Berita Tekno

Sempat Turun, Kecepatan Internet Indonesia Kembali Pulih Setelah Perbaikan Infrastruktur

Laptop Mengerjakan Tugas

Gadgetren – OpenSignal dikabarkan telah menghasilkan penelitian menarik terkait kecepatan unduhan seluler hingga kebiasaan pemakaian WiFi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Temuan penelitiannya itu tertuang dalam artikel yang berjudul Mobile Download Speed Recovery Stories Vary in Markets Around the World atau Cerita Pemulihan Kecepatan Unduhan Seluler Bervariasi di Pasar Seluruh Dunia.

Seperti yang kamu tahu, pada awal pandemi COVID-19 merebak di Wuhan Tiongkok mengharuskan beberapa negara langsung menerapkan kebijakan lockdown dan hal ini ternyata mempengaruhi kecepatan unduhan seluler di beberapa negara.

Bila dibandingkan dengan Jerman yang mengalami peningkatan kecepatan, Indonesia justru mengalami penurunan kecepatan di awal pandemi karena disinyalir belum mapannya infrastruktur jaringan seluler sehingga terjadi hambatan pada saat semua orang berada di rumah yang hanya bisa mencari hiburan di internet.

Namun penurunan kecepatan seluler di Indonesia ternyata hanya sekejap saja karena di bulan Mei 2020 kecepatan sudah kembali naik hingga Oktober 2020. Menurut OpenSignal, peningkatan konsumsi data seluler Indonesia dikarenakan pemerintah telah menguji ketahanan jaringan seluler agar semakin bisa menampung kecepatan lebih banyak ketika semua orang berada di rumah.

OpenSignal Kecepatan German Indonesia Sebelum Pandemi

OpenSignal menyebutkan bahwa Indonesia rata-rata menggunakan 8,5 GB data seluler per bulan pada kuartal pertama 2019 lalu kemudian meningkat hampir 40% menjadi 11,8 GB/bulan di kuartal pertama 2020 hingga menjadi 14,4 GB/bulan di kuartal pertama 2021.

Selain itu, OpenSignal turut membandingkan rata-rata kecepatan pengunduhan seluler pada bulan Januari hingga Juni 2021 dengan periode sebelum pandemi pada bulan Januari hingga awal Maret 2020 dimana terlihat bahwa rata-rata kecepatan pengunduhan seluler meningkat di seluruh dunia.

Di Indonesia, OpenSignal menemukan kenaikan kecepatan sekitar 19,2% setiap minggu. Sementara di negara Asia Pasifik lainnya seperti Filipina memiliki rata-rata kecepatan unduhan antara 19,1% dan 71,3% lebih cepat, sedangkan di Kamboja peningkatannya 24,4% atau lebih setiap minggunya.

Smartphone-for-Snapdragon-Insiders-by-ASUS-2

Hal ini menandakan bahwa kecepatan unduhan di Indonesia dan beberapa negara lainnya telah pulih dibandingkan sebelum pandemi maupun awal masa lockdown. Adanya perubahan rata-rata kecepatan unduhan seluler dan pengalaman pengguna seluler secara umum dikaitkan spektrum tambahan atau infrastruktur baru yang telah diterapkan pemerintah setempat.

OpenSignal juga menemukan beberapa tren yang terjadi soal penggunaan WiFi di bulan Maret dan Juni 2021 dibandingkan dengan 10 minggu pertama tahun 2020. OpenSignal berhasil mengamati adanya peningkatan besar dalam waktu penggunaan WiFi pada pertengahan Maret 2020 di awal pandemi.

Namun kemudian perlahan berkurang selama berminggu-minggu karena pemerintah pada saat itu melonggarkan beberapa pembatasan lockdown. Satu tahun kemudian, OpenSignal melihat penurunan signifikan untuk waktu yang dihabiskan saat terhubung ke WiFi dibandingkan dengan beberapa minggu pertama lockdown pada bulan Maret dan April 2020 di sebagian besar negara.

Tinggalkan Komentar