki.

Masalah kesehatan kedua masalah kesehatan dari data pengguna Garmin disebutkan bahwa tingkat aktivitas di Asia telah menurun pada tahun 2021 dan Indonesia merupakan negara yang terendah. Hal ini dicatat oleh Garmin lewat Intensitas Menit mingguan pengguna Asia pada tahun 2021.

Tiga negara dengan rata-rata tertinggi adalah Hong Kong, India, dan Korea Selatan. Kemudian, tiga negara dengan rata-rata menit intensitas terendah adalah Indonesia, Thailand, dan Taiwan. Di sebagian besar negara, menit intensitas mingguan yang dicapai oleh laki-laki lebih panjang daripada perempuan.

2021-Average-Intensity-Minutes

Secara keseluruhan, menit intensitas mingguan pria pada usia 46-55 adalah yang terpanjang. Namun, Indonesia merupakan satu-satunya negara di mana pengguna perempuan mencapai 3,6 persen menit intensitas mingguan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna laki-laki yaitu masing-masing sebesar 29,74 menit dan 28,66 menit.

Masalah kesehatan ketiga ialah tingkat stres di Asia secara keseluruhan meningkat dan Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia. Dari data tingkat stres pengguna di Asia pada tahun 2021 dilaporkan bahwa tingkat stres negara-negara selain Tiongkok dan Vietnam meningkat dari tahun 2020.

2020-2021-Average-Active-Calories-Comparison-Garmin

Secara menyeluruh, tingkat stres laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Tingkat stres Indonesia menduduki peringkat tertinggi di Asia, disusul Filipina dan Malaysia. Dibandingkan dengan data tahun 2020, Indonesia menunjukkan peningkatan stres tertinggi.

Tingkat stres laki-laki berusia 26 hingga 45 tahun juga menjadi yang tertinggi di antara negara-negara lain di Asia pada rentang usia yang sama. Garmin menilai hal ini disebabkan oleh kondisi pandemi dan juga karena kemacetan lalu lintas.

Tinggalkan Komentar