Review Review Laptop / PC

Review HP ProBook x360 435 G7 – Bisa Jadi Solusi Saat Bekerja Dari Rumah

Review HP ProBook x360 435 G7 Header

Gadgetren – Di masa saat banyak yang harus bekerja dari rumah, memiliki laptop kelas bisnis seperti HP ProBook x360 435 G7 rasanya menjadi pilihan tepat.

Dibandingkan laptop mainstream, berbagai fitur menunjang pekerjaan yang ditawarkan oleh laptop kelas bisnis pastinya akan membantu. Tentunya performa yang dihadirkan juga menjanjikan untuk menyelesaikan pekerjaan, apalagi dengan Ryzen 3 yang dimiliki oleh HP ProBook x360 435 G7.

Dari segi tampilan luar, HP ProBook x360 435 G7 memperlihatkan desain industrial yang minimal namun tetap terlihat elegan. Hanya dengan sekali lihat dapat langsung merasakan bahwa laptop ini sangat memancarkan aura profesional.

HP ProBook x360
  • Layar - 9/10
    9/10
  • Performa - 9/10
    9/10
  • Baterai - 8/10
    8/10
  • Software - 8/10
    8/10
  • Desain - 9/10
    9/10
8.6/10

Kesimpulaan

HP ProBook x360 435 G7 janjikan pengalaman yang seimbang mulai dari kinerja lancar dengan prosesor Ryzen hingga didukung berbagai fitur seperti layar sentuh untuk menunjang pekerjaan atau kreativitas.

Pros

  • Kinerja lancar untuk pekerjaan
  • Layar sentuh didukung stylus
  • Desain profesional dan minimal
  • Keyboard dan touchpad nyaman
  • Port konektivitas memadai

Cons

  • Bezel layar cukup besar
  • RAM masih Single-Channel
  • Belum mendukung Windows Hello Face
  • Tidak ada shutter untuk kamera

Warna perak yang membaluti seluruh bodinya dengan aksen krom pada bagian logo dan potongan tajam di segala sisi memberikan kesan bahwa laptop ini diciptakan sedemikian rupa untuk memperlihatkan kelasnya dari tampilannya saja.

Salah satunya dibuktikan dengan berbagai jenis port yang disediakan mulai dari dua buah USB 3.1 dengan dukungan pengisian daya pada salah satunya, USB-C SuperSpeed dengan fitur Power Delivery, microSD reader, HDMI 14b, dan audio combo jack. Tak ketinggalan juga dukungan Kensington Lock jika dibutuhkan untuk mengamankan laptop.

HP ProBook x360 435 G7 Atas

Ventilasi pembuangan panas terletak di sebelah kiri sehingga seharusnya tidak akan terlalu mengganggu sebagian besar pengguna, kecuali bagi yang kidal. Untungnya lagi, bodi dari laptop ini tidak terlalu panas ketika tengah menjalankan aplikasi berat.

Laptop ini mempunyai engsel layar yang cukup ringan untuk diangkat menggunakan satu jari, setidaknya hingga setengah jalan. Ketika membukanya, saya langsung disajikan layout yang rasanya sudah menjadi ciri khas laptop HP. Layarnya memiliki bentang 13,3 inci beresolusi FHD dengan dukungan sentuhan jari, 45% NTSC, dan kecerahan 250 nits.

Spesifikasi layarnya terbilang ideal untuk keseharian karena 13 inci sudah terasa cukup luas untuk membuka beberapa aplikasi secara bersamaan dan resolusi FHD akan memberikan gambar yang tajam untuk segala konten masa kini. Sayangnya bezel di pinggiran layar, khususnya bagian dagu, masih cukup besar.

HP ProBook x360 435 G7 Layar

Reproduksi warnanya sendiri terbilang baik, namun permukaan layar yang glossy membuat konten akan sedikit sulit dilihat akibat pantulan cahaya dari sumber yang kuat seperti sinar matahari. Walaupun begitu konten di layar tergolong masih dapat dilihat dengan cukup baik, hanya saja akan sedikit mengganggu untuk sebagian pengguna.

Digunakannya permukaan glossy bukan tanpa alasan karena layar HP ProBook x360 435 G7 mendukung sentuhan jari serta dapat diputar hingga 360 derajat sesuai namanya. Bahkan dalam paket penjualan disediakan stylus yang dapat digunakan untuk corat-coret langsung di atas layar layaknya menggunakan pensil.

Menggunakan satu baterai AAAA sebagai sumber dayanya, HP Pro Pen ukuran dan bobot yang nyaman untuk digenggam secara natural. Stylus ini pun cukup responsif dengan minim jeda antara apa yang ditulis dengan yang muncul di layar. Selain itu terdapat dua tombol di sisinya yang bisa digunakan sebagai pengganti tombol di mouse.

HP ProBook x360 435 G7 Bezel

HP Pro Pen merupakan tambahan yang patut untuk diapresiasi karena akan membuka peluang lebih jauh ketika harus berkreasi digital khususnya menggambar atau memberikan anotasi ke dokumen. Hanya saja, tidak tersedia penyimpanan magnetik untuk stylus di laptop HP ProBook x360 435 G7.

Namun bagi pengguna seperti saya yang cenderung harus mengetik setiap hari, laptop ini juga tidak mengecewakan. Keyboard yang dimilikinya punya key travel yang nyaman serta jarak setiap tuts yang pas sehingga membantu saya dalam mengetik secara lebih akurat.

Palm rest berbahan aluminium semakin menambah rasa nyaman, apalagi permukaannya anti selip dan terasa kokoh. Bagi kamu yang pernah menggunakan laptop HP kelas bisnis pasti akan familiar dengan pengalaman ketik yang dihadirkan oleh keyboard ini.

Satu hal yang menjadi catatan, tombol power berada di antara tombol prt scr dan delete sehingga perlu sedikit hati-hati untuk tidak menekannya secara tidak sengaja. Ada baiknya bahkan mematikan fungsi tombol power dari sistem operasi Windows. Entah kenapa HP masih memilih desain seperti ini karena rasanya tombol power pada bagian samping lebih cocok untuk laptop dengan layar 360 derajat.

HP ProBook x360 435 G7 Keyboard

Dalam hal navigasi laptop, touchpad juga menjadi faktor penting yang kerap dilupakan. Untungnya, HP ProBook x360 435 G7 menghadirkan area touchpad yang terbilang besar. Jari saya dapat menyelusur untuk menggerakkan kursor dari ujung ke ujung tanpa harus melepasnya.

Touchpad tersebut juga mendukung fitur gesture yang bisa dimanfaatkan untuk mengakses pintasan seperti berpindah aplikasi dengan menyapu tiga jari ke kiri atau kanan. Tombol klik memiliki umpan balik yang cukup terasa dengan area yang luas, namun tidak terpisah secara fisik sehingga tidak bisa menggunakan klik kiri dan kanan secara bersamaan.

Kombinasi keyboard dan touchpad yang nyaman digunakan serta layar luas dengan dukungan stylus memang dapat menambah produktivitas. Namun, dapur pacu dari HP ProBook x360 435 G7 menjadi penopang apapun kegiatan yang dilakukan pada laptop ini.

HP ProBook x360 435 G7 Fingerprint

Tak ketinggalan juga sensor pemindai jari yang terletak di samping touchpad untuk proses login yang lebih singkat dan aman menggunakan biometrik dibandingkan pin. Sayangnya fitur Windows Hello Face masih belum di dukung oleh kamera bawaan HP ProBook x360 435 G7.

Berbicara soal kamera, HP memberikan kamera yang punya kualitas cukup baik pada laptop ini. Gambar terlihat jelas dengan noise yang terbilang tidak terlalu mengganggu. Memang gambarnya masih kurang tajam, namun sudah cukup untuk digunakan video atau conference call.

HP ProBook x360 435 G7 Kamera

Untuk varian yang diuji ini, pada pusatnya terdapat prosesor Ryzen 3 4300U yang memiliki 4 Core dan 4 Thread untuk memberikan performa mumpuni pada masa kini. Prosesor dengan arsitektur AMD Zen2 yang dibuat dengan fabrikasi 7nm ini juga dilengkapi Radeon Graphics untuk menopang aktivitas olah grafis lebih lancar.

Sementara itu, HP ProBook x360 435 G7 juga dilengkapi RAM 8GB Single-Channel untuk memenuhi kebutuhan aplikasi masa ini serta solusi penyimpanan NVMe SSD berkapasitas 256GB yang memiliki kecepatan baca dan tulis tinggi.

HP ProBook x360 435 G7 HWiNFOs

Kombinasi tersebut membuat laptop kelas bisnis dari HP ini menghadirkan performa yang sudah sangat mencukupi dalam keseharian untuk sebagian pengguna. Saya sendiri tidak pernah merasakan lag sama sekali ketika menggunakannya, termasuk saat membuka banyak tab sekalipun dalam satu waktu.

Bahkan saat ingin melepas penat dari kegiatan siang hari, HP ProBook x360 435 G7 sanggup untuk dibawa bermain game jika diinginkan. Bahkan, laptop ini mampu menjalankan Shadow of the Tomb Raider yang notabene berat dengan kinerja yang dapat diterima. Pada pengaturan grafis Lowest di resolusi 720p, saya masih bisa menikmati rata-rata 28-30 fps.

HP ProBook x360 435 G7 Tomb Raider

Untuk game yang lebih umum seperti Counter Strike Global Offensive, laptop ini dapat menjalankannya pada pengaturan grafis Medium dan resolusi 1080p dengan rata-rata di atas 50 fps. Maka dari itu, HP ProBook x360 435 G7 dapat digunakan untuk bermain game kasual atau lawas.

Ditambah lagi HP ProBook x360 435 G7 juga dilengkapi layar menawan dengan speaker yang lantang sehingga bermain game pun menjadi lebih nikmat. Begitu juga jika ingin menikmati konten multimedia seperti menonton film atau mendengarkan musik.

Kemampuan dari prosesor Ryzen 3 4300U dibuktikan juga dengan skor Cinebench R21 yang meraih angka 3.739 poin untuk Multi Core dan 721 untuk Single Core. Sementara pada PCMark 10 mendapatkan skor mencapai 4.000 poin. Dengan begitu, HP ProBook x360 435 G7 dipastikan dapat menjalankan berbagai aplikasi kantoran secara lancar, termasuk ketika harus mengedit foto.

HP ProBook x360 435 G7 Cinebench

Untuk kemampuan baterainya, HP ProBook x360 435 G7 menawarkan daya tahan yang cukup menjanjikan untuk digunakan dalam keseharian saat harus keluar rumah. Diuji menggunakan PCMark 8 dalam mode Work dan tingkat kecerahan layar 50%, laptop ini berhasil mendapatkan skor 4 jam 22 menit.

Angka yang sudah di atas rata-rata laptop mainstream yang biasanya hanya sekitar 2 jam saja dengan metode pengujian yang sama. Daya tahan baterai yang serupa juga saya temukan saat menggunakannya secara nyata untuk bekerja. Laptop ini dapat terus saya gunakan tanpa terhubung ke sumber listrik secara nyaman hingga sekitar 4 jam.

HP ProBook x360 435 G7 PCMark Baterai

Daya tahan baterai yang terbilang awet tersebut tentunya tidak lepas dari prosesor Ryzen yang efisien tanpa harus mengorbankan performa terlalu banyak. Alhasil HP ProBook x360 435 G7 dapat memberikan ketenangan saat harus menggunakannya di luar rumah.

Sementara untuk pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk kembali terisi dari 5% hingga kembali penuh menggunakan adapter bawaan yang ukurannya tidak terlalu besar.

HP ProBook x360 435 G7 Power Manager

Selain itu semua, HP ProBook x360 435 G7 pun dilengkapi berbagai fitur andalan dari HP yang dapat membuat hati lebih tenang. HP Sure Start memungkinkan BIOS dipulihkan secara otomatis jika terdeteksi serangan atau gangguan.

Terdapat juga fitur yang sudah umum lainnya seperti HP Power Manager untuk mengatur aksi penggunaan daya, HP Pure Sense untuk melindungi sistem dari virus, HP PC Hardware Diagnostic untuk mendeteksi kerusakan, hingga HP Programmable Key sebagai pintasan khusus yang bisa diatur sesuai keinginan.

HP ProBook x360 435 G7 Logo Keyboard

Melihat segala kemampuan yang ditawarkannya, HP ProBook x360 435 G7 merupakan laptop bisnis seharga Rp 14 jutaan yang patut untuk diperhitungkan karena berhasil membawa kinerja tangguh berkat prosesor Ryzen, dukungan multimedia mumpuni, hingga fitur-fitur yang akan membantu menjaga laptop punya masa hidup lebih lama.

Ditambah lagi, adanya dukungan stylus serta layarnya yang dapat diputar hingga 360 derajat membuka opsi untuk menggunakannya dalam lebih banyak skenario. Hal yang saya tidak suka pada laptop ini bisa dikatakan sebagai detil kecil yang kurang pas dengan selera saya.

Tinggalkan Komentar